Penelitian ini menganalisa mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitasdan jumlah pinjaman bank komersial di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari keadaan makro ekonomi (GDP),market share bank pemerintah (Bankcon), proporsi industri perbankan terhadapmakro ekonomi Indonesia (AssetG), suku bunga, Non Performing Loan (NPL), CapitalAdequacy Ratio (CAR), besaran asset bank (Size), dan Karakteristik kepemilikan bankuntuk meningkatkan profitabilitas dan jumlah pinjaman bank di Indonesia. Model yangdipakai dalam penelitian ini merupakan model yang digunakan dalam penelitiansebelumnya oleh Han & Seo (2012). Penelitian dilakukan terhadap bank-bank komersialyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2007–2011 dengan sampel28 bank umum. Dalam penelitian ini, digunakan metode data panel dengan estimasiRandom. Data penelitian diolah dengan menggunakan aplikasi Eviews. Hasil penelitianmenunjukkan, dari sisi internal, Size dan CAR mempengaruhi profitabilitas secarapositif. Dari sisi eksternal, AssetG, yang merupakan rasio total asset perbankanterhadap ekonomi makro (GDP), mempunyai pengaruh positif terhadap profitabilitas.Semakin besar ukuran bank dan semakin tinggi CAR, maka profitabilitas bank akansemakin tinggi. Hasil lain menunjukkan, faktor internal yang mencakup NPL dan CARmempengaruhi jumlah loan secara signifikan. Peningkatan NPL menghasilkan penurunanperubahan jumlah pinjaman, sementara CAR yang tinggi dapat memberikan peningkatanperubahan jumlah pinjaman bank. Untuk faktor eksternal, GDP mempunyai pengaruhyang signifikan terhadap jumlah pinjaman yang dikeluarkan oleh bank. Semakin baikkondisi ekonomi makro, semakin tinggi kesempatan bagi perusahaan atau peroranganuntuk menggunakan jasa bank. Kondisi ini bisa menyebabkan peningkatan jumlahpinjaman dan keuntungan bank.