Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM INFORMASI MONITORING INSYIRA PEKANBARU BERBASIS WEB MENGGUNAKAN AGILE DEVELOPMENT Novansyah, Rizky; Novita, Rice; Munzir, Medyantiwi Rahmawati; Nursalisah, Febi
Jurnal Inovtek Polbeng Seri Informatika Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/isi.v9i1.3813

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini memiliki dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan di Indonesia. Sistem Informasi Manajemen (SIM) menjadi elemen kunci bagi pelaku bisnis, termasuk Rumah Produksi Insyira di Pekanbaru, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Meski demikian, rumah produksi ini menghadapi tantangan dalam mengelola bahan baku dan proses produksi, sehingga memerlukan solusi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan "Sistem Informasi Monitoring Satu Pintu" di Rumah Produksi Insyira, berdasarkan metode Agile Development dan pendekatan Object Oriented Analysis Design (OOAD). Fokusnya adalah mengoptimalkan pengumpulan dan pemrosesan data produksi, mempermudah pemantauan stok bahan baku, serta mendukung pengambilan keputusan manajemen. Dengan adopsi sistem ini, diharapkan efisiensi dan efektivitas produksi Rumah Produksi Insyira dapat meningkat. Keamanan data menjadi perhatian utama dalam pengembangan sistem ini. Implementasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, memperbaiki efisiensi waktu produksi, dan memberikan dukungan yang lebih baik dalam pengambilan keputusan manajemen. Secara keseluruhan, diharapkan "Sistem Informasi Monitoring Satu Pintu" menjadi solusi terintegrasi yang mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Rumah Produksi Insyira. Sistem ini telah didukung dan diuji menggunakan metode pengujian blackbox dan User Acceptance Testing (UAT), dengan hasil nilai 96%, menunjukkan penerimaan yang baik dari pengguna.
Peningkatan Keterampilan Teknologi Digital untuk Siap Kerja di Era Global Memanfaatkan Pembelajaran Hybrid Cynthia, Eka Pandu; Chinthia, Maulidania Mediawati; Permana, Inggih; Nursalisah, Febi; Aprijon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 1 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v1i2.37

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut generasi muda untuk memiliki keterampilan yang adaptif, kritis, dan siap pakai dalam menghadapi tantangan dunia kerja global. Namun, masih banyak peserta didik yang mengalami kesenjangan keterampilan digital, baik dari sisi penguasaan perangkat lunak, komunikasi digital, hingga pemanfaatan platform kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan meningkatkan keterampilan teknologi digital generasi muda melalui pendekatan pembelajaran hybrid sebagai strategi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Metode yang digunakan adalah studi tindakan (action research) dengan melibatkan 60 peserta dari lembaga pelatihan vokasi yang mengikuti program selama delapan minggu. Pembelajaran dilakukan dengan kombinasi sinkron (tatap muka dan daring langsung) dan asinkron (modul dan video mandiri), serta penilaian berbasis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid secara signifikan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengoperasikan teknologi produktivitas (Google Workspace, Canva, Trello), berkomunikasi secara profesional di ruang digital, serta berpikir kritis dalam memecahkan masalah berbasis teknologi. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 38%. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam menghadapi wawancara kerja daring, menyusun portofolio digital, dan melakukan presentasi virtual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran hybrid yang dirancang secara kontekstual dapat menjadi solusi efektif untuk menjembatani gap keterampilan digital sekaligus menyiapkan generasi muda yang lebih kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era global. Rekomendasi diberikan untuk integrasi kurikulum digital secara menyeluruh di lembaga pendidikan dan pelatihan kerja.