Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Bentuk-Bentuk Bullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja dan Faktor Pelindungnya" agus tohawi
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 12 No 03 (2024): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manusia disebut makhluk sosial karena di dalam suatu kehidupan selalu ada proses interaksi antar sesamanya. Setiap masing-masing individu memiliki konflik yang berbeda-beda, mulai dari konflik dalam proses interaksi, konflik kekerasan baik secara verbal maupun non verbal. Menurut Priyatna , bullying merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh pelaku dengan unsur kesengajaan terhadap korban. Bullying dapat menyebabkan perkembangan remaja di bidang akademik maupun non akademik menjadi terganggu. Ada dua faktor yang menyebabkan terjadinya perilaku bullying terhadap remaja yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang, misalnya seseorang yang lebih suka berdiam diri. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal luar diri seseorang, misalnya adanya pengaruh dari lingkungan sekitar. Dampak buruk yang dialami remaja dari bullying yakni dirinya selalu merasa tidak diinginkan oleh masyarakat sekitar. Bullying sudah menjadi hal yang wajar bahkan menjadi sebuah tradisi bagi remaja di Indonesia. Dapat kita sadari setiap orang pasti memiliki perasaan yang berbeda-beda. Di dalam dirinya juga terdapat rasa empati dan simpati. Namun pada kenyataannya, rasa empati dan simpati itu sudah tidak lagi diperdulikan. Biasanya korban bullying merasa dirinya aman jika berada di lingkungan sekitar rumah. Bahkan bullying juga dapat menurunkan semangat dan menghambat aktivitas korban yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan pada analisis data ini yaitu metode kualitatif deskriptif yang sumber datanya dari jurnal yang relevan. Metode ini mengkaji dengan menguraikan sumber data yang diperoleh melalui bentuk catatan pada dokumen atau jurnal yang mengacu pada pengaruh bentuk-bentuk bullying terhadap kesehatan mental remaja dan faktor pelindungnya. Tindakan pelaku bullying akan membuat korban merasa tertekan dan membuat guncangan mental di dalam dirinya sehingga mempengaruhi kesehatan mentalnya. Bullying berdampak pada kesehatan mental korbannya sehingga menyebabkan disfungsi sosial, perasaan rendah diri, dan kecemasan. Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya bullying, yaitu sosialisasi dampak bullying, komunikasi sesama keluarga, dan menciptakan budaya anti bullying.Kata kunci: Bullying, Hubungan, Kesehatan Mental, Remaja
Human Rights and Religious Freedom in the Context of National Law in Indonesia Agus Tohawi; Triyo Ambodo
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 2: April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v6i2.6637

