Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analysis of the Development of Karyasari Village, Rengasdengklok District in Realizing the Sustainable Development Goals of the Village Mulyana, Tiara Mahardika Puteri; Sujaya, Fista Apriani; Puspitasari, Meliana
West Science Accounting and Finance Vol. 2 No. 02 (2024): West Science Accounting and Finance
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsaf.v2i02.1082

Abstract

One of the sustainable development functions that is a priority program for the alocation of Village Funds in 2021 is Village SDGs. This research aims to know how SDGs are implemented in the development of Karyasari village. The theory in this research is the theory of Fonseca and Carvalho, who argue that sustainability can only be achieved through fulfilling the three SDGs requirements, namely balanced development in the social, economic and environmental fields. A data triangulation approach was used in this qualitative research to obtain data by combining several existing sources and types of data. The research results show that Karyasari Village has implemented 16 of the 18 SDGs goals. Judging from the implementation of the SDGs, Karyasari village applies 5 economic dimensions, 5 social dimensions and 6 environmental dimensions. For several SDGs goals, Karyasari Village has reasons why SDGs No. 12 concerning environmentally conscious village consumption and production has not been implemented because Karyasari village does not have a final waste bin. The village remains consistent in implementing the SDGs that have been achieved and the SDGs that have not been achieved, namely No. 12 concerning Environmentally Conscious Village Consumption and Production. It would be better for the village to be able to build a good waste management system if necessary and collaborate with partners.
Analisis Kesiapan EMKM dalam Penerapan Akuntansi Berdasarkan SAK EMKM: Studi Kasus EMKM Djati Laundry Haryanti, Novia Putri; Astriani, Devi; Puspitasari, Meliana
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 11 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i11.3665

Abstract

Readiness is the state of someone who is ready to apply SAK EMKM in his business and seen from the perspective of conditions, desires, and knowledge about SAK EMKM. This study intends to understand the level of readiness of EMKM Djati Laundry in the application of accounting based on SAK EMKM with service business fields located in East Telukjambe District. This study collected primary and secondary data through in-depth interviews, observations and documentation on EMKM Djati Laundry in East Telukjambe District that meets the requirements as micro, small and medium enterprises. Using qualitative descriptive methodology combined with Miles and Huberman's interactive analysis methods. According to the research findings, Djati Laundry's financial statements are not ready to implement SAK EMKM. This is due to their ignorance of SAK EMKM's knowledge, their financial records still use the cash basis method, due to their lack of experience in preparing financial statements in accordance with financial accounting standards, and the absence of staff members dedicated to doing bookkeeping.
Artikel Penelitian Pengaruh Green Accounting dan Environmental Performance terhadap Sustainable Development (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Periode 2022–2024) Febriyanti, Shely; Astriani, Devi; Puspitasari, Meliana
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.519

Abstract

Upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan mensyaratkan harmonisasi antara dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, pada sektor pertambangan masih terlihat ketidaksesuaian antara mutu pelaporan keberlanjutan dan capaian kinerja lingkungan yang sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kontribusi akuntansi lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan mengolah data sekunder dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan skor penilaian PROPER perusahaan pertambangan di BEI periode 2022–2024. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh 51 data yang dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Temuan empiris menunjukkan bahwa akuntansi lingkungan dan kinerja lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan, baik secara parsial (Sig. = 0,004 dan 0,001) maupun simultan (Sig. = 0,000). Kemampuan kedua variabel dalam menjelaskan pembangunan berkelanjutan adalah sebesar 32,8% yang ditunjukkan oleh nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,328. Hasil ini mengindikasikan bahwa pencapaian keberlanjutan menuntut keselarasan antara transparansi pelaporan dan kinerja lingkungan yang terukur. Implikasinya, perusahaan perlu meningkatkan kualitas pengungkapan dan kinerja lingkungan untuk mendukung keberlanjutan jangka panjang.
ANALISIS PENERAPAN SAK EMKM DALAM PELAPORAN KEUANGAN UMKM DISTRIBUTOR AIR MINUM DI KECAMATAN KARAWANG TIMUR(STUDI KASUS: DISTRIBUTOR KARSIJA DAN DISTRIBUTOR NIAGATAMA) Monica, Monica; Sujaya, Fista Apriani; Puspitasari, Meliana
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/b5473e87

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, peluang bisnis di sektor air minum terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan air minum yang bersih dan mudah diakses. Pasokan air bersih yang terbatas, yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi dan polusi lingkungan, telah membuat sektor ini semakin penting untuk dikembangkan. Akibatnya, bisnis distribusi air minum yang dijalankan oleh UMKM memiliki prospek yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pemahaman pelaku usaha UMKM terhadap prinsip-prinsip akuntansi dan penerapan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), serta menilai kesiapan mereka dalam mengimplementasikannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data, penyajian data, pengurangan data, dan penarikan kesimpulan merupakan langkah-langkah yang membentuk proses analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang bergerak di bidang distribusi air minum di Kabupaten Karawang Timur belum sepenuhnya merancang laporan keuangan sesuai dengan peraturan SAK EMKM. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia yang mampu merancang laporan keuangan berdasarkan standar tersebut. Oleh karena itu, pembinaan berkelanjutan, peningkatan literasi keuangan, dan keterlibatan aktif pemerintah serta lembaga pendidikan tinggi melalui program pengabdian masyarakat merupakan strategi penting dalam mendorong pemahaman dan penerapan pelaporan keuangan berdasarkan standar SAK EMKM.