Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Media Pembelajaran IPS Kelas 6 Di Sekolah Dasar Negeri 2 Rowobungkul Kabupaten Blora Berbasis Multimedia Interaktif ., Suraji; Nugrohotomo, Gesang Kristianto
Seruni - Seminar Riset Unggulan Nasional Inoformatika dan Komputer Seruni 2013 - Seminar Riset Unggulan Nasional Informatika dan Komputer
Publisher : Seruni - Seminar Riset Unggulan Nasional Inoformatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.287 KB)

Abstract

ABSTRACT: Innovation and Technology development in education aspect and currently learning really indispensable at school especially for instructors in present duty assignment and more material complex. Media interactiving to constitute one of innovation in world current education, as one of learned source that can be utilized deep learning at schooled in particular for Social Science subject at SD Country 2 Rowobungkul. All this time trick forwarding Social Science study material is still utilize discourse method and writing at blackboard that insufficiently been accepted by participant is taught eventually participant educativing to have characteristic and learning ability that variably. Therefore designed by interactive learning media that is designed as effective as and one pulls maybe to be able to be utilized as media of alternative in learning at schooled. Because that interactive learning that gets multimedias basis is expected gets to help settle that problem. This research is executed to know media makings procedure Socials Science interactive learning divide class Elementary School 6 get multimedias basises and its following ones is expected to make easy deep teaching and learning activity processes at schooled. Of this research result is expected gets to create effective learning media and efficient for trade material Social Science Subject at Indonesian about kegatan exports and import at Country Elementary School 02 Rowobungkul Bloras Regencies. Key word, Learning media, IPS, Multimedia Interaktif ABSTRAK: Inovasi dan pengembangan Teknologi dalam aspek pendidikan dan pembelajaran saat ini memang sangat dibutuhkan di sekolah terutama bagi para pengajar dalam menyajikan tugas-tugas dan bahan yang lebih kompleks. Media interaktif merupakan salah satu inovasi dalam dunia pendidikan saat ini, sebagai salah satu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran di sekolah khususnya untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SD Negeri 2 Rowobungkul. Selama ini cara penyampaian materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial masih menggunakan metode ceramah dan menulis dipapan tulis yang kurang diterima oleh peserta didik padahal peserta didik memiliki karakteristik dan kemampuan belajar yang berbeda-beda. Maka dirancang media pembelajaran interaktif yang didesain seefektif dan semenarik mungkin agar dapat digunakan sebagai media alternatif dalam pembelajaran di sekolah. oleh sebab itu pembelajaran interaktif yang berbasis multimedia diharapkan dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui prosedur pembuatan media pembelajaran interaktif Ilmu Pengetahuan Sosial bagi Sekolah Dasar kelas 6 berbasis multimedia dan yang nantinya diharapkan untuk memudahkan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menciptakan media pembelajaran yang efektif dan efisien untuk Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi Perdagangan di Indonesia tentang kegatan ekspor dan impor di Sekolah Dasar Negeri 02 Rowobungkul Kabupaten Blora. Kata kunci, Media pembelajaran, IPS, Multimedia Interaktif
PROBLEMATIKA PEMENUHAN HAK KONSUMEN DALAM PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 80 TAHUN 2019 TENTANG PERDAGANGAN MELALUI SISTEM ELEKTRONIK SERTA PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS POP-UP STORE Firmansyah, Alfa Edha; ., Suraji
Jurnal Privat Law Vol 12, No 2 (2024): AGUSTUS-DESEMBER
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/privat.v12i2.52386

Abstract

This article examines the problems of consumer protection against consumer rights with pop-up stores as an alternative to online shopping that can be done in terms of overcoming violations of consumer rights and solutions that can be done to protect consumers against the disadvantages of online shopping. This research is a normative legal research that is descriptive and applied with a legal approach (statue approach), conceptual approach (conceptual approach) and historical approach (historical approach). Types of legal materials include primary and secondary legal materials. The technique of collecting legal materials is a literature study which will then be studied deductively using a syllogistic logic. The results showed the problems of consumer protection for the rights of consumers to shop online and pop-up stores, first, in that consumers cannot directly test, try, see or touch the goods to be ordered when shopping online. Second, the unclear status of legal subjects of business actors. Third, unclear information about the products offered in the form of misleading advertisements. Fourth, the imposition of an unbalanced risk on guaranteed delivery of goods. Fifth, borderless cross-border transactions raise questions about the mechanism for fulfilling consumer rights and obligations of business actors in transactions between countries. Sixth, there are no statutory provisions or implementing provisions for the pop-up store trading model or O2O business (online to offline or offline to online).
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENERIMA PINJAMAN FINTECH LENDING AKIBAT PELANGGARAN ASAS KEAMANAN DAN KESELAMATAN OLEH PENYELENGGARA Armelita, Dinda; ., Suraji
Jurnal Privat Law Vol 12, No 2 (2024): AGUSTUS-DESEMBER
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/privat.v12i2.50837

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perlindungan hukum terhadap penerima pinjaman Fintech Lending akibat pelanggaran asas keamanan dan keselamatan oleh penyelenggara dalam hal penagihan pinjaman yang kerap dilakukan dengan pencemaran nama baik dan ancaman. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum diperoleh dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder menggunakan teknik pengumpulan bahan hukum studi pustaka (library research) dengan cara mengunduh (download), menyalin (copy), mengoleksi literatur yang berupa buku-buku atau jurnal kemudian mengkualifikasi bahan hukum. Selanjutnya dianalisis menggunakan metode silogisme dengan pola berpikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan penerima pinjaman dapat diberikan perlindungan hukum secara internal maupun eksternal. Perlindungan hukum internal yaitu dengan dibuatnya perjanjian elektronik antara pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman yang memuat hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian, sedangkan Perlindungan hukum eksternal yaitu adanya regulasi yang dibuat pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan dan dengan penyelenggara menerapkan prinsip-prinsip fintech lending yang diatur dalam Pasal 29 POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi
PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN TERHADAP TESTIMONI PALSU DALAM E-COMMERCE DI INDONESIA DAN UPAYA PREVENTIFNYA Yunizar, Joane; ., Suraji
Jurnal Privat Law Vol 13, No 1 (2025): JANUARI-JUNI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/privat.v13i1.55285

Abstract

This articles aims to analyze preventive measures that can be taken to prevent losses from fake testimonials on Indonesian e-commerce. This research is a prescriptive normative legal research. The research approach used is the statutory approach. Sources of legal materials are obtained from primary legal materials and secondary legal materials by means of literature studies and analyzed using deduction method. The results of the study show that the regulation related to consumer legal protection against fake testimonials on e-commerce activities in Indonesia has not been implemented optimally. The existence of fake testimonials violates the obligations of sellers who are requires to have good intentions in advertising. Therefore, preventive efforts in preventing fake testimonials can be carried out from various parties such as: 1. carrying out verification steps before or after publishing testimonials (for e-commerce parties), 2. being more careful and thorough in making online transactions (for consumers), and making new regulations regarding fake testimonials (for the government).