Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembiayaan Bagi Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah Tantangan dan Peluang Pasca Pandemi Covid-19 (Sistematic Literature Review) Suryanuddin
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 8 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i8.422

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak signifikan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan kajian sistematis terhadap literatur yang membahas pembiayaan UMKM pasca pandemi. Metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan untuk mengidentifikasi tren, tantangan, dan solusi pembiayaan bagi UMKM setelah pandemi. Hasil kajian menunjukkan bahwa akses terhadap pembiayaan formal meningkat melalui digitalisasi dan intervensi pemerintah, namun masih terdapat tantangan struktural dan keberlanjutan yang perlu diatasi. Pendekatan pembiayaan alternatif seperti akad musyarakah dan model berbasis komunitas terbukti potensial, khususnya bagi kelompok rentan seperti UMKM perempuan dan prasejahtera. Penelitian ini merekomendasikan strategi pembiayaan yang inklusif, adaptif, dan terintegrasi dengan program pendampingan, penguatan literasi, serta kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang tangguh dan berkelanjutan di era pascapandemi.
Strategi Kebijakan Penguatan Ekosistem Pembiayaan Usaha Ultramikro yang Inklusif Berbasis Data Terpadu Suryanuddin
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 5 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i5.32811

Abstract

Akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih terbatas meskipun sektor ini mendominasi perekonomian nasional. Sekitar 60–70% UMKM belum terhubung dengan layanan keuangan formal, dan hanya sekitar 20% pelaku usaha ultramikro yang memiliki akses pembiayaan formal. Kondisi ini disebabkan oleh tingginya proporsi UMKM ultramikro yang masih informal, sehingga data dan informasi usaha untuk penilaian kelayakan pembiayaan menjadi terbatas dan mendorong dominasi pendekatan berbasis agunan. Berbagai program seperti KUR Super Mikro, pembiayaan Ultra Mikro (UMi), serta skema melalui PNM dan koperasi telah dikembangkan, namun jangkauannya masih terbatas dibandingkan total populasi usaha ultramikro. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang bisa di implementasikan oleh pemerintah dan stakeheholder terkait dalam rangka penguatan ekosistem pembiayaan UMKM ultramikro serta merumuskan strategi kebijakan penguatan pembiayaan yang inklusif berbasis data terpadu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis dokumen, dengan evaluasi alternatif kebijakan menggunakan kerangka analisis Eugene Bardach dan pendekatan logic model. Rekomendasi kebijakan yang utama adalah penguatan ekosistem pembiayaan perlu diarahkan pada integrasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama dalam penargetan dan penilaian kelayakan pembiayaan.