Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Spiritualitas Melalui Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Seka Andrean; M. Khusnun Niam
Irfani Vol. 16 No. 1 (2020): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v16i1.1295

Abstract

Dewasa kini, dunia pendidikan telah berkembang dan maju dengan disertai masuknya hasil pemikiran dalam dunia Ilmu Pengatahuan dan Teknologi (IPTEK) yang telah mencetak beberapa alat canggih. Sehingga, memberikan dampak yang positif yakni sebagai alat yang mempermudah guru dalam menyampaikan sebuah materi dengan tidak terlalu memfokuskan pada metode tradisional. Meski demikiran, hadirnya media di dunia pendidikan hanya akan memundurkan nilai-nilai spiritual pada diri anak. Sehingga, berdampak pada hilangnya tujuan pendidikan yang membentuk manusia dengan moral agama. Artikel ini mengkaji terkait media pembelajaran interaktif dalam mata pembelajaran akidah akhlak dan implikasinya dalam peningkatan spiritualitas. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk meningkatkan spiritualitas siswa dalam pembelajaran akidah akhlak melalui media pembelajaran interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pustaka, dengan pendekatan deskriptif-analisis, yakni pendekatan yang digunakan untuk mendeksripsikan data-data yang didapat kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media interaktif dalam pembelajaran akidah akhlak memberikan dampak positif terhadap peserta didik. Hal ini didasarkan pada pembelajaran yang tidak selalu menjadikan guru sebagai pusatnya, melainkan juga, menjadikan peserta didik sebagai pusat. Sehingga, mempengaruhi terbentuknya jiwa yang percaya diri. Selain itu, peningkatan spiritualitas dalam pembelajaran akidah akhlak yang disampaikan dengan media interaktif memberikan dampak yang baik terhadap perkembangan pola pikir, sikap dan membentuk peserta didik yang aktif juga senang akan pembelajaran akidah akhlak.
Analisis Buku Ajar Tematik untuk Mata Pelajaran PJOK Kelas III Berbasis Higher Order Thinking Skill Seka Andrean
azkiya Vol 7 No 1 (2022): Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v7i1.4339

Abstract

The purpose of this research is to analyze the material in the thematic teaching book grade III Hots-based Elementary School. The method used is the library research approach through the source of the library of thematic teaching books (teacher's books and student books) grade III Curriculum 2013 Elementary School and from various other sources of literature. Then analyzed and presented the data findings objectively. The results of this research analysis show that the thematic teaching books (teacher's books and student books) in grade III Elementary School can already be said to be teaching material based on HOTS (Higher Order Thinking Skill) because more than 50% of the teaching materials presented already show high-level thinking criteria or HOTS.
TINJAUAN HADIST DALAM PERSPEKTIF SUNNI DAN SYI'AH Seka Andrean
Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/tahdis.v12i1.17584

Abstract

The majority of muslims view hadith as the root of islam's second teaching after the Qur'an. The focus of this research is on the hadith review in the perspective of sunni and shi'ah. This analysis concluded that the two peoples agreed that hadith was used as the root of the second law after the Qur'an. But in each of these people, there are differences about the acceptance of hadiths that can be used as arguments. The Sunnis define hadith is everything is encoded by Rasullulah SAW both in its words, deeds and statutes. Then the Shi'ite people define hadith as sunnah, because for them the hadith is not just a speech, an act or a statute of Rasullulah SAW alone. In the classification of hadith, based on its quality Sunni divides hadith into hadith saheeh, hadith hasan, and hadith dha'if. While shia divide hadith into hadith saheeh, hadith hasan, hadith muwassaq, and hadith dha'aif. Although the two have quite strong differences, but in the real world man will still need a hadith in his life. Then in saheeh. Sunnis consider that companions have a just nature and Shi'a considers that companions are wicked human beings, for for them a friendship with the Prophet SAW does not determine that man has a nature in kindness and honesty.
Peningkatan Spiritualitas Melalui Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Seka Andrean; M. Khusnun Niam
Irfani (e-Journal) Vol. 16 No. 1 (2020): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v16i1.1295

