Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA SANDPAPER LETTERS UNTUK KETERAMPILAN MENGENAL HURUF PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Hasanah, Siti Nur Uswatun; Indihadi, Dian; Rahman, Taopik
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

The skill to recognize letters is the ability of children to understand the symbols symbolizing the sounds of language. Based on the results of an interview at RA Persis 258 Al-Muslimun Bandung District, it turns out that learning media for letter recognition is not yet available. One of the media that can develop the skills to recognize letters is sandpaper letters. This media is Maria Montessori's learning media in the form of touch letters to introduce concrete symbol letters, made of 1cm square thick wood. the lettering design comes from sandpaper. Also, the benefits of media sandpaper letters can optimize the five senses, namely seeing, palpating with two fingers, index finger, and middle finger following the shape of the letters. This research uses descriptive analysis method to describe through the collected data or samples as they are. Data collection techniques through observation and interviews with the teacher. Data analysis uses data reduction, data display, and conclusions. Based on the results of media analysis, the researcher concludes that there is a need to use sandpaper letters in PAUD to teach concrete recognition concretely and interestingly for children, especially children aged 4-5 years.Keterampilan mengenal huruf adalah kesanggupan anak dalam memahami tanda aksara melambangkan bunyi bahasa. Berdasarkan hasil wawancara di RA Persis 258 Al-Muslimun Kabupaten Bandung, ternyata media pembelajaran pengenalan huruf belum tersedia. Salah satu media yang dapat mengembangkan keterampilan mengenal huruf adalah sandpaper letters. Media ini merupakan media pembelajaran Maria Montessori berupa huruf raba untuk mengenalkan simbol huruf dengan kongkret, terbuat dari kayu persegi ketebalan 1cm. desain huruf berasal dari kertas amplas. Selain itu, manfaat dari media sandpaper letters dapat mengoptimalkan panca indera yakni melihat, meraba dengan dua jari, jari telunjuk dan jari tengah mengikuti bentuk huruf. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk mendeskripsikan melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara pada guru. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis media, peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya penggunaan media sandpaper letters di PAUD untuk mengajarkan pengenalan huruf secara konkret dan menarik untuk anak, khususnya anak usia dini 4-5 tahun.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI MEDIA BALOK BERGAMBAR DI TKIP ASSALAAM KOTA TASIKMALAYA Hendayani, Yeni; Muslihin, Heri Yusuf; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 3, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.198 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v3i1.26668

Abstract

ABSTRACTThis research is motivated by difficulties in fine motor skills, problems that occur in group A in Kindergarten IP Assalaam Tasikmalaya City, there are still many children who are less in fine motor development especially in motion skills of both hands, fingers and skill to coordinate the speed or dexterity of hands with eye movements. This is suspected because the learning in the classroom is still monotonous and the teacher still has not used the media, especially for the fine motor development. The purpose of this research is improve the fine motor skills of children through Balok Bergambar media in group A age 4-5 year in kindergarten IP Assalaam City Tasikmalaya. Classroom Action Research (PTK) conducted in collaboration with teachers, implemented 3 cycles using the Kemmis and MC Taggart Model. The subjects of the research were children of A kindergarten IP Assalaam Tasikmalaya City group consisting of 18 people, as many as eight male and 10 female and one teacher as a partner teacher. The object of research is the fine motor ability of the child through Balok Bergambar media. Data collection techniques used observation and documentation, while data analysis techniques using descriptive qualitative. Each cycle consisting of four and stages: planning, implementation stage, observation stage, and reflection stage. The results of the research have shown that the use of Balok Bergambar media can improve the fine motor ability of the child. This is evidenced by the increase in the ability of teachers in planning daily learning, the ability of teachers in the process of implementation of learning by using Balok Bergambar media and the ability to fine motor children aged 4-5 years from each cycle. Can be concluded the Balok Bergambar media can improve the fine motor ability of children aged 4-5 years in kindergarten IP Assalaam Tasikmalaya City. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi adanya kesulitan dalam kemampuan motorik halus, permasalahan yang terjadi pada kelompok A di TK IP Assalaam Kota Tasikmalaya, masih banyak anak yang kurang dalam perkembangan motorik halusnya khususnya dalam keterampilan gerak kedua tangan, keterampilan jari jemari dan keterampilan mengkoordinasikan kecepatan atau kecekatan tangan dengan gerakan mata. Hal ini diduga disebabkan karena pembelajaran di kelas masih monoton dan guru masih belum menggunakan media, khususnya untuk perkembangan motorik halusnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui media balok bergambar pada kelompok A usia 4-5 tahun di TKIP Assalaam Kota Tasikmalaya. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan bekerjasama dengan guru, dilaksanakan sebanyak 3 siklus dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian adalah anak kelompok A TKIP Assalaam Kota Tasikmalaya yang terdiri dari 18 orang yaitu sebanyak  delapan orang laki-laki dan 10 orang perempuan dan  satu orang guru sebagai guru mitra.  Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak melalui media balok bergambar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokmentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif  kualitatif. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa penggunaan media balok bergambar dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan guru dalam  merencanakan pembelajaran harian, kemampuan guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media balok bergambar dan kemampuan motork halus anak usia 4-5 tahun dari setiap siklusnya. Maka dapat disimpulkan media balok bergambar dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TKIP Assalaam Kota Tasikmalaya.
PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK ALFABET UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ALFABET ANAK USIA 4-5 TAHUN Triana, Mega; Sumardi, Sumardi; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.959 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i1.27194

