Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Acceptance and Commitment Therapy pada Pasien Skizofrenia dengan Halusinasi Yoduke, Fandy; Daulima, Novy Helena Catharina; Mustikasari, Mustikasari
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.6112

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of acceptance and commitment therapy in schizophrenic patients with hallucinations. The method used in this study is a systematic literature review with a structured and systematic search on Embase, Clinical Nurse Key, and Scopus databases using the keywords acceptance and commitment therapy AND hallucinations OR hallucinations. The search results on the database contained in him 5 related articles that are eligible to be synthesized and correspond to the theme stating that acceptance and commitment therapy in schizophrenic patients with hallucinations is an effective therapy and can be used as group therapy in community care. Conclusion The use of acceptance and commitment therapy can be applied in providing interventions to hospital, group, and community care patients. Keywords: ACT, Acceptance and Commitment Therapy, Hallucinations
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Tingkat Kecerdasan Emosional pada Remaja di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu: Penelitian Riskiyanti Kamarudin; Wahyu K, Ismunandar; Yoduke, Fandy
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5736

Abstract

Penggunaan gadget dapat menimbulkan berbagai dampak kurang baik, baik terhadap kondisi fisik maupun psikologis, seperti perubahan perilaku, kestabilan mental, dan emosi individu. Pemakaian gadget secara berlebihan berpotensi menurunkan kemampuan remaja dalam berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat penggunaan gadget dengan kecerdasan emosional pada remaja di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu dengan total 318 siswa. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 76 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian pada 76 responden menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki penggunaan gadget kategori tinggi (78,9%), terutama pada responden perempuan usia 14 tahun. Kecerdasan emosional responden umumnya berada pada kategori sedang (57,9%), juga didominasi perempuan usia 14 tahun. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,032 (p < 0,05). Terdapat hubungan penggunaan gadget dengan tingkat kecerdasan emosional pada remaja di SMP Negeri Model Terpadu Madani Kota Palu.
Penerapan Hipnosis 5 Jari Terhadap Kecemasan Penderita Hipertensi Pada Pasien Rehabilitas Ikhwanudin, Ikhwanudin; Nurhayati, Nurhayati; Yoduke, Fandy
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.260

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Selain dampak fisik, hipertensi sering memicu kecemasan yang dapat memperburuk kondisi pasien. Teknik hipnosis lima jari merupakan metode relaksasi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan. Tujuan: Mengetahui penerapan hipnosis lima jari terhadap tingkat kecemasan penderita hipertensi pada pasien rehabilitasi. Metode: Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Self Reporting Questionnaire-29 (SRQ-29). Hasil: Responden 1 memiliki skor kecemasan 20 (kecemasan dan depresi) dan Responden 2 memiliki skor 24 (kecemasan psikotik). Setelah dilakukan intervensi hipnosis lima jari selama tiga hari, skor kecemasan menurun menjadi 3 (kecemasan dan depresi) pada responden 1 dan 5 (kecemasan dan depresi) pada Responden 2. Selain itu, tekanan darah sistolik dan diastolik juga mengalami penurunan pada kedua responden. Kesimpulan: Hipnosis lima jari efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi. Teknik ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang mudah diterapkan oleh perawat dalam praktik keperawatan.