Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN VALUASI EKONOMI ATSIRI PALA GUNA MENDUKUNG SDGS, PENGENTASAN KEMISKINAN DAN MITIGASI BENCANA LONGSOR DI KUTABIMA Puspodewi, Dini; Yusuf, Dede; Fauzy, Yuhansyah Nur; Pancasakti, Hermin; Zainuri, Muhammad; Hersugondo, Hersugondo
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36530

Abstract

ABSTRAKDesa Kutabima memiliki potensi besar pada komoditas pala, namun pemanfaatannya masih terbatas akibat minimnya teknologi pengolahan, kapasitas sumber daya manusia, serta akses pasar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan valuasi ekonomi produk atsiri pala sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan dan mitigasi bencana longsor. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan produksi (manisan pala, sirup pala, dan minyak atsiri daun pala), workshop manajemen usaha dan pemasaran digital, serta reboisasi lahan kritis. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Sri Cikawung Jaya dan BUMDes Bima Barokah Sejahtera dengan total peserta 30 orang. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi keterampilan, dan monitoring usaha. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman teknis peserta sebesar 80%, peningkatan kemampuan manajemen usaha sebesar 75%, serta terbentuknya tiga produk turunan pala dengan identitas branding dan legalitas usaha (NIB dan PIRT). Reboisasi menghasilkan penanaman 300 bibit pala dengan tingkat hidup 82%. Aktivitas pemasaran digital meningkat dengan kenaikan jangkauan hingga 320% dalam satu bulan. Program ini terbukti meningkatkan kapasitas produksi, memperluas peluang ekonomi lokal, dan memperkuat mitigasi bencana berbasis agroforestri. Kata kunci: pala; minyak atsiri; pemberdayaan masyarakat; UMKM; mitigasi bencana ABSTRACTKutabima Village has significant potential in nutmeg commodities; however, its utilization remains limited due to the lack of processing technology, limited human resource capacity, and restricted market access. This community service program aims to enhance the economic value of nutmeg essential oil products while supporting poverty alleviation and landslide disaster mitigation through skills improvement and institutional capacity strengthening. The implementation methods included socialization, training on the production of nutmeg preserves, nutmeg syrup, and nutmeg leaf essential oil, workshops on business management and digital marketing, as well as reforestation of critical land. The program partners were the Sri Cikawung Jaya Farmer Group and Bima Barokah Sejahtera Village-Owned Enterprise (BUMDes), involving 30 participants. Evaluation was conducted through pretest–posttest, skills observation, and business monitoring. The results showed an 80% increase in participants’ technical understanding and a 75% improvement in business management skills. Additionally, three nutmeg-derived products were successfully developed, complete with branding identity and business legality (NIB and PIRT). Reforestation activities resulted in the planting of 300 nutmeg seedlings with an 82% survival rate. Digital marketing activity increased by 320% within one month. This program effectively improved production capacity, expanded local economic opportunities, and strengthened disaster mitigation efforts through an agroforestry-based approach. Keywords: nutmeg; essential oils; community empowerment; MSMEs; disaster mitigation.