Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATANPERLUNYA BEROLAHRAGA DAN MENCUCI TANGAN DENGAN BENAR DI MI. AL- HASANAH DESA CIJAYANTI BABAKAN MADANG JAWA BARAT Wekadigunawan, Cri Sajjana Prajna
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v5i2.2587

Abstract

AbstractA community service at the Al-Hasanah an Islamic Elementary School in Cijayanti Village, Sentul, West Java aims to provide knowledge to those students about the benefits of washing hands properly and exercising regularly. This Activity is a ‘mandate’ from the PHBS (The Clean and Healthy Life Program) of the Ministry of Health of Indonesia Republic. Health promotion methods which were used are face-to-face lecture, demonstrations/simulations and puppet play. We performed health education on Saturday at 08.00 – 12.00 am where pupils were doing free activities at school. Through question and answer session, we found out that the participants could answer every question regarding how to clean hands and the benefits of daily exercises. They were really happy to join our simple workout. The school manager stated that they would more than welcome to our community service activities and asked us to continue this program. Keywords: health, community, hand-washes, health education AbstrakPengabdian masyarakat di Madrasah Ibtidaiyah Al –Hasanah Desa Cijayanti, Sentul Jawa Barat bertujuan memberikan pengetahuan pada murid sekolah dasar tentang manfaat mencuci tangan dengan benar dan perlunya kegiatan fisik dalam keseharian. Kegiatan ini adalah amanah dari program PHBS (Program Hidup Bersih dan Sehat) Kementerian Kesehatan. Penyuluhan kesehatan menggunakan metoda ceramah tatap muka, demonstrasi/simulasi dan sandiwara boneka. Waktu yang digunakan adalah pukul 08.00 – 12.00 dan hari Sabtu dimana murid-murid sedang melakukan kegiatan bebas. Melalui tanya-jawab setelah penyuluhan berlangsung didapatkan umpan-balik yang positif dari peserta penyuluhan. Mereka mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan. Mereka juga dengan gembira melakukan olah-raga ringan dengan dipimpin instruktur mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat Esa Unggul. Pengelola MI Al – Hasanah pun menyatakan bahwa mereka menanti kegiatan serupa bagi murid-murid baru sekolah dasar Al-Hasanah ini. Kata kunci: sehat, masyarakat, cuci-tangan, promosi kesehatan
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN TIDAK AMAN PADA PEKERJA MEKANIK PT. X Husna, Isfirohmah Nadiyatul; Wahidin, Mugi; Wekadigunawan, Cri Sajjana Prajna
Health Publica Vol 2, No 02 (2021): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v2i02.4177

Abstract

Kecelakaan kerja di Indonesia berada pada peringkat dua terendah di dunia dalam penerapan K3. Unsafe action merupakan salah satu akar masalah terjadinya kecelakaan kerja yang disebabkan oleh manusia. Tindakan tidak aman dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor personal maupun faktor pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja mekanik PT. X DKI Jakarta Tahun 2020. Desain yang digunakan adalah Cross Sectional dengan besar sampel 36 pekerja (total samping). Data yang dikumpulkan yaitu data primer menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan bulan Oktober – Desember 2020. Variabel independen yang diteliti yaitu umur, masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan, dan pelatihan K3. Hasil penelitian dari uji statistik Chi-square menunjukkan faktor-faktor yang terdapat hubungan yaitu pengetahuan (p = 0,042) dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja mekanik di PT. X DKI Jakarta Tahun 2020. Sedangkan faktor-faktor yang tidak terdapat hubungan umur (p = 0,284), masa kerja (p = 0,067), tingkat pendidikan (p = 0,970), dan pelatihan K3 (p = 0,080) dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja mekanik di PT. X DKI Jakarta Tahun 2020. Disarankan bagi pihak perusahaan untuk memberikan edukasi terkait K3 dan tindakan tidak aman.
Faktor Dominasi Pengembangan Karir terhadap Komitmen Organisasi Yoga Satria Widjaya; Ratna Indrawati; Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.9.3.2021.163-174

