Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN IPA DALAM BUKU TEMATIK KURIKULUM 2013 KELAS IV SD Alma Pratiwi Husain
AS-SALAM Vol 8 No 1 (2019): MENYEMAI SEMANGAT PENDIDIKAN & KEADILAN HUKUM
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v8i1.158

Abstract

This article aims to find out the relevant strategies for use in science lessons, thematic books K-13 class IV theme 2 in MI / SD. The research method used is the library research approach. Data collection is carried out by examining various journals, books and documents both printed and electronic which are relevant to research studies. The results showed that the relevant learning strategies used were experiential learning strategies with experimental methods and field observations. This strategy provides a real picture because students are in direct contact with objects and nature during the learning process. The benefits of this study provide information related to relevant learning strategies for science lessons, thematic books K-13 class IV theme 2 in MI / SD.
Tantangan Guru Pendidikan Islam dalam Mengajarkan Ilmu Kalam di Sekolah Dasar Alma Pratiwi Husain; Erlin Diana; Annisa' Fatmayanti
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i4.1728

Abstract

Pembelajaran ilmu kalam di sekolah dasar menjadi tantangan penting dalam Pendidikan Agama Islam karena materi teologi yang abstrak seringkali sulit dipahami oleh siswa yang masih berada pada tahap perkembangan kognitif konkret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru PAI dalam menyampaikan konsep-konsep ilmu kalam, mengevaluasi strategi pembelajaran yang telah diterapkan, serta merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kepustakaan dengan menelaah jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik relevan melalui teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai kendala, mulai dari kesulitan adaptasi materi, keterbatasan metodologi, minimnya media pembelajaran, hingga lemahnya dukungan institusional. Namun, guru juga mengembangkan strategi adaptif seperti metode bercerita, analogi kehidupan sehari-hari, dan penggunaan media visual sederhana. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kurikulum, pelatihan guru, serta penyediaan sumber belajar yang lebih inovatif dan kontekstual
Peran Orang Tua dan Guru dalam Menanamkan Konsep Ketuhanan (Tauhid) pada Anak Usia Sekolah Dadang Irawan; Alma Pratiwi Husain; Vina Oktavia Chairunnisa; Sonia Puji Nur Khotimah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i4.1792

Abstract

Penanaman konsep ketuhanan (tauhid) pada anak usia sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam membentuk identitas spiritual dan kesadaran moral mereka sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dan guru dalam menumbuhkan pemahaman anak terhadap tauhid secara berkesinambungan dan praktis. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka kualitatif dengan menganalisis sumber primer dan sekunder berupa jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, dan buku pedagogi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua melalui keteladanan, pembiasaan, dan komunikasi spiritual, yang dipadukan dengan strategi pembelajaran guru secara terstruktur, berperan signifikan dalam memperkuat pemahaman anak tentang keesaan Allah. Sinergi antara keluarga dan sekolah tidak hanya membangun konsistensi nilai religius, tetapi juga menumbuhkan ketangguhan emosional, sosial, dan spiritual anak. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara rumah dan sekolah dalam membentuk fondasi tauhid yang integral dan relevan dengan tantangan pendidikan modern
Integrasi Nilai-nilai Akidah (Ilmu Kalam) dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Wahyu Sukma; Naisila, Naisila; Siti Khafidatul Kamila; Alma Pratiwi Husain
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i4.1794

Abstract

Integrasi nilai-nilai akidah (Ilmu Kalam) dalam pembelajaran sekolah dasar menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter dan landasan moral peserta didik sesuai ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai akidah tidak hanya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, tetapi juga dalam berbagai mata pelajaran umum melalui pendekatan kontekstual. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, memanfaatkan sumber berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi yang relevan dengan konsep integrasi Ilmu Kalam dalam pendidikan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai akidah efektif menumbuhkan sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial, sekaligus memperkuat pemahaman spiritual dan moral siswa. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber belajar dan adaptasi guru terhadap pedagogi modern, integrasi nilai akidah memiliki potensi besar dalam membentuk karakter positif dan mendukung pendidikan holistik. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan profesional guru dan desain kurikulum yang secara sistematis mengintegrasikan nilai akidah guna menyiapkan siswa menghadapi tuntutan masyarakat modern
Penanaman Nilai Toleransi Melalui Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Ika Novita Maharani; Alma Pratiwi Husain
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 12 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i12.649

