Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Penyakit Sifilis Di Puskesmas Twano Entrop Kota Jayapura Wardhani, Yeni
Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Vol 6, No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Prodi DIII Kebidanan Blora Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jomisbar.v6i1.11704

Abstract

Sifilis merupakan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis memiliki dampak besar bagi kesehatan seksual, kesehatan reproduksi, dan kehidupan sosial. Populasi berisiko tertular sifilis meningkat dengan adanya perkembangan dibidang sosial, demografik, serta meningkatnya migrasi penduduk. Jenis Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret 2020 di Puskesmas Twano. Populasi sebanyak 384 ibu hamil dan sampel penelitian sebanyak 26 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer. Instrument pengumpulan data kuisioner. Uji Statistik menggunakan uji Chi-Square. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap penyakit sifilis dengan p-value 0,013 0,05.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN INFERTILITAS PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS ASSOLOGAIMA KABUPATEN JAYAWIJAYA Wardhani, Yeni
Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Vol 5, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Prodi DIII Kebidanan Blora Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jomisbar.v5i2.10630

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Infertiltas merupakan masalah yang kompleks dan perlu mendapat perhatian para pelaku kesehatan. Hampir 80 juta penduduk dunia (8-12%) pasangan mengalami pengalaman infertilitas. Infertilitas didefinisikan sebagai ketidak-mampuan untuk mengandung dan melahirkan. Infertilitas merupakan keadaan tidak  memiliki kemampuan  untuk  mengandung  dan  melahirkan. Tahun 2022 di Puskesmas Assologaima ada 31 iu dengan infertilitas. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan Retrospektif dengan melihat rekam medis untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Infertilitas . Pengambilan sampel dengan total sampling dengan jumlah sampel 31. Hasil: Distribusi Frekuensi Variabel Umur sebagian besar memiliki umur berisiko yaitu 18 (58,1 %). Distribusi Frekuensi Variabel Berat Badan sebagian besar obesitas yaitu sejumlah 22 (71%). Distribusi Frekuensi Variabel Kejadian Infertilitas sebagian besar merupakan Infertilitas Primer sejumlah 17 (54.8%). Ada hubungan antara umur dengan kejadian Infertilitas di Puskesmas Assologaima dengan p value 0,022(0,05). Ada Hubungan antara berat badan dengan kejadian infertilitas di Puskesmas Assolaogaima dengan p value 0,044(0,05). Kesimpulan: Ada hubungan umur dan Berat badan dengan kejadian infertilitas di Puskesmas Assolaogaima.Kata kunci : Umur, berat badan, infertilitas 
PENGARUH PEMBERIAN ASI BOOSTER TERHADAP PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU MENYUSUI BAYI USIA 0-6 BULAN Wardhani, Yeni
Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Vol 7, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi DIII Kebidanan Blora Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jomisbar.v7i1.12946

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) bermanfaat untuk perkembangan sensorik dan kognitif, mencegah bayi terserang penyakit infeksi dan kronis. Air Susu Ibu (ASI) khususnya ASI eksklusif dapat menurunkan angka kematian bayi dan kejadian penyakit pada anak yaitu diare atau radang paru-paru, serta membantu pemulihan dari penyakit. Beberapa hal yang menjadi hambatan pemberian ASI eksklusif menurut penelitian antara lain produksi ASI yang sedikit (32%), puting susu bermasalah (28%), payudara bengkak (25%), pengaruh iklan susu formula (6%), ibu bekerja (5%), pengaruh orang lain terutama keluarga (4%). Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI seperti melakukan pijat oksitosin, metode marmet, banyak minum air putih, melakukan relaksasi, mengonsumsi sayur daun katuk, sayur jagung dan mengonsumsi berbagai ekstrak herbal maupun kimia yang dapat merangsang produksi ASI. Berbagai metode asupan makanan dan minuman yang berfungsi memperlancar produksi ASI dapat dikatakan sebagai ASI booster. ASI booster disebut juga dengan Mood Booster, Time Booster, Confidence Booster, Food Booster, Natural ASI Booster atau Chemical ASI Booster (zat kimia yang dapat merangsang oksitosin dan prolaktin). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produksi ASI pada ibu menyusui yang diberikan ASI booster dan ibu yang tidak diberikan ASI booster. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan dua kelompok intervensi-kontrol. Metode: Populasi dalam penelitian adalah ibu menyusui, sampel yang digunakan sebanyak 20 ibu menyusui dengan menggunakan teknik Random sampling dengan pendekatan accidental sampling. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 responden pada kelompok intervensi memiliki rata-rata produksi ASI sebesar 73,97 dan pada kelompok kontrol memiliki nilai rata-rata sebesar 64,84, dengan nilai mean difference sebesar 9,13 dan p-value sebesar 0,003 α 0,05.Keywords: ASI Booster, Produksi ASI, ASI Eksklusif
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Penyakit Sifilis Di Puskesmas Twano Entrop Kota Jayapura Wardhani, Yeni
Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Vol. 6 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Prodi DIII Kebidanan Blora Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jomisbar.v6i1.11704