Abstract

Low commitment from employees to the hospital could be seen from the low number of employees who remain working. Compensation did not match expectations and the work climate was uncomfortabel and the lack of training as one of the career development processes made the low commitment of employees to the hospital. This study aims to provide empirical evidence of the effect of compensation and work climate on organizational commitment mediated by career development. The research method used will be quantitative methods with the type of causality research. Data source will be primary. Subjects to be analyzed will be all employees except the doctors in X hospital Cisauk Tangerang. Analysis will be using structural path analysis. Results of this study were compensation, work climate, and career development simultaneously have a positive and significant effect on organizational commitment. Partially, compensation and work climate had a positive and significant effect on career development. The research findings were the direct effect of compensation and work climate on organizational commitment greater than mediated by career development. The effect of career development is greater on organizational commitment compared to compensation and work climate.
Pengaruh Malaria Pada Ibu Hamil Terhadap Defisiensi Makronutrien Pada Balita Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 6, No 2 (2018): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.975 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v6i2.15

Abstract

AbstractThe incidence of Malaria in Indonesia until April 2018 shows a total of 10.7 million people living in medium and high endemic areas of malaria. These areas are the provinces of Papua, West Papua and East Nusa Tenggara. At present, the Indonesian government through the Ministry of Health has stated that it is aggressively undertaking efforts to eliminate malaria in 2030. Women in pregnancy are considered vulnerable to suffer from malaria in these endemic areas. Malaria due to Plasmodium falciparum and or Plasmodium vivax during pregnancy is 88.2 million (70%) of 125.2 million pregnancies in the world. 54.4 million those pregnancy women came from Malaria endemic areas in Asia Pasific. This paper is a literature review by reporting the results of exploration of articles with keywords: pregnancy, malaria and macronutrients deficiency. Macronutrient deficiency in the presence of maternal malaria infection causes fetal growth and could affect both immune-competence and long-term health. Joint efforts by public health professional with interest in nutrition and parasitologist (Malaria experts) are needed to determine the burden and to find its solution.Keywords: malaria, nutrition, infantsAbstrakKejadian Penyakit Malaria di Indonesia, hingga April 2018 menunjukkan  sebesar 10,7 juta penduduk yang tinggal di daerah endemis menengah dan tinggi Malaria. Daerah tersebut adalah provinsi Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur. Saat ini pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan sedang gencar melakukan upaya-upaya eliminasi Malaria pada tahun 2030. Ibu hamil dianggap rentan menderita Malaria di daerah-daerah endemis tersebut. Kejadian Malaria akibat Plasmodium falciparum dan atau Plasmodium vivax selama kehamilan sebanyak 88,2 juta (70%) dari 125.200.000 kehamilan di dunia. 54.4 juta jiwa ibu hamil yang terjangkit berasal dari kawasan endemik Malaria di Asia-Pasifik. Tulisan ini merupakan kajian pustaka dengan melaporkan hasil eksplorasi artikel-artikel dengan kata kunci: pregnancy (kehamilan), Malaria dan deficiency macronutrient (kekurangan makronutrien).  Keadaan kekurangan makronutrien dan adanya infeksi maternal malaria menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bayi terhambat, meningkatkan resiko terkena infeksi dan kematian pada bayi dan balita, juga kesehatannya di masa yang akan datang. Perlunya kerjasama ahli-ahli parasitologi dan kesehatan masyarakat dengan spesialisasi nutrisi untuk menentukan besarnya masalah dan merancang solusinya.Kata Kunci: malaria, nutrisi, bayi
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Merokok Pengunjung di Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Rumah Sakit X Briandanu Bintoro; Ira Marti Ayu; Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan; Deasy Febriyanty
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 14 No 2 (2022): JIKM Vol. 14, Edisi 2, Mei 2022
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v14i2.327

