Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STUDI KASUS PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ANSIETAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM Putri, Yulia Devi; Badri, Isna Aglusi; Gustina, Nurma Zela
Ensiklopedia of Journal Vol 6, No 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Edisi 3 April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v6i3.2357

Abstract

Hypertension is the number 1 disease that often occurs in the elderly in Indonesia. Riskesdas data for 2018 showed that hypertension was 34.1% (Riskesdas, 2018). Sample Registration Survey data shows that hypertension is the third largest cause of death in Indonesia with a presentation of 6.7% after stroke and heart disease. The aim of this case study is to provide nursing care for hypertension sufferers with relaxation and knowledge to reduce anxiety in the Sei Langkai Community Health Center Working Area, Batam City. This research uses a descriptive method based on the stages of nursing care including assessment, diagnosis, intervention, implementation and nursing evaluation. The results obtained after nursing care were anxiety nursing problems, the client said he understood his health condition and that made him calmer and less anxious and there was a decrease in the GAI score: 9, blood pressure: 160/100 mmHg, a GAI score: 5, blood pressure: 140/80 mmHg, after being given relaxation and knowledge. It is hoped that it can be used as learning material and reference material in providing nursing care to anxiety patients.
STUDI KASUS RHEUMATOID ARTHRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK Putri, Yulia Devi; Yona Febrina, Trisya; Aglusi Badri, Isna; Santi, Santi
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Edisi 1 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i2.2781

Abstract

Objective: To identify Rheumatoid Arthritis Problems with Physical Mobility Disorders nursing problemsMethods: . This study is a descriptive study using a case study design. Data collection using interview techniques, observation and providing nursing actions and conducting nursing evaluations.Results: The results obtained increased range of motion marked by the patient being able to move without interference. The nursing diagnosis found was Impaired Physical Mobility related to Joint Stiffness. The problem can be resolved on the third day of nursing implementation.Conclusion: It is hoped that this research can improve nursing care for Rheumatoid Arthritis clients from determining the diagnosis to nursing evaluation, can improve the quality of service to be better, as a reference material in the development of science, and respondents with impaired physical mobility can mobilize well.. Keywords: Nursing Care, Rheumatoid Arthritis,         Physical Mobility Impairment.
Peningkatan Peran Ibu Dalam Menciptakan Lingkungan Keluarga Yang Sehat di Telaga Sakinah RW 13 Kota Batam Erda, Roza; Badri, Isna Aglusi; Gustina, Nurma Zela; Putri, Yulia Devi; Novia, Resi; Hayat, Nahrul
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 1 (2025): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i1.1464

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan kesehatan setiap anggotanya. Sebagai pilar utama dalam keluarga, ibu memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat melalui pemenuhan gizi, kebersihan, serta dukungan kesehatan mental dan emosional. Artikel ini membahas peran ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, menjaga kebersihan dan sanitasi, serta mengelola kesehatan mental anggota keluarga. Para ahli sepakat bahwa ibu memiliki peran yang krusial dalam mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga melalui berbagai tanggung jawab, mulai dari perencanaan makanan sehat hingga memberikan dukungan emosional yang positif. Dengan optimalisasi peran ibu dalam keluarga, tercipta lingkungan yang sehat, harmonis, dan sejahtera, yang secara tidak langsung berkontribusi pada kesehatan masyarakat yang lebih luas.
Peningkatan Peran Ibu Dalam Menciptakan Lingkungan Keluarga Yang Sehat di Telaga Sakinah RW 13 Kota Batam Erda, Roza; Badri, Isna Aglusi; Gustina, Nurma Zela; Putri, Yulia Devi; Novia, Resi; Hayat, Nahrul
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 1 (2025): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i1.1464

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan kesehatan setiap anggotanya. Sebagai pilar utama dalam keluarga, ibu memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat melalui pemenuhan gizi, kebersihan, serta dukungan kesehatan mental dan emosional. Artikel ini membahas peran ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, menjaga kebersihan dan sanitasi, serta mengelola kesehatan mental anggota keluarga. Para ahli sepakat bahwa ibu memiliki peran yang krusial dalam mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga melalui berbagai tanggung jawab, mulai dari perencanaan makanan sehat hingga memberikan dukungan emosional yang positif. Dengan optimalisasi peran ibu dalam keluarga, tercipta lingkungan yang sehat, harmonis, dan sejahtera, yang secara tidak langsung berkontribusi pada kesehatan masyarakat yang lebih luas.
EDUKASI PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI POSYANDU GURINDAM RINDU 1 KECAMATAN PULAU BULUH KEPULAUAN RIAU Erda, Roza; Badri, Isna Aglusi; Gustina, Nurma Zela; Putri, Yulia Devi; Novia, Resi; Hayat, Nahrul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32149

