Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi dan Pelatihan Metode Menurunkan Kecemasan Pre Operasi Dengan Teknik Genggam Jari Dan Benson Di RSUD Kabupaten Bekasi Armi, Armi; Setiawan, Yana; Susanita, Nancy; Shanti, Ignatia Maria; Pardede, Lisbeth
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13282

Abstract

Kondisi pembedahan merupakan suatu kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan pada setiap orang. Upaya nonfarmakologis yang dilakukan untuk mengatasi kecemasan berupa relaksasi lima jari dan benson, metode ini dilakukan dengan cara menekan jari-jari tangan sambil menggambarkan atau membayangan sesuatu yang gembira dan membuat otot rileks, sehingga dapat menurunkan kecemasan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai tehnik relaksasi genggam jari dan benson, serta menurunkan kecemasan pada pasien sebelum dilakukan tindakan operasi. Lokasi kegiatan PKM berada di RSUD Kabupaten Bekasi, memberikan ilmu pengetahuan dan latihan terkait cara melakukan tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah pebatalan dilakukan operasi karena kecemasan yang akan berdampak bahaya bagi keselamatan pasien pada saat operasi. Hasil pengabdian didapatkan pengetahuan sesudah dilakukan edukasi tehnik relaksasi genggam jari dan benson terkait fungsi tehnik relaksasi baik sekitar 75%, sekitar 82% memiliki pengetahuan baik terkait manfaat, sekitar 78% memiliki pengetahuan baik terkait definisi, dan sekitar 88% memiliki pengetahuan baik terkait tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Hasil kecemasan pasien pre operasi didapatkan sekitar 40% cemas sedang, sekitar 53% cemas berat, dan sekitar 7% pasien mengalami cemas berat. Sedangkan hasil pengabdian untuk tingkat kecemasan pasien pre operasi sesudah dilakukan tehnik relaksasi benson dan genggam jari didapatkan sekitar 40% pasien mengalami kecemasan ringan, sekitar 57% kecemasan sedang, 3% cemas berat. Kegiatan latihan relaksasi genggam jari dan benson dilakukan untuk menurunkan kecemasan, sehingga proses operasi dapat dilakukan dengan lancar dan dapat menekan biaya perawatan di rumah sakit
MANAJEMEN DIET TIDAK MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PASIEN GGK DENGAN HEMODIALISIS Susanita, Nancy; Pardede, Lisbeth; Agustina Nursafitri , Irma
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 8 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v8i2.7675

Abstract

Efforts in diet management and adherence the prescribed diet are crucial for CKD patients undergoing hemodialysis. Effective diet management can prevent complications and recover the quality of life.  The aims in this study is to analyze the relationship the knowledge level in diet management and quality of life those undergoing hemodialysis process in Hemodialysis Room of Bekasi Private Hospital. This study has a relationship descriptive design using method a cross-sectional approach. Sample consists of 40 CKD patients undergoing hemodialysis, through total sampling technique. Data were processed in tabular form and described to show the relationship between knowledge levels also diet management in chronic renal failure patients undergoing hemodialysis. The study results show that patients with good knowledge with good quality of life, there are 12 respondents (32.4%), moderate quality of life with 25 respondents (67.6%), and no respondents with poor quality life. Patients in sufficient knowledge have quality life one respondent each for good is 33.3%, moderate is 33.3% and poor is 33.3%. Chi-square test yielded a p-value is 0.104. The research concludes that there is no significant correlations between level of knowledge about diet management and the quality of life of CGK patients who undergoing hemodialysis.  Recommendation for next study is take more bigger sample and add how longtime patient get hemodialysis as inclusion criteria.