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Konsumsi rokok masih menjadi masalah baik di dunia maupun di Indonesia. Indonesia merupakan peringkat tertinggi di ASEAN. Salah satu perlindungan terhadap ancaman bahaya rokok yaitu dengan diterapkannya Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) termasuk di fasilitas kesehatan. Studi pendahuluan menemukan bahwa pengunjung yang merokok sebanyak 43,3% di Rumah Sakit (RS) X, padahal RS X sudah menerapkan KTR. Selain itu, setiap harinya ditemukan banyak puntung rokok yang berserakan di jalan dan terlihat juga perokok di area parkiran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pengunjung di KTR di Rumah Sakit X Tahun 2021. Metode: Studi cross-sectional pada sebagian pengujung RS X sebanyak 67 orang dilakukan bulan November 2020-Maret 2021. Variabel yang diteliti yaitu perilaku merokok (variable dependen) dan pengetahuan, sikap, peran satgas anti rokok (variabel independen). Data dikumpulkan dengan data primer menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: Uji Chi Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan (PR=1,11; 95%CI=0,63-1,30), sikap (PR=1,05; 95%CI=0,79-1,39) dan peran satgas anti rokok (PR=1,03; 95%CI=0,78-1,36) dengan perilaku merokok di KTR. Kesimpulan: Dengan banyak yang melakukan perilaku merokok di KTR, maka diharapkan rumah sakit dapat mengedukasi kepada pengunjung untuk tidak merokok di KTR dan Rumah sakit melakukan program konseling berhenti merokok kepada orang yang ditemukan merokok di KTR. Selain itu, perlu dilakukan pengawasan oleh satgas anti rokok secara rutin dan berkelanjutan setiap hari. Kata Kunci: Pengetahuan, Peran satuan tugas anti rokok, Perilaku merokok, Sikap Abstract Background: Cigarette consumption is still a problem in globally and in Indonesia. Indonesia was the most significant number of smokers in ASEAN. Implementing a Non-Smoking Area (NSA), such as in the hospital area, is one of the protections against the threat of cigarettes. Preliminary studies found that 43,3% of people smoked in Hospital X, even though Hospital X has implemented NSA. In addition, there are many cigarette butts strewn on the street every day, and there are people who smoke in the hospital's parking area. The study objective is to determine factors associated with the visitor's smoking behavior in the NSA at X Hospital year 2021. Methos: A cross-sectional was performed 67 hospital X visitor in November 2020-March 2021. The smoking behavior is as dependent variable and and knowledge, attitudes, also roles of the non-smoking task force officer are as independent variable. Data used primary data using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. Data analyzed using univariate and bivariate analysis with chi square test. Result: Bivariate results show that there are no association between knowledge (PR=1.11; 95%CI=0.63-1.30), attitude (PR=1.05; 95%CI=0.79-1.39), and role of non-smoking task force (PR=1.03; 95%CI=0.78-1.36) with smoking behaviour in NSA. Conclusion: It is expected that hospitals can educate visitors to behave such as do not smoke in NSA and Hospital X have smoking cessation counseling programs for people who found to smoke in NSA well. Moreover, it is necessary to supervise the non-smoking task force regularly and continuously every day. Keywords: Attitude, Knowledge, Role of non-smoking task force officer, Smoking behaviour
The Influence of Competence, Knowledge and Attitudes of Midwives on The Implementation of Cervical Cancer Prevention Programs at Tangerang Hospital Linda Mirawati; Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan; Kemala Rita Wahidi
Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 7 (2022): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v3i7.528

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), cervical cancer is caused by infection with the HPV (Human Papilloma Virus) virus that does not heal for a long time. If the immune system is reduced, then this infection can be malignant (pathogenic) and cause cervical cancer. Prior to 1930, cervical cancer was still the main cause of death for women and cases dropped drastically since the introduction of the Pap smear screening technique by Papanicolauo in 1934, there had been a lot of progress so that in the United States and Western Europe, the incidence of cervical cancer had decreased. "To determine the effect of competence, knowledge and attitudes of midwives on the implementation of cervical cancer prevention programs at Tangerang General Hospital". Is a quantitative research, with a non-experimental research design. This study used analytic regressive method with a cross sectional survey research design to determine the effect of the competence, knowledge and attitudes of midwives working with cervical cancer prevention programs at Tangerang General Hospital. The results of the analysis of the hypothesis test showed that there was a partial influence of knowledge and attitude competence on cervical cancer prevention programs, where the significant value was P = 0.000, which was smaller than P = 0.005. Meanwhile, attitude does not have a significant effect on cervical cancer prevention programs where the P value = 0.354.
THE INFLUENCE OF MOTIVATION AND COMMITMENT OF HEALTH WORKERS ON LACTATION MANAGEMENT SERVICES AT RSIA ASIH BALIKPAPAN Meriah Yacobi; Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan; Muhammad Reza Hilmy
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 12 (2022): IJOMS: Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.955 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i12.249

Abstract

Mothers and children are family members who need to get priority in the implementation of health efforts, because mothers and children are a vulnerable group. This is related to the phase of pregnancy, childbirth and postpartum in the mother and the phase of growth and development in children. The importance of maternal and child health efforts is one of the priorities for health development in Indonesia. Maternal Mortality Rate (MMR), Neonatal Mortality Rate (AKN), Infant Mortality Rate (IMR) and Toddler Mortality Rate (AKABA) are some indicators to see the success of health development in the community. Objective: To analyze the effect of motivation and commitment of health workers on lactation management services at RSIA Asih Balikpapan Research method: this research is an associative quantitative research with hypothesis testing to see the effect between variables. The research method used a path analysis research model which was conducted on 80 respondents. Research Results: The results showed that motivation and commitment had a significant effect on lactation management services with a P value = 0.00..
Faktor – Faktor Yang Berhubungan dengan Stress Kerja pada Guru Sekolah Dasar Negeri Pulogebang 01 Selama Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Tahun 2022 Alviani Putri Priliana; Izzatu Millah; Eka Cempaka Putri; Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan
Jurnal Health Sains Vol. 4 No. 4 (2023): Journal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v4i4.875

