yono, suyono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIALEKTIKA EPISTEMOLOGI ISLAM KLASIK DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MODERN: ANALISIS FILOSOFIS ATAS RELEVANSI PEMIKIRAN AL-GHAZALI DAN IBN RUSHD Yono, Suyono
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 3 (2025): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v9i3.2555

Abstract

Through a philosophical examination of the thinking of AlGhazali and Ibn Rushd, this research examines the dialectics of classical Islamic epistemology and contemporary Islamic Religious Education (IRE). The study’s driving force is the epistemological issues of current IRE, which is frequently seen as normative and lacking in critical engagement, necessitating a more comprehensive philosophical framework. The goals are to analyze the dialectical connection between the two authors, describe their epistemology, and discuss its significance for contemporary IRE. Utilizing primary materials from AlGhazali and Ibn Rushd as well as pertinent secondary literature, this work adopts a philosophical-hermeneutic approach to library research. According to the findings, Ibn Rushd prioritizes rationality and the compatibility of philosophy and sharī’a, whereas AlGhazali’s epistemology combines reason and intuition (kashf) with a focus on spirituality. Their dialectics yield an inclusive epistemological framework that reconciles rational-critical and moral-spiritual components. The implication is that modern IRE can be cultivated as a middle-of-the-road, conversational, and globally relevant educational model. Theoretically, this study adds to the discussion of Islamic philosophy of education, and practically, it helps to create modern IRE curricula.
INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN TEBAK & TERKA DAN LARI ESTAFET PADA ANAK USIA DINI wati, Fatmawati; yono, suyono; pida, hapida
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika pada anak usia dini memiliki peran penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir logis, kritis, serta melatih daya ingat dan konsentrasi. Namun, agar pembelajaran lebih bermakna dan sesuai dengan dunia anak, diperlukan pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan interaktif. Salah satu bentuk inovasi yang dapat diterapkan adalah melalui permainan edukatif Tebak & Terka dan Lari Estafet, yang dirancang untuk mengenalkan konsep matematika dasar secara alami dan menarik. Permainan Tebak & Terka menggunakan media kartu atau gambar untuk menstimulasi anak mengenal angka, pola, serta hubungan kuantitatif secara visual dan verbal. Aktivitas ini membantu mengembangkan kemampuan berhitung, penalaran, dan komunikasi matematis anak melalui kegiatan bermain sambil belajar.Sementara itu, permainan Lari Estafet menggabungkan unsur motorik kasar dengan kegiatan berhitung. Dalam permainan ini, anak berlari menuju pos sambil menjawab pertanyaan matematika sederhana, seperti penjumlahan atau pengenalan angka. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep matematika, tetapi juga melatih koordinasi tubuh, kerja sama tim, dan sikap sportivitas. Penerapan kedua permainan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat dihadirkan secara lebih hidup, dinamis, dan bermakna bagi anak. Melalui pendekatan yang inovatif, guru dapat menumbuhkan minat belajar anak, meningkatkan partisipasi aktif di kelas, serta memudahkan dalam penyampaian konsep-konsep matematika secara variatif dan kontekstual. Dengan demikian, permainan Tebak & Terka dan Lari Estafet menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan aspek kognitif, sosial, dan motorik anak usia dini secara terpadu. Kata Kunci: Pembelajaran Matematika, Anak Usia Dini, Permainan Edukatif, Tebak & Terka, Lari Estafet.