Abstract

Seribu hari masa kehidupan merupakan fase penting dalam tumbuh kembang anak. Banyak kondisi kesehatan di fase ini yang dapat mempengaruhi kehidupan anak di masa depan. Salah satu cara untuk menjaga kualitas kehidupan anak di seribu hari kehidupannya dengan cara melakukan pemantauan tumbuh kembang. Pemantauan dilakukan untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan anak sudah sesuai dengan standar tumbuh kembang anak di usianya. Tidak semua orang tua memiliki kemampuan untuk melakukan pemantauan mandiri, oleh sebab itu dilakukan edukasi kesehatan dengan topik pemantauan tumbuh kembang pada anak guna memberikan dan mengajarkan orang tua tentang cara melakukan pemantauan tumbuh kembang pada anak. Pengabdian ini dilakukan di Posyandu Gurindam Rindu 1 Kecamatan Pulau Buluh Kepulauan Riau dengan mengajarkan orang tua yang hadir di Posyandu tentang cara melakukan pemantauan tentang tumbuh kembang pada anak. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini orang tua mampu memahami tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang pada anak serta mampu melakukan pemantauan mandiri dirumah dengan itu orang tua dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak agar terhindar dari gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
Asuhan Keperawatan Pada Lansia Diabetes Mellitus dengan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Putri, Yulia Devi; Arini, Larasuci; Syarli, Setiadi; Tarigan, Rani Nur Alif
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i1.156

Abstract

Prevalensi diabetes mellitus didunia merupakan salah satu dari sepuluh penyebab kematian tertinggi di dunia, pada tahun 2016 sebanyak 21,3 juta lansia dengan diabetes mellitus, pada tahun 2019 sebanyak 300 juta orang berusia 60-79 tahun hidup dengan diabetes mellitus (WHO,2019). Prevalensi lansia dengan diabetes mellitus di Indonesia menduduki 10,3 juta dan meningkat pada tahun 2045 sebesar 16,7 juta (IDF,2020). penerapan rebusan daun sirih merah ini ditujukan pada pasien dengan diabetes mellitus guna penurunan kadar gula darah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sekupang kota Batam. Metode yang digunakan berupa asuhan keperawtaan ini adalah studi kasus. Hasil pengkajian diperoleh klien mengatakan sering pusing, mudah lelah, sering merasa lapar, dan berkeringat, sering haus, dan sering BAK, Gula Darah 221 mg/dl dengan diagnosa keperawatan utama yaitu Ketidakstabilan Kadar Glukosa. Intervensi dan implementasi yang diberikan berupa terapi rebusan daun sirih merah selama 7 hari. Diperoleh hasil evaluasi akhir asuhan keperawatan pada pasien dengan Diabetes Mellitus yang didapatkan setelah dilakukan implementasi keperawatan adalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa membaik, klien dapat mengontrol diet gula, gula darah menurun 108 mg/dL. Melalui terapi Rebusan Daun Sirih Merah ini diharapkan pada penderita Diabetes Mellitus dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologi yang tepat membantu menurunkan kadar gula darah pada lansia.
Transformasi Perilaku Preventif Remaja: Integrasi Kebijakan dan Motivasi Internal sebagai Kunci Berkelanjutan Zela, Nurma; Badri, Isna Aglusi; Putri, Yulia Devi; Febrina, Trisya Yona
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maintaining preventive health behaviors among adolescents remains a significant challenge in building a resilient society. Compliance driven solely by external regulations is often temporary and fragile. To achieve sustainable behavioral transformation, a deep understanding of how policy frameworks interact with adolescent internal motivation is required. This study aims to analyze the relationship between policy support and adolescent motivation in internalizing long-term preventive behaviors. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted on 427 adolescents selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using Pearson correlation and linear regression tests to measure the strength of the relationship between variables. The analysis revealed a mean policy score of 17.90 and an adolescent motivation score of 39.50. A significant positive correlation was found between policy and adolescent motivation (p=0.001; r=0.431). These results indicate that inclusive and effective policies act as catalysts, enhancing adolescents' internal drive to independently comply with health standards. Public policy should no longer be viewed as an instrument of coercion, but rather as a supportive ecosystem that fosters internal motivation. Sustainable transformation of preventive behavior requires policy approaches that empower adolescents, rather than merely restricting them. Future health strategies must focus on integrating participatory policies with the strengthening of adolescent health autonomy, ensuring that preventive behavior becomes an ingrained aspect of their daily lives.