Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KAJIAN PENCAHAYAAN FLOOD LIGHT DI APRON SELATAN BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI BALI Yayuk Suprihartini
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 12 No 2 (2019): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.908 KB)

Abstract

Apron is used as an airplane parking lot. In addition to parking,the aircraft’s yard is used to refuel,lower passagers,and fill passangers. The planes is on the air sidewhich directly intersects the terminal building,and is also connected by taxiway that lead to the runway. Where the current condition at the apron I Gusti Ngurah Rai International airport bali lighting system are not good because the intensity has not met the intensity standard recommende by ANNEX volume 14. For this reason, airports need to redesign the results of calculations using LED light so that the intensity of the lighting is in accordance with the standars attachments and have a high level of power efficiency
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR TARUNA TEKNIK PENERBANGAN PADA SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA Yayuk Suprihartini
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 11 No 1 (2018): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.135 KB)

Abstract

The purpose of research to known and analysed the effect of learning motivation and education infrastructure individually as well as collectively equal to the learning achievement of STPI cadets. The method used is quantitative method, with samples value 74 respondents from a population of 284 cadets, through the questionnaire data collection techniques. Then analyzed test of T and F, the correlation coefficient, determination, regression, path analysis. Research results correlation motivation toward learning achievement expressed strong cadets at 0.671 and the contribution value of 31.6%. Correlation means education infrastructure on the learning achievement of cadets at 0.639 expressed strong with contribution value of 25.8%. The Effect of learning motivation and education infrastructure jointly to the learning achievement of cadets at 0.758 have expressed strong with contribution value of 57.4% while the remaining 42.6% influenced by other factors. In outline the results of this study can be concluded that the learning achievement of STPI cadets be improved through increased motivation to learn and education infrastructure
SISTEM MONITORING OPERASIONAL LAMPU RUNWAY THRESHOLD IDENTIFICATION LIGHT (RTIL) DI LABORATORIUM AIRFIELD GROUND LIGHTING SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA I Gede Dharma Adi Putra; R.B. Budi Kartika W; Yayuk Suprihartini
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 13 No 02 (2020): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol.13 No.2 [Juni 2020]
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.489 KB)

Abstract

B.Indonesia Gunakan Untuk meningkatkan pelayanan di dunia penerbangan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia selaku penyedia tenaga kerja harus menyiapkan sumber daya manusia, yang mampu berinovasi atau melakukan pengembangan dibidang monitoring lampu RTIL. Untuk itu penulis ingin merancang suatu alat monitoring lampu RTIL, sebagai alat praktik yang akan membantu melatih taruna taruni, dalam berinovasi atau melakukan pengembangan dibidang monitoring lampu RTIL. Rancangan ini menggunakan Modul ESP32 sebaga pusat pengendali dari system yang akan di buat dan website sebagai tampilan monitoring lampu RTIL. Selain Itu rancangan ini juga terdiri dari sensor tegangan ZMPT101B, sensor arus listrik ACS712, sensor Gyroscop untuk, sensor cahaya, LED dan Buzzer. Rancangan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesigapan sumber daya manusia yang di persiapkan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia untuk menanggulangi apabila terjadi kerusakan pada lampu Runway Threshold Identification Lights (RTIL) B.EnglishTo improve services in the aviation world, the Indonesian Civil Aviation Institute as a provider of labor must prepare human resources, who are able to innovate or develop in the field of monitoring RTIL lamps. For this reason, the author wants to design an RTIL lamp monitoring tool, as a practical tool that will help train cadets in innovating or developing in the field of monitoring RTIL lamp. This design uses the ESP32 Module as the central control of the system to be made and the website as a display for monitoring RTIL lamps. Besides that this design also consists of a ZMPT101B voltage sensor, ACS712 electric current sensor, Gyroscop sensor, light sensor, LED and Buzzer. This design is expected to help improve the readiness of human resources prepared by the Indonesian Aviation High School to cope with damage to the Runway Threshold Identification Lights (RTIL) lights.
SISTEM MONITORING OPERASIONAL LAMPU RUNWAY THRESHOLD IDENTIFICATION LIGHT (RTIL) DI LABORATORIUM AIRFIELD GROUND LIGHTING SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA I Gede Dharma Adi Putra; R.B. Budi Kartika W; Yayuk Suprihartini
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 13 No 02 (2020): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol.13 No.2 [Juni 2020]
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