Abstract

This paper examines the intricate relationship between human rights and religious freedom within the context of national law in Indonesia. Despite the constitutional guarantees provided by the 1945 Constitution and Law No. 39 of 1999 on Human Rights, which affirm the right to religious freedom as a fundamental human right, significant challenges persist for minority religious groups. The findings indicate that while Indonesia is committed to pluralism and diversity, local regulations and societal norms often undermine these principles, resulting in discrimination and violence against minority faiths such as the Ahmadiyyah and Baha'i communities. The introduction of new legal frameworks, including a revised criminal code that expands blasphemy laws, poses additional threats to religious freedom, raising concerns about the potential for increased repression of minority religions. This study highlights the need for comprehensive legal reforms to align national laws with international human rights standards and promote a culture of tolerance and respect for diversity. Furthermore, it underscores the importance of community engagement and education in fostering interfaith dialogue and understanding among different religious groups. Ultimately, this research contributes to ongoing discussions about the protection of human rights in Indonesia, emphasizing that genuine commitment to pluralism requires not only legal protections but also societal acceptance and respect for all beliefs.
Peranan Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa agus tohawi
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 14 No 02 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada zaman sekarang ini gaya hidup (life style) masyarakat sangat dipengaruhi oleh perkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Pada saat ini, penggunaan media sosial banyak digunakan untuk menunjukkan eksistensi diri yang berlebihan, sehingga terkadang tidak ada batas antara kehidupan nyata dengan kehidupan dunia maya. Media sosial kini dapat dimanfaatkan lebih banyak lagi, Tidak hanya untuk memberi kabar tentang keberadaan saja, melainkan sudah bisa digunakan sebagai sarana pengganti kehidupan kita di dunia maya. Dalam konteks ini, artikel ini menganalisis peranan media sosial terhadap gaya hidup mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk membina karakter mahasiswa dalam menghadapi era globalisasi saat ini. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber. Hasil dari penelitian (1). Perilaku mahasiswa terhadap gaya hidup modern yang sangat terlihat jelas yaitu: perilaku konsumtif. Gaya hidup lebih menggambarkan perilaku seseorang, yaitu bagaimana mereka hidup, menggunakan uangnya dan memanfaatkan waktu yang dimilikinya. (2). Peranan media sosial bagi mahasiswa mempunyai dampak positif maupun negatif. Peranan media sosial bagi mahasiswa mempunyai dampak positif maupun negatif. Jika dianalisis tujuan dari media sosial yaitu sebagai alat untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, dan jika penggunaan media sosial dilakukan secara tepat dari segi tempat, waktu, dan tujuan penggunaannya, maka pengaruh negatif dari media sosial akan dapat dikurangi. Kata kunci: mahasiswa, peranan media sosial, perubahan gaya hidup
STRATEGI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KEAGAMAAN PESERTA DIDIK MELALUI WAWASAN KEBANGSAAN DI SMP NEGERI 1 LOCERET TAHUN AJARAN 2024 / 2025 AGUS TOHAWI
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kesadaran keagamaan peserta didik melalui integrasi nilai-nilai wawasan kebangsaan di SMP Negeri 1 Loceret. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan beberapa strategi utama, yaitu: (1) integrasi materi PAI dengan nilai-nilai kebangsaan seperti toleransi, cinta tanah air, dan tanggung jawab sosial; (2) pendekatan kontekstual dan dialogis dalam pembelajaran; dan (3) penguatan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler religius dan nasionalis. Strategi ini mampu meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik yang moderat dan cinta NKRI. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan kompetensi guru PAI dalam mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam pembelajaran agama secara holistik. Kata kunci: strategi guru, PAI, kesadaran keagamaan, wawasan kebangsaan
MENYELAMI HUKUM DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : TINJAUAN MENDALAM TERHADAP LANDASAN DAN IMPLEMENTASINYA agus tohawi
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 10 No. 01 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/innovative.v10i02.872

Abstract

Pendidikan Agama Islam merupakan bagian integral dari pembentukan karakter dan identitas umat Islam. Di dalamnya, pemahaman tentang hukum Islam menjadi salah satu aspek utama yang disampaikan kepada generasi penerus. Artikel ini mengulas secara mendalam pembahasan hukum dalam konteks pendidikan agama Islam. Melalui pemeriksaan teori dan praktik, artikel ini mengeksplorasi landasan hukum Islam serta implementasinya dalam pendidikan modern.Dengan fokus pada relevansi hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari, artikel ini membahas bagaimana pendidikan agama Islam dapat menjadi wahana untuk memperkuat pemahaman tentang hukum-hukum Islam yang relevan dan kontekstual. Pemeriksaan terhadap berbagai perspektif dan pendekatan dalam pembelajaran hukum Islam juga disajikan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif.Melalui penelusuran literatur dan analisis mendalam, artikel ini menyoroti tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan pembahasan hukum Islam dalam kurikulum pendidikan agama. Penekanan diberikan pada pentingnya pengembangan metode pengajaran yang efektif dan inklusif, serta peran guru dalam menyampaikan pemahaman hukum Islam yang benar dan berwawasan.Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pembahasan hukum dalam pendidikan agama Islam dapat diperkaya dan diperbaiki guna menciptakan lingkungan pembelajaran yang memadai bagi peserta didik dalam memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.