Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efisiensi Teknis BPR Syariah Menggunakan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Dian Hersinta; Lisa Fitriyanti Akbar
Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia Vol 42, No 2 (2013): Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pengukuran kinerja perbankan adalah efisiensi dalammenjalankan aktivitas operasionalnya. Penelitian ini dikhususkan untuk menganalisistingkat efisiensi teknis BPR Syariah sebagai bagian dari perbankan syariah di Indonesia.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan DataEnvelopment Analysis (DEA), di mana penentuan variabel input dan output dalampenelitian ini menggunakan pendekatan Value Added Approach di mana penentuanvariabel tersebut berdasarkan tujuan bank untuk menghasilkan nilai tambah yangmaksimal. Variabel input terdiri dari: Tabungan iB, Deposito iB, dan Modal disetor.Sedangkan variabel output terdiri dari: Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Istishna,Ijarah dan Qardh. Penelitian ini menghasilkan nilai tingkat efisiensi Bank PembiayaanRakyat Syariah periode Januari 2007 sampai Desember 2011 rata-rata sebesar 97,91%.Tingkat efisiensi rata-rata pert tahun bergerak secara fluktuatif. Periode tahun 2009memiliki tingkat efisiensi rata-rata tertinggi dari lima periode penelitian mencapai 99,94%dan periode terakhir (2011) memiliki tingkat efisiensi terendah, yaitu sebesar 94,13%.Tingkat efisiensi rata-rata pada tahun 2007 mencapai sebesar 99,08%, sedangkan padatahun 2008 tingkat efisiensi rata-rata turun menjadi sebesar 98,16%, periode tahun 2010memiliki tingkat efisiensi rata-rata sebesar 98,27%. Penelitian ini menemukan beberapafaktor yang mempengaruhi ketidakefisienan terhadap Bank Pembiayaan Rakyat Syariah,antara lain: pajak berganda, minimnya gerai BPR Syariah, jaringan teknologi informasiyang masih terbatas, ketersediaan produk dan standarisasi produk perbankan syariah,tingkat pemahaman (awareness) produk BPR Syariah, serta sulitnya mencari sumberdaya manusia yang kompeten. Kelemahan dalam penelitian ini adalah tidak bisamemberikan saran khusus untuk masing-masing BPR Syariah sebab data yang diperolehberupa kumpulan data BPR Syariah secara keseluruhan.