Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

BUSINESS AND PRODUCTION ECONOMIC DEVELOPMENT USING THE PATH ANALYSIS METHOD IN AQUACULTURE IN THE BONTOA SUB-DISTRICT, MAROS REGENCY Anugriati Anugriati; Andi Ivo Asphama
International Conference on Social and Islamic Studies Proceedings of the International Conference on Social and Islamic Studies (SIS) 2021
Publisher : International Conference on Social and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the development of aquaculture, a study is needed to determine business and production economic development.  This research is expected to find out income level of traditional aquaculture business can find out the strategy development of aquaculture and can find out the economic model of business and production so that it can provide one of the information regarding development efforts  pond cultivation, the method used with path and swot analysis, the results of the research  This means that the income of traditional pond cultivation is 8,652,453.00 (Rp/MT), while total revenue of 10.392.769.00, the production which is significantly related is  income while Based on the SWOT analysis shows that the position of the development of traditional aquaculture business strategies is in the first quadrant (aggressive).  This strategy illustrates that traditional aquaculture businesses are in a position to be profitable, then the business can use the So strategy, namely business diversification of traditional pond cultivation by applying polyculture on pond cultivation land to  further increase production, given the high market demand for fishpond.
Variabilitas Peubah Tanah Tambak Budidaya Udang Anugriati Anugriati; Sisca Elviana
AGRICOLA Vol 10 No 2 (2020): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Variability of pond soil variables has an important role in many bio-environmental systems includingthe pond environment. This study aims to determine the variables of pond land. Determination ofmeasurement points and soil sampling is done randomly at 67 sample points. A total of 11 soilchemical characteristics were measured in the field and analyzed in the laboratory. The resultsshowed that in general, the type of soil in the pond area was alluvial soil with non-sulfuric acid. Theaverage negative potential for pond soil redox is -102 mV. The C-organic content of pond soil variesfrom 0,51 to 2,72% with an average of 1.60%, the PO4 content in pond soil is classified as low,between 3,27 and 53,01 ppm with an average of 20,75 ppm, meanwhile, the content of toxic elementssuch as Fe and Al in the ponds is classified as low, with an average of 529,6 and 205,0 ppm
Pemberdayaan Kelompok Nelayan dalam Hilirisasi Produk Ikan Tenggiri sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Anugriati Anugriati; Ifra Khumaera; Khaerani Khaerani; Nur Indah Alam
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, February, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i2.1876

Abstract

Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar merupakan wilayah pesisir dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan, khususnya nelayan ikan tenggiri. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya nilai tambah hasil tangkapan karena ikan hanya dijual dalam bentuk segar tanpa pengolahan lanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas istri dan keluarga nelayan melalui pelatihan pengolahan dan pengemasan produk berbahan baku ikan tenggiri serta pengenalan konsep kemitraan usaha berbasis agribisnis perikanan. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, pelatihan dan workshop pengolahan ikan tenggiri, serta pelatihan pengemasan produk. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang istri dan anggota keluarga nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah ikan tenggiri menjadi produk bernilai tambah serta memahami teknik pengemasan yang higienis. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan hilirisasi produk perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.
Implementasi Penyuluhan dan Diversifikasi Produk Hasil Perikanan untuk Meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan, dan Nilai Tambah Ekonomi Masyarakat Anugriati Anugriati; Andi Ivo Asphama; Khaerani Khaerani; Ifra Nur Khumaeerah; AlHukaimatul Amaliyah; Aidhilah Ma’rufi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2852

Abstract

Produk hasil perikanan memiliki kandungan gizi yang tinggi, namun bersifat mudah mengalami penurunan mutu sehingga memerlukan penanganan dan pengolahan yang tepat. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai identifikasi ikan segar serta terbatasnya keterampilan dalam diversifikasi produk olahan perikanan menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi hasil perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman masyarakat mengenai pemilihan ikan segar serta diversifikasi produk olahan hasil perikanan yang bernilai ekonomis. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Desa Mandalle, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, dengan sasaran masyarakat umum, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ibu rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, ceramah interaktif, demonstrasi produk, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup identifikasi karakteristik ikan segar berdasarkan penilaian organoleptik, penerapan prinsip higiene dan sanitasi pangan selama proses penanganan dan pengolahan, serta teknik pembuatan produk olahan berbahan baku ikan, seperti sambal suwir ikan cakalang dan lumpia ikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pemilihan bahan baku yang bermutu, penerapan praktik pengolahan pangan yang aman, serta kemampuan mengembangkan produk olahan bernilai tambah. Program ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya peluang usaha berbasis sumber daya perikanan lokal, meningkatkan pendapatan keluarga, mendukung ketahanan pangan, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis hasil perikanan.