Abstract

Dewasa kini, dunia pendidikan telah berkembang dan maju dengan disertai masuknya hasil pemikiran dalam dunia Ilmu Pengatahuan dan Teknologi (IPTEK) yang telah mencetak beberapa alat canggih. Sehingga, memberikan dampak yang positif yakni sebagai alat yang mempermudah guru dalam menyampaikan sebuah materi dengan tidak terlalu memfokuskan pada metode tradisional. Meski demikiran, hadirnya media di dunia pendidikan hanya akan memundurkan nilai-nilai spiritual pada diri anak. Sehingga, berdampak pada hilangnya tujuan pendidikan yang membentuk manusia dengan moral agama. Artikel ini mengkaji terkait media pembelajaran interaktif dalam mata pembelajaran akidah akhlak dan implikasinya dalam peningkatan spiritualitas. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk meningkatkan spiritualitas siswa dalam pembelajaran akidah akhlak melalui media pembelajaran interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pustaka, dengan pendekatan deskriptif-analisis, yakni pendekatan yang digunakan untuk mendeksripsikan data-data yang didapat kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media interaktif dalam pembelajaran akidah akhlak memberikan dampak positif terhadap peserta didik. Hal ini didasarkan pada pembelajaran yang tidak selalu menjadikan guru sebagai pusatnya, melainkan juga, menjadikan peserta didik sebagai pusat. Sehingga, mempengaruhi terbentuknya jiwa yang percaya diri. Selain itu, peningkatan spiritualitas dalam pembelajaran akidah akhlak yang disampaikan dengan media interaktif memberikan dampak yang baik terhadap perkembangan pola pikir, sikap dan membentuk peserta didik yang aktif juga senang akan pembelajaran akidah akhlak.
Analisis Buku Ajar Tematik untuk Mata Pelajaran PJOK Kelas III Berbasis Higher Order Thinking Skill Seka Andrean
Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD Vol 7 No 1 (2022): Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v7i1.4339

Abstract

The purpose of this research is to analyze the material in the thematic teaching book grade III Hots-based Elementary School. The method used is the library research approach through the source of the library of thematic teaching books (teacher's books and student books) grade III Curriculum 2013 Elementary School and from various other sources of literature. Then analyzed and presented the data findings objectively. The results of this research analysis show that the thematic teaching books (teacher's books and student books) in grade III Elementary School can already be said to be teaching material based on HOTS (Higher Order Thinking Skill) because more than 50% of the teaching materials presented already show high-level thinking criteria or HOTS.
Penguatan Karakter Islami melalui Permainan Edukatif di Pondok Pesantren Aisyah Lampung Asep Bambang Susanto; Munawaroh; Seka Andrean; M. Arie Wibowo; Anisa Fitri; Shofie Athalia Samsul; Sofiantika, Rima
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2578

Abstract

This community service activity aims to strengthen the instillation of Islamic character values in students through a fun and interactive learning approach. The background to this activity is the importance of fostering Islamic character in the younger generation, particularly in Islamic boarding schools, and the need for more creative learning methods so that moral values can be understood and internalized more effectively by students. Currently, the character development process is often carried out through conventional material delivery, so an alternative approach is needed to increase student participation and involvement in learning activities. The implementation method for this activity is carried out through several stages: (1) preparation and coordination with the Aisyah Lampung Islamic Boarding School, (2) delivery of material on the importance of Islamic character in daily life, (3) implementation of educational games designed to instill character values such as honesty, cooperation, responsibility, and discipline, and (4) evaluation of the activity to assess participant responses and engagement throughout the activity. This activity involved lecturers and students as activity facilitators, and the students as the main participants. The results of the activity showed that the students participated enthusiastically and demonstrated active participation throughout the process. Through a combination of material delivery and educational games, students not only gain an understanding of Islamic character values but also are able to practice them directly in group activities. Furthermore, these activities create a more enjoyable learning environment and foster a sense of togetherness among students. Therefore, this activity is expected to become an alternative learning method to strengthen Islamic character in students within Islamic boarding schools.