Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MEDIA MONTASE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah; Rahman, Taopik; Giyartini, Rosarina
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40919

Abstract

Montage media is a tool used in learning in the form of creating new images from several combinations of existing images and then combining them on a new page to make a new, more imaginative work. This montage media is used because it has many benefits for children aged 4-5 years. So that children can develop properly and optimally. This article is entitled "Analysis of Montage Media on Fine Motor Development of Children Age 4-5 Years". The method used in this article uses a descriptive method with a qualitative research approach through literature study techniques as a technique used to study studies that have been carried out by a previous researcher which is considered appropriate and relevant to the problem to be studied. The purpose of this study is to determine the use of montage media in fine motor development of children aged 4-5 years. The findings in previous studies that examined the montage media in the child's fine motor development. The results of this study are the results of a descriptive analysis of the journals studied suggesting that montage media is very influential on the fine motor development of children, especially children aged 4-5 years, but it is also necessary to know that each journal that is studied and studied shows different goals. different in using montage media. From all the journals studied, it showed significant results, namely that the motase media could increase the potential for fine motor development of children aged 4-5 years.Media montase merupakan alat yang digunakan dalam pembelajaran berupa menciptakan gambar baru dari beberapa gabungan gambar yang sudah ada kemudian digabungkan pada halaman baru menjadikannya karya baru yang lebih imajinatif. Media montase ini digunakan karena memiliki banyak sekali manfaat bagi anak usia 4-5 tahun. Sehingga anak-anak dapat berkembang dengan baik dan optimal. Artikel ini berjudul “Analisis Media Montase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun”. Metode yang digunakan dalam artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif melalui teknik studi literature sebagaimana suatu teknik yang digunakan untuk mempelajari suatu penelitian-penelitian yang sudah dilakukan oleh seorang peneliti terdahulu yang dianggap sudah sesuai dan relevan dengan masalah yang akan dikaji. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan media montase dalam perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Temuan-temuan dalam penelitian terdahulu yang mengkaji media montase dalam perkembangan motorik halus anak tersebut. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya hasil analisi deskriptif mengenai jurnal yang dikaji mengemukakan bahwa media montase sangat berpengaruh terhadap perkembangan motorik halus anak khususnya usia 4-5 tahun, namun perlu di ketahui pula bahwa setiap juranl yang di pelajari serta dikaji ini menunjukkan tujuan yang berbeda-beda dalam menggunakan media montase. Dari seluruh jurnal yang dikaji, menunjukkan hasil yang signifikan yaitu media motase dapat meningkatkan potensi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.
Media Pembelajaran Yang Digunakan Untuk Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun (Studi Literatur) Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah; Rahman, Taopik; Giyartini, Rosarina
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.11919

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.