Abstract

Character education is a crucial foundation for developing responsible, honest, and disciplined individuals capable of interacting harmoniously with their social environment. This study aims to analyze the implementation of character education values ​​in Social Studies (IPS) learning at SD Inpres Arso 9. The study employed a qualitative descriptive method with a content analysis approach and a systematic literature review. Data were obtained through interviews with the principal and fifth-grade teachers, as well as documents in the form of thematic IPS textbooks based on the 2013 Curriculum. Data triangulation was conducted to ensure validity through the involvement of the researcher as an instrument, careful observation, and theory verification. The results indicate that the implementation of character education is carried out through three main phases: planning, implementation, and assessment. During the planning phase, the school socializes the curriculum, develops regulations, and plans the integration of character values ​​into the syllabus and lesson plans. The implementation phase includes instilling positive character values ​​through classroom learning, habituation, conditioning the school environment, as well as integrating local culture and the use of visual media. Assessment is conducted by observing student behavior during learning, so that the internalization of values ​​can be monitored and developed. Social studies learning has been proven effective in instilling moral principles, such as religiosity, honesty, discipline, responsibility, tolerance, cooperation, patriotism, and social awareness. The success of character education is influenced by teacher readiness, school conditions, and family involvement. Therefore, developing a robust character education ecosystem requires collaboration between schools, families, and the community. The planned, contextual, and integrated implementation of character education produces students who excel academically while also being socially, emotionally, and morally mature, and able to face global challenges without losing their local cultural identity.
Peran Pembelajaran IPS dalam Menumbuhkan Kesadaran Keragaman Budaya Lokal di Sekitar Kita Navisa Fisabilillah; Alma Pratiwi Husain
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 4 No 1 (2026): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v4i1.1542

Abstract

In the era of globalization and rapid technological advancement, Indonesia’s indigenous culture faces various challenges that may gradually erode traditional values within society, particularly among the younger generation. Local cultural diversity represents a vital national asset that must be preserved and sustained through strategic efforts, one of which is education. Social studies education plays an important role in instilling students’ knowledge, understanding, and appreciation of local cultural diversity as an essential component of national identity. This article aims to examine the contribution of social studies education to the development of students’ character through respect for cultural diversity in their surrounding environment, the cultivation of tolerance, and the enhancement of cultural awareness. The study adopts a qualitative descriptive approach using a literature review methodology by analyzing relevant academic sources, including books, journal articles, and previous research findings. The results reveal that integrating local culture and indigenous knowledge into social studies learning can strengthen students’ social awareness, deepen their understanding of cultural values, and foster responsible, empathetic, and tolerant character traits. Moreover, the effectiveness of local culture–based social studies education is strongly influenced by the role of teachers as facilitators, motivators, and role models who provide contextual, relevant, and meaningful learning experiences for students.  
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran IPS di SD/MI Fatmawati, Ludya; Alma Pratiwi Husain
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2025): September: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i5.1091

Abstract

The younger generation in Indonesia faces significant challenges in the form of an identity crisis and moral degradation due to the increasingly strong influence of other cultures in the era of globalization and the fifth industrial revolution. A pragmatic culture that does not always align with national identity puts pressure on Pancasila principles such as belief in God, humanity, unity, democracy, and social justice. As a result, character education integrated into social studies instruction serves as a tactical tool to reintroduce these fundamental principles to students from an early age. This study, using qualitative methodology and a descriptive design, found that contextualized and project-based social studies instruction not only enhances students' understanding of Pancasila values ​​but also fosters the growth of critical thinking skills, social empathy, reflective attitudes, and a spirit of cooperation. When combined with digital tools like Canva, Taman Siswa's teachings—niteni, niroake, and nambahi—have proven successful in developing students' creativity and enhancing their purpose and enjoyment in learning.