Abstract

Guru merupakan sentralisasi bagi proses pendidikan, baik dan buruknya proses belajar mengajar tersebut guru yang mengarahkannya. Kondisi selama pandemi ini bisa menimbulkan stress kerja. Tuntutan dan tanggungjawab besar yang dimiliki oleh guru tersebut menjadikan guru mengalami stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan stress kerja pada guru SD Negeri Pulogebang 01 selama pertemuan tatap muka terbatas tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi guru yaitu 31 guru. Data analisis menggunakan uji Chi Square dengan hasil menunjukan bahwa ada hubungan antara hubungan interpersonal dengan stres kerja (p-value 0,006), lingkungan kerja dengan stres kerja (p-value 0,015). Serta tidak ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja (p-value 1,000), rutinitas kerja dengan stres kerja (0,228).  Maka dari itu perlu upaya dari kepala sekolah untuk menciptakan hubungan kerja yang harmonis antara guru dan atasan, hal ini perlu dilakukan supaya pekerjaan yang sulit dikerjakan akan mudah jika dilakukan bersama sama sehingga semua guru dapat bekerja dengan nyaman.
Exploratory Study of Pregnant Women's Motivation to Perform Triple Elimination Examination Nila Anggraini, Feby; Handayani, Rini; Heryana, Ade; Angeliana K, Devi; Prajna Wekadigunawan, Cri Sajjana
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 3 No 5 (2024): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v3i5.276

Abstract

Introduction: Based on data from the SIHEPI application (Hepatitis Information System and PISP) of the Grogol Petamburan Health Center, in 2022 the total number of pregnant women who were screened for triple elimination was 2394 pregnant women. From the examination, 6 pregnant women were found with the results of the reactive HIV rapid test, 2 pregnant women with reactive Syphilis rapid test (TP rapid) and 37 pregnant women with reactive HBsAg rapid test results. Objective: This study aims to explore what motivations and supports pregnant women have who are willing to do triple elimination examinations. Method: This type of research is qualitative descriptive with phenomenological design. The determination of informants is carried out by purposive sampling techniques. Result and Discussion: The results of the study found that generally pregnant women have good healthy motivation from within themselves, pregnant women get support from their husbands in the form of information support, emotional attention, assessment in the form of positive rewards, encouragement and approval and instrumental support. Conclusion: Pregnant women also get support from family, support of information and emotional attention. Only one pregnant woman received information support from health cadres and all pregnant women received information support from health workers
Riwayat Keluarga, Status Merokok dan Aktivitas Olahraga sebagai Faktor Risiko Hipertensi Ummi Marfu’ah; Rini Handayani; Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan; Zelfino Zelfino
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/8q9hwf66

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah arteri.Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya meningkat dari waktu ke waktu.Survei awal di Puskesmas Kecamatan Cengkareng menunjukkan adanya peningkatan kejadianHipertensi pada tahun 2016 ke tahun 2017 sebesar 3,97%. Hipertensi dapat menyebabkan penyakitjantung koroner, stroke, pre-ekslampsia, kerusakan ginjal bahkan kematian. Diperkirakan penyebabHipertensi adalah pola hidup masyarakat yang kurang baik. Tujuan: Tujuan penelitian ini untukmengetahui faktor risiko Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada tahun2018. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Cross-sectional. Populasi penelitian adalahseluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Cengkareng. Sampel penelitian adalah 422 pasien yangberkunjung ke Puskesmas Kecamatan Cengkareng. Pengambilan sampel menggunakan teknik simplerandom sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasilanalisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara riwayat keluarga (p-value: <0,001), statusmerokok (p-value: <0,001), dan aktivitas olahraga (p-value: <0,001) dengan kejadian Hipertensi diPuskesmas Kecamatan Cengkareng. Selain itu, tidak ada hubungan antara umur (p-value: 0,309), jeniskelamin (p-value: 0,270), dan status gizi (p-value: 0,290) dengan kejadian Hipertensi di PuskesmasKecamatan Cengkareng. Kesimpulan: Faktor risiko Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Cengkarengpada 2018 adalah riwayat keluarga, status merokok, dan aktivitas olahraga.