Thamrin, Gusti Abdul Rahmat
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KOMPOSISI CAMPURAN ARANG LIMBAH DAUN GMELINA (Gmelina arborea Roxb) DAN LIMBAH DAUN JATI (Tectona grandis) TERHADAP MUTU BRIKET ARANG Limbong, Melani; Satriadi, Trisnu; Thamrin, Gusti Abdul Rahmat
Jurnal Sylva Scienteae Vol 7, No 5 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 5 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v7i5.9941

Abstract

Lack of waste management causes environmental pollution and disrupts public health. To minimize pollution from poor waste management, gmelina and teak leaf waste can be used as an alternative to petroleum and processed into charcoal briquettes which are more economical and easy to use. The purposes of this study are: 1) Analyzing the effect of the comparison of the composition of charcoal from gmelina leaf waste and teak leaf waste with the addition of different tapioca starch adhesives, 2) Comparing the quality of the briquettes obtained using SNI 01-6235-2000 standards. The analysis used is Factorial RAL using 5 treatments of comparison of material composition and 3 treatments of adhesive composition with 3 replications. Based on the results of the study that the density (g/cm3) in all treatments met SNI with the best density found in treatment A5B3 which was 0.7829 g/cm3, the water content (%) in all treatments met SNI, except A3B3 and with the best water content found in treatment A2B1, namely 5.9320%, the calorific value (cal/g) in some treatments met SNI with the best calorific value found in treatment A4B3, namely 5898.07 cal/g. Ash content (%), volatile matter (%), bound carbon (%) for each treatment did not meet SNI standards. The best quality of charcoal briquettes was found in treatment A4B3 (25% charcoal powder from teak leaf waste + 75% charcoal powder from gmelina leaves with 30% tapioca adhesive) which has the closest characteristics to the standard charcoal briquettes based on SNI 01-6235-2000.Kurangnya pengelolaan limbah menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat. Untuk meminimalkan pencemaran dari pengelolaan limbah yang buruk, limbah daun gmelina dan daun jati bisa dimanfaatkan alternatif yang menggantikan minyak bumi serta diolah menjadi briket arang yang lebih hemat dan mudah penggunaannya. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Menganalisis pengaruh perbandingan komposisi arang limbah daun gmelina dan limbah daun jati dengan penambahan perekat tepung tapioka yang berbeda, 2) Membandingkan kualitas briket yang diperoleh menggunakan standar SNI 01-6235-2000. Analisis yang digunakan yaitu RAL Faktorial menggunakan 5 perlakuan perbandingan komposisi bahan dan 3 perlakuan komposisi perekat dengan 3 kali ulangan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kerapatan (g/cm3) pada semua perlakuan telah memenuhi SNI dengan kerapatan terbaik terdapat pada perlakuan A5B3 yaitu 0,7829 g/cm3, kadar air (%) pada semua perlakuan telah memenuhi SNI, kecuali A3B3 dan dengan kadar air terbaik terdapat pada perlakuan A2B1 yaitu 5,9320 %, nilai kalor (kal/g) pada sebagian perlakuan telah memenuhi SNI dengan nilai kalor terbaik terdapat pada perlakuan A4B3 yaitu 5898,07 kal/g. Kadar abu (%), zat terbang (%), karbon terikat (%) setiap perlakuan tidak memenuhi standar SNI. Kualitas briket arang yang paling bagus terdapat pada perlakuan A4B3 (25% serbuk arang limbah daun jati + 75% serbuk arang limbah daun gmelina dengan 30% perekat tapioka) yang mana sifat karakteristiknya paling mendekati dengan standar briket arang berdasarkan SNI 01-6235-2000.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN MADU KELULUT TERHADAP KADAR GULA PEREDUKSI DAN KADAR AIR Tangalobo, Merystica; Thamrin, Gusti Abdul Rahmat; Istikowati, Wiwin Tyas
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17789

Abstract

Madu merupakan hasil hutan bukan kayu yang banyak diminati karena manfaatnya bagi kesehatan dan kecantikan, serta keamanannya untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar gula dan kadar air pada madu kelulut, serta membandingkannya dengan standar SNI 8664:2018. Penelitian dilakukan di Laboratorium Madu PHLB ULM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan lama penyimpanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar gula, namun sangat berpengaruh terhadap kadar air. Kadar gula madu kelulut memenuhi standar SNI sebesar minimal 55%, tetapi kadar airnya melebihi standar SNI yaitu maksimal 27,5%.
SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA PAPAN PARTIKEL CAMPURAN SERBUK GERGAJI KAYU KARET (Hevea brasiliensis) DAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis) Rahman, Abdur; Violet, Violet; Thamrin, Gusti Abdul Rahmat
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17784

Abstract

Berkurangnya sumber daya kayu alam dan meningkatnya kebutuhan produk kayu olahan mendorong pencarian material alternatif. Studi ini menginvestigasi sifat fisika dan mekanika papan partikel yang diproduksi dari campuran serbuk gergaji kayu karet (Hevea brasiliensis) dan tandan kosong kelapa sawit (Elaeis guineensis). Papan partikel dibuat dengan variasi proporsi serbuk gergaji dan serat tandan kosong, menggunakan perekat polyvinyl acetate (PVAc). Sifat fisika yang diteliti meliputi kerapatan, kadar air, dan pengembangan tebal. Sifat mekanika yang dievaluasi meliputi Modulus Elastisitas (MoE) dan Modulus Patah (MoR), yang diuji berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 03-2105-2006). Hasil pengamatan memperlihatkan semua papan buatan memenuhi standar kerapatan dan kadar air sesuai ketentuan. Namun, tidak ada sampel yang memenuhi standar kekuatan mekanik, terutama MoE dan MoR. Kerapatan tertinggi didapatkan pada papan dengan proporsi serat tandan kosong yang lebih banyak, meskipun hal ini juga meningkatkan nilai pengembangan tebal. Temuan ini mengindikasikan bahwa serbuk gergaji kayu karet dan serat tandan kosong kelapa sawit merupakan material untuk pengolahan yang prospektif, tetapi optimasi lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan performa mekanis papan komposit tersebut.