Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Apakah Social Influence Mempengaruhi Intensi Meminjam melalui Peer to Peer Lending Melia Agustina; Zuliani Dalimunthe
Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia Vol 43, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan social influence dengan intensi meminjam melalui platform peer to peer (P2P) lending dengan menyertakan faktor trust kepada pengelola platform sebagai variabel moderasi. P2P lending merupakan bentuk teknologi finansial yang memfasilitasi transaksi peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender) secara online. Menurut technology acceptance model, salah satu komponen yang bisa mempengaruhi seseorang untuk mengadopsi teknologi baru adalah social influence, namun apakah social influence berhubungan terhadap intensi seseorang untuk melakukan peminjaman melalui platform P2P lending, khususnya di Indonesia, belum banyak dibahas. Penelitian ini menggunakan data primer menggunakan analisis regresi dengan bantuan software SPSS 20. Pengumpulan data berlangsung pada November-Desember 2018. Unitanalisis adalah individu yang memahami P2P lending sebanyak 102 responden. Penelitian ini menemukan bahwa social influence berpengaruh positif secara signifikan terhadap intensi seseorang untuk meminjam (intention to borrow) melalui P2P lending. Di sisi lain, faktor trust kepada pengelola platform terindikasi juga berpengaruh positif terhadap intensi, meskipun tidak dapat dikatakanberpengaruh positif secara signifikan. Hal yang perlu mendapat perhatian adalah bahwa terdapat indikasi bahwa faktor trust pada pengelola platform memperlemah hubungan social influence terhadap intensi meminjam melalui platform P2P lending tersebut.
Pondok Belajar Berbasis Komunitas untuk Peningkatan Literasi dan Numerasi Anak: Program Pendampingan Belajar Pada Anak di Wilayah Tosaren rahmawati, nur aulia; Aldo Aditya Saputra; Elok Ayuandita; Tyas Ayu Putri Fitria; Novia Rosyidatud Dalalah; Ardaraya; Novia Oktarisa Sangganengrum; Ahmad Abdurrois; Riniati; Patrick Nuno; Delvira Listya Putri; Vinna Nur Hamidah; Melia Agustina; Eko Sri Wulaningtyas
Jurnal Dremi (Demi Pengabdi Masyarakat) Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Demi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Penerbit Riset Sadwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strengthening children’s literacy and numeracy skills in community settings still faces various challenges, including limited access to non-formal learning assistance, low learning motivation, and inadequate learning support, particularly for children who have dropped out of school. This community service activity aimed to improve children’s literacy and numeracy skills through the establishment of a community-based learning center in Tosaren Village. The program was implemented using a learning assistance approach, which included forming study groups, assigning tutors from community service students, conducting regular learning sessions, and evaluating outcomes through pretests and posttests. The results indicated an improvement in children’s literacy and numeracy skills across all activity locations, as reflected in higher posttest scores compared to pretest results. In addition, the program contributed to increased learning motivation and the development of positive learning habits outside school hours. It can be concluded that a community-based learning center serves as an effective, inclusive, and potentially sustainable non-formal education model to support the enhancement of children’s literacy and numeracy skills in community environments.