Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformation Of Sharia Business Management Governance In The Digital Era Bahtiar, Bahtiar; Diantama, Suarifqi; Arlovin, Teguh
Jurnal Fokus Manajemen Vol 5 No 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jfm.v5i3.9409

Abstract

This study aims to analyze the transformation of Sharia business governance in the digital era by emphasizing the role of the Sharia Supervisory Board (SSB), the integration of modern technology, as well as collaborative and multi-stakeholder governance models. A qualitative approach with a case study design was employed to examine the transformation of Sharia business governance in the digital era. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document studies involving practitioners, academics, regulators, and the Sharia Supervisory Board. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, with validation through source and method triangulation. The findings reveal that the utilization of digital technologies such as AI, blockchain, and big data plays a crucial role in enhancing transparency, accountability, and efficiency in Sharia business governance. This study provides a conceptual contribution to the development of a digital-based Sharia governance framework relevant to modern challenges. The results further indicate that implementing technologies such as artificial intelligence, blockchain, and big data can significantly improve the effectiveness, transparency, and accountability of digital Sharia governance. Moreover, the SSB not only functions as a supervisory body but also as a strategic partner in promoting digital innovation aligned with the objectives of maqāṣid al-sharī‘ah. The study also emphasizes that a collaborative and multi-stakeholder governance model is essential to strengthen public trust and enhance competitiveness at the global level. Therefore, adaptive, innovative, and participatory digital Sharia governance can serve as a key to building a sustainable, inclusive, and competitive Sharia business ecosystem in the era of digital transformation.
PENDAMPINGAN BREAK EVEN POINT ANALYSIS DAN TARGET PROFIT PRICING DALAM MENINGKATKAN HARGA PRODUK DAN BRAND KEARIFAN LOKAL BATIK CIREBON PADA UMKM BATIK PLERED CIREBON Pangestuti, Dheni Dwi; Diantama, Suarifqi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43515

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini berfokus pada pendampingan Analisis Break Even Point (BEP) dan Target Profit Pricing untuk meningkatkan strategi penetapan harga produk serta memperkuat merek kearifan lokal Batik Plered Cirebon pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebelum program ini dilaksanakan, banyak pelaku UMKM belum memahami pentingnya analisis BEP, sehingga mengalami kesulitan dalam menentukan volume penjualan minimum yang diperlukan untuk mencapai titik impas. Selain itu, strategi penetapan harga sering kali didasarkan pada tren pasar atau perkiraan semata, yang mengakibatkan margin keuntungan yang tidak stabil. Melalui pelatihan dan simulasi yang diberikan, pelaku UMKM mengalami peningkatan signifikan dalam literasi keuangan dan manajemen bisnis. Mereka kini mampu menghitung BEP dengan akurat, menetapkan harga produk yang kompetitif sekaligus menguntungkan, serta menyusun perencanaan keuangan yang lebih strategis. Selain itu, penerapan Target Profit Pricing telah membantu meningkatkan posisi pasar Batik Plered, sehingga berkontribusi dalam pelestarian dan promosi warisan budaya Cirebon. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan analisis keuangan sangat penting dalam memberdayakan UMKM agar mampu mengambil keputusan bisnis yang lebih terarah. Keberlanjutan inisiatif ini dapat dijaga melalui pendampingan berkelanjutan, kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait, serta integrasi program literasi keuangan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang UMKM Batik Plered.