Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Leverage Terhadap Profitabilitas Perusahaan Industri Makanan Yang Terdaftar Dalam Bursa Efek Indonesia Yuvita Puspitasari; Lisa Fitriyanti Akbar
Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia Vol 42, No 1 (2013): Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leverage, baik financial leverage maupun operating leverage, digunakan pihakperusahaan untuk meningkatkan profit. Walaupun demikian, leverage ini harusdigunakan dengan tepat agar tujuannya tercapai. Kalau perusahaan dapatmemanfaatkan leverage dengan benar dan efektif, maka tujuan penggunaan leverageakan tercapai. Namun jika penggunaan leverage terlalu tinggi maka akan meningkatkanresiko perusahaan. Penggunaan financial leverage akan berpengaruh pada perusahaankarena dapat menimbulkan beban hutang yang sangat berpengaruh terhadapprofitabilitas perusahaan. Apabila perusahaan menggunakan financial leveragedalam jumlah yang cukup besar maka akan menyebabkan bunga yang harus dibayaroleh perusahaan semakin besar dan net income akan semakin kecil. Tulisan inimenganalisa mengenai pengaruh Degree of Operating Leverage (DOL) dan Degree ofFinancial Leverage (DFL) terhadap perubahan profitabilitas perusahaan. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh DOL dan DFL untukmeningkatkan profitabilitas perusahaan. Kegunaan dari penelitian ini adalah untukmelihat apakah perusahaan sudah dapat secara efektif menggunakan DOL dan DFLdalam tujuannya meningkatkan profitabilitas perusahaan. Dalam penelitian ini,digunakan metode data panel dengan estimasi random effect. Dari hasil penelitianyang telah dilakukan dengan menggunakan aplikasi Eviews, baik pengujian secaraindividu DOL dengan profitabilitas dan DFL dengan profitabilitas maupun pengujianbersama DOL dan DFL terhadap profitabilitas didapatkan hasil yang sama yaitu bahwapada á =1% DOL berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan Profitabilitasperusahaan (ROE, ROI, ROA, dan EPS), sementara untuk DFL didapatkan hasil DFL tidakberpengaruh secara signifikan terhadap perubahan profitabilitas perusahaan.
Analisis Efisiensi Teknis BPR Syariah Menggunakan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Dian Hersinta; Lisa Fitriyanti Akbar
Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia Vol 42, No 2 (2013): Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pengukuran kinerja perbankan adalah efisiensi dalammenjalankan aktivitas operasionalnya. Penelitian ini dikhususkan untuk menganalisistingkat efisiensi teknis BPR Syariah sebagai bagian dari perbankan syariah di Indonesia.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan DataEnvelopment Analysis (DEA), di mana penentuan variabel input dan output dalampenelitian ini menggunakan pendekatan Value Added Approach di mana penentuanvariabel tersebut berdasarkan tujuan bank untuk menghasilkan nilai tambah yangmaksimal. Variabel input terdiri dari: Tabungan iB, Deposito iB, dan Modal disetor.Sedangkan variabel output terdiri dari: Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Istishna,Ijarah dan Qardh. Penelitian ini menghasilkan nilai tingkat efisiensi Bank PembiayaanRakyat Syariah periode Januari 2007 sampai Desember 2011 rata-rata sebesar 97,91%.Tingkat efisiensi rata-rata pert tahun bergerak secara fluktuatif. Periode tahun 2009memiliki tingkat efisiensi rata-rata tertinggi dari lima periode penelitian mencapai 99,94%dan periode terakhir (2011) memiliki tingkat efisiensi terendah, yaitu sebesar 94,13%.Tingkat efisiensi rata-rata pada tahun 2007 mencapai sebesar 99,08%, sedangkan padatahun 2008 tingkat efisiensi rata-rata turun menjadi sebesar 98,16%, periode tahun 2010memiliki tingkat efisiensi rata-rata sebesar 98,27%. Penelitian ini menemukan beberapafaktor yang mempengaruhi ketidakefisienan terhadap Bank Pembiayaan Rakyat Syariah,antara lain: pajak berganda, minimnya gerai BPR Syariah, jaringan teknologi informasiyang masih terbatas, ketersediaan produk dan standarisasi produk perbankan syariah,tingkat pemahaman (awareness) produk BPR Syariah, serta sulitnya mencari sumberdaya manusia yang kompeten. Kelemahan dalam penelitian ini adalah tidak bisamemberikan saran khusus untuk masing-masing BPR Syariah sebab data yang diperolehberupa kumpulan data BPR Syariah secara keseluruhan.
Analisis Faktor Internal dan Eksternal yang Memengaruhi Profitabilitas dan Jumlah Pinjaman Bank di Indonesia Sudirman Sudirman; Lisa Fitriyanti Akbar
Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia Vol 42, No 4 (2013): Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisa mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitasdan jumlah pinjaman bank komersial di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari keadaan makro ekonomi (GDP),market share bank pemerintah (Bankcon), proporsi industri perbankan terhadapmakro ekonomi Indonesia (AssetG), suku bunga, Non Performing Loan (NPL), CapitalAdequacy Ratio (CAR), besaran asset bank (Size), dan Karakteristik kepemilikan bankuntuk meningkatkan profitabilitas dan jumlah pinjaman bank di Indonesia. Model yangdipakai dalam penelitian ini merupakan model yang digunakan dalam penelitiansebelumnya oleh Han & Seo (2012). Penelitian dilakukan terhadap bank-bank komersialyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2007–2011 dengan sampel28 bank umum. Dalam penelitian ini, digunakan metode data panel dengan estimasiRandom. Data penelitian diolah dengan menggunakan aplikasi Eviews. Hasil penelitianmenunjukkan, dari sisi internal, Size dan CAR mempengaruhi profitabilitas secarapositif. Dari sisi eksternal, AssetG, yang merupakan rasio total asset perbankanterhadap ekonomi makro (GDP), mempunyai pengaruh positif terhadap profitabilitas.Semakin besar ukuran bank dan semakin tinggi CAR, maka profitabilitas bank akansemakin tinggi. Hasil lain menunjukkan, faktor internal yang mencakup NPL dan CARmempengaruhi jumlah loan secara signifikan. Peningkatan NPL menghasilkan penurunanperubahan jumlah pinjaman, sementara CAR yang tinggi dapat memberikan peningkatanperubahan jumlah pinjaman bank. Untuk faktor eksternal, GDP mempunyai pengaruhyang signifikan terhadap jumlah pinjaman yang dikeluarkan oleh bank. Semakin baikkondisi ekonomi makro, semakin tinggi kesempatan bagi perusahaan atau peroranganuntuk menggunakan jasa bank. Kondisi ini bisa menyebabkan peningkatan jumlahpinjaman dan keuntungan bank.