Abstract

Sifilis merupakan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis memiliki dampak besar bagi kesehatan seksual, kesehatan reproduksi, dan kehidupan sosial. Populasi berisiko tertular sifilis meningkat dengan adanya perkembangan dibidang sosial, demografik, serta meningkatnya migrasi penduduk. Jenis Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret 2020 di Puskesmas Twano. Populasi sebanyak 384 ibu hamil dan sampel penelitian sebanyak 26 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer. Instrument pengumpulan data kuisioner. Uji Statistik menggunakan uji Chi-Square. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap penyakit sifilis dengan p-value 0,013 < 0,05.
PENGARUH PEMBERIAN ASI BOOSTER TERHADAP PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU MENYUSUI BAYI USIA 0-6 BULAN Wardhani, Yeni
Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Vol. 7 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi DIII Kebidanan Blora Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jomisbar.v7i1.12946

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) bermanfaat untuk perkembangan sensorik dan kognitif, mencegah bayi terserang penyakit infeksi dan kronis. Air Susu Ibu (ASI) khususnya ASI eksklusif dapat menurunkan angka kematian bayi dan kejadian penyakit pada anak yaitu diare atau radang paru-paru, serta membantu pemulihan dari penyakit. Beberapa hal yang menjadi hambatan pemberian ASI eksklusif menurut penelitian antara lain produksi ASI yang sedikit (32%), puting susu bermasalah (28%), payudara bengkak (25%), pengaruh iklan susu formula (6%), ibu bekerja (5%), pengaruh orang lain terutama keluarga (4%). Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI seperti melakukan pijat oksitosin, metode marmet, banyak minum air putih, melakukan relaksasi, mengonsumsi sayur daun katuk, sayur jagung dan mengonsumsi berbagai ekstrak herbal maupun kimia yang dapat merangsang produksi ASI. Berbagai metode asupan makanan dan minuman yang berfungsi memperlancar produksi ASI dapat dikatakan sebagai ASI booster. ASI booster disebut juga dengan Mood Booster, Time Booster, Confidence Booster, Food Booster, Natural ASI Booster atau Chemical ASI Booster (zat kimia yang dapat merangsang oksitosin dan prolaktin). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produksi ASI pada ibu menyusui yang diberikan ASI booster dan ibu yang tidak diberikan ASI booster. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan dua kelompok intervensi-kontrol. Metode: Populasi dalam penelitian adalah ibu menyusui, sampel yang digunakan sebanyak 20 ibu menyusui dengan menggunakan teknik Random sampling dengan pendekatan accidental sampling. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 responden pada kelompok intervensi memiliki rata-rata produksi ASI sebesar 73,97 dan pada kelompok kontrol memiliki nilai rata-rata sebesar 64,84, dengan nilai mean difference sebesar 9,13 dan p-value sebesar 0,003 < α 0,05.Keywords: ASI Booster, Produksi ASI, ASI Eksklusif