B.Indonesia Gunakan Untuk meningkatkan pelayanan di dunia penerbangan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia selaku penyedia tenaga kerja harus menyiapkan sumber daya manusia, yang mampu berinovasi atau melakukan pengembangan dibidang monitoring lampu RTIL. Untuk itu penulis ingin merancang suatu alat monitoring lampu RTIL, sebagai alat praktik yang akan membantu melatih taruna taruni, dalam berinovasi atau melakukan pengembangan dibidang monitoring lampu RTIL. Rancangan ini menggunakan Modul ESP32 sebaga pusat pengendali dari system yang akan di buat dan website sebagai tampilan monitoring lampu RTIL. Selain Itu rancangan ini juga terdiri dari sensor tegangan ZMPT101B, sensor arus listrik ACS712, sensor Gyroscop untuk, sensor cahaya, LED dan Buzzer. Rancangan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesigapan sumber daya manusia yang di persiapkan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia untuk menanggulangi apabila terjadi kerusakan pada lampu Runway Threshold Identification Lights (RTIL) B.EnglishTo improve services in the aviation world, the Indonesian Civil Aviation Institute as a provider of labor must prepare human resources, who are able to innovate or develop in the field of monitoring RTIL lamps. For this reason, the author wants to design an RTIL lamp monitoring tool, as a practical tool that will help train cadets in innovating or developing in the field of monitoring RTIL lamp. This design uses the ESP32 Module as the central control of the system to be made and the website as a display for monitoring RTIL lamps. Besides that this design also consists of a ZMPT101B voltage sensor, ACS712 electric current sensor, Gyroscop sensor, light sensor, LED and Buzzer. This design is expected to help improve the readiness of human resources prepared by the Indonesian Aviation High School to cope with damage to the Runway Threshold Identification Lights (RTIL) lights.
SISTEM MONITORING OPERASIONAL LAMPU RUNWAY THRESHOLD IDENTIFICATION LIGHT (RTIL) DI LABORATORIUM AIRFIELD GROUND LIGHTING SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA I Gede Dharma Adi Putra; R.B. Budi Kartika W; Yayuk Suprihartini
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 13 No 02 (2020): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol.13 No.2 [Juni 2020]
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

B.Indonesia Gunakan Untuk meningkatkan pelayanan di dunia penerbangan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia selaku penyedia tenaga kerja harus menyiapkan sumber daya manusia, yang mampu berinovasi atau melakukan pengembangan dibidang monitoring lampu RTIL. Untuk itu penulis ingin merancang suatu alat monitoring lampu RTIL, sebagai alat praktik yang akan membantu melatih taruna taruni, dalam berinovasi atau melakukan pengembangan dibidang monitoring lampu RTIL. Rancangan ini menggunakan Modul ESP32 sebaga pusat pengendali dari system yang akan di buat dan website sebagai tampilan monitoring lampu RTIL. Selain Itu rancangan ini juga terdiri dari sensor tegangan ZMPT101B, sensor arus listrik ACS712, sensor Gyroscop untuk, sensor cahaya, LED dan Buzzer. Rancangan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesigapan sumber daya manusia yang di persiapkan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia untuk menanggulangi apabila terjadi kerusakan pada lampu Runway Threshold Identification Lights (RTIL) B.EnglishTo improve services in the aviation world, the Indonesian Civil Aviation Institute as a provider of labor must prepare human resources, who are able to innovate or develop in the field of monitoring RTIL lamps. For this reason, the author wants to design an RTIL lamp monitoring tool, as a practical tool that will help train cadets in innovating or developing in the field of monitoring RTIL lamp. This design uses the ESP32 Module as the central control of the system to be made and the website as a display for monitoring RTIL lamps. Besides that this design also consists of a ZMPT101B voltage sensor, ACS712 electric current sensor, Gyroscop sensor, light sensor, LED and Buzzer. This design is expected to help improve the readiness of human resources prepared by the Indonesian Aviation High School to cope with damage to the Runway Threshold Identification Lights (RTIL) lights.
Kajian Perkembangan Teknologi Baterai pada Kendaraan Listrik Modern Anggun Angkasa Bela Persada; Rudy Max Damara Gugat; Yayuk Suprihartini; Hariyono Rakhmad; Jeffrey Payung Langi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5945

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik dalam beberapa dekade terakhir menjadi salah satu solusi penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil serta menekan emisi gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim global. Salah satu komponen utama yang menentukan kinerja kendaraan listrik adalah teknologi baterai yang digunakan sebagai sumber energi utama. Oleh karena itu, perkembangan teknologi baterai menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, serta daya saing kendaraan listrik di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan teknologi baterai pada kendaraan listrik modern melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur dengan mengkaji berbagai publikasi ilmiah yang relevan mengenai teknologi baterai kendaraan listrik, khususnya yang membahas perkembangan baterai lithium-ion dan teknologi baterai generasi baru. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan penelusuran literatur, seleksi sumber yang relevan, analisis isi, serta sintesis hasil penelitian yang berkaitan dengan perkembangan teknologi baterai kendaraan listrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa baterai lithium-ion saat ini masih menjadi teknologi baterai yang paling dominan digunakan pada kendaraan listrik karena memiliki densitas energi tinggi, efisiensi yang baik, serta bobot yang relatif ringan dibandingkan teknologi baterai sebelumnya seperti lead-acid dan nickel-metal hydride. Namun demikian, teknologi baterai lithium-ion masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kapasitas energi, waktu pengisian daya yang relatif lama, degradasi baterai, serta potensi risiko keamanan seperti thermal runaway. Selain itu, berbagai penelitian juga menunjukkan adanya perkembangan teknologi baterai generasi berikutnya, seperti baterai solid-state yang memiliki potensi untuk meningkatkan kapasitas energi, keamanan, serta umur pakai baterai kendaraan listrik. Dengan demikian, perkembangan teknologi baterai diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja kendaraan listrik sekaligus mempercepat transisi menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.