Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Koperasi Di Indonesia Dalam Menghadapi Era Industri 4.0 Fauziyah, Silvi; Rizaldi, Arjuna
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 1 No. 6 (2021): November 2021
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.182 KB) | DOI: 10.55047/transekonomika.v1i6.79

Abstract

Saat ini di Indonesia era industri 4.0 menjadi era perubahan diberbagai sistem yang dilakukan secara online. Terutama pada bidang ekonomi, dan teknologi. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai macam sistem pembayaran yang instant dan mudah seperti melalui ATM, Mobile banking, e-money dan masih banyak lagi. Di sebuah koperasi saat ini juga menerapkan sistem online seperti untuk melakukan pembayaran transaksi. Tujuan metode penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi koperasi di Indonesia dalam menghadapi era industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif dimana teknik pengumpulan data tersebut di lakukan dengan cara studi literatur yaitu dengan mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan topik penelitian. Studi literatur bisa diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan internet. Berdasarkan hasil penelitian beberapa strategi yang dapat dilakukan koperasi dalam menghadapi era digital adalah dengan 1) Peningkatan sumber daya manusia yang harus dapat menguasai teknologi digital dan teknologi informasi melalui pelatihan atau bimbingan; 2) Pentingnya meningkatkan modal koperasi untuk terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat; 3) Melakukan pembenahan keterampilan manajerial untuk dapat mengelola koperasi dengan baik; 4) Melakukan perubahan strategi pemasaran dengan cara memanfaatkan teknologi digital.
Terminal Bus Penggaron, Kota Semarang 2030 Fauziyah, Silvi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi memiliki peranan penting dalam pembangunan perkotaan.  Mobilitas masyarakat kota, terutama Kota Semarang, semakin tinggi dengan  penggunaan transportasi pribadi sebagai transportasi utama dalam kegiatan sehari hari. Apabila terjadi peningkatan secara terus menerus jumlah transportasi pribadi  di Kota Semarang setiap tahunnya tanpa dimbangi dengan pengembangan dan  pembangunan infrastruktur yang memadai, maka permasalahan kemacetan tidak  dapat dihindari.  Permasalahan yang akan muncul selain kemacetan adalah adanya polusi  udara yang semakin memburuk, kesehatan masyarakat yang menurun, ekonomi  yang mengalami kerugian, hingga kualitas hidup masyarakat yang menurun secara  umum. Upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan dari tingginya penggunaan  kendaraan pribadi diperlukan adanya pengembangan infrastruktur untuk transisi  mobilitas ke transportasi berkelanjutan seperti kendaraan massal dan kendaraan  tidak bermotor.  Pengembangan Terminal Penggaron yang akan diintegrasikan dengan Light  Rail Transit (LRT) menjadi upaya yang relevan dalam mengatasi permasalahan  kemacetan dan minat masyarakat untuk beralih ke transportasi umum karena lebih  efisien dari segi waktu dan jarak. Terminal Penggaron akan dilakukan  pengembangan dengan menerapkan basis Transit Oriented Development (TOD)  sehingga Terminal Penggaron tidak hanya terintegrasi dengan Stasiun LRT namun  juga dilengkapi dengan adanya department store sebagai bagian komponen dari  kawasan TOD dalam menunjang pengembangan transportasi berkelanjutan.