Abstract

Media is very important in ongoing learning activities, especially in early childhood education, educators are required to use the media when delivering material or when learning takes place. Preliminary study in TK Yayasab Islam in group A that learning media is used every day by teachers. The media that is often used to introduce letters of the alphabet to children is the poster attached to the classroom wall. Media used in kindergartens should be media that can be used or played directly by children, so that children have new experiences and can train the concentration of children. The results of identifying and analyzing the problem, the researchers followed up by designing the alphabet big book media as a solution to improve the ability to recognize the alphabet letters of children aged 4 s.d. 5 years. In this study using the Design Based Research (DBR) method developed by Amiel and Reeves to design, develop, and test the feasibility of a product to overcome problems in learning. The main ingredient of the product is designed using fiber measuring 50 x 37.5 cm, then the fiber is coated by blue, yellow and flannel motifs. A preliminary study of this research was conducted at the Islamic Foundation Kindergarten. Data collection was only done by interviews and expert validation, this was due to the Corona Virus Disease pandemic (COVID-19) so that researchers could not continue product trials in the field. The product design was declared feasible by the three expert validators, then revised according to the suggestions and recommendations of the expert validators. In general, the product is declared suitable for use as a learning medium about the ability to recognize letters of the alphabet of children aged 4 to 5 years. Media sangat penting dalam berlangsungnya kegiatan pembelajaran, apalagi dalam pendidikan anak usia dini, pendidik dituntut untuk menggunakan media pada saat menyampaikan materi atau pada saat pembelajaran berlangsung. Studi pendahuluan di TK Yayasan Islam pada kelompok A bahwa media pembelajaran digunakan setiap hari oleh guru. Media yang sering digunakan untuk mengenalkan huruf alfabet kepada anak yakni poster yang menempel didinding kelas. Media yang digunakan di taman kanak-kanak sebaiknya media yang bisa digunakan atau dimainakan langsung oleh anak, agar anak memiliki pengalaman baru serta dapat melatih konsentrasi anak. Hasil identifikasi dan menganalisis masalah tersebut, peneliti menindak lanjuti dengan merancang media big book alfabet sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf alfabet anak usia 4 s.d. 5 tahun. Dalam penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) yang dikembangkan oleh Amiel dan Reeves untuk merancang, mengembangkan, dan menguji kelayakan suatu produk untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran. Bahan utama produk dirancang menggunakan fiber berukuran 50 x 37,5 cm, kemudian fiber tersebut dilapisi oleh kain flanel berwarna biru, kuning, dan motif polkadot. Studi pendahuluan penelitian ini dilakukan di TK Yayasan Islam. Pengumpulan data hanya dengan wawancara dan validasi ahli saja, hal ini dikarenakan adanya pandemik Corona Virus Disease (COVID-19) sehingga peneliti tidak bisa melanjutkan uji coba produk ke lapangan. Rancangan produk dinyatakan layak oleh ketiga validator ahli, kemudia melakukan revisi sesuai saran dan rekomendasi dari validator ahli. Secara umum produk dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran tentang kemampuan mengenal huruf alfabet anak usia 4 s.d. 5 tahun.   
PENGEMBANGAN EDUCATIVE GAME BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN MEMBACA ANAK USIA 5-6 TAHUN Febriani, Alvi Sufiyanti; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.628 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v2i2.24544

Abstract

ABSTRACTThis research is based on the magnitude of children's interest in smartphone until they ignore to study. Most children who play smartphone are only for watching videos and playing games which are attractive to them. Therefore, the researcher designed an educative game Android-based application so they can play smartphone by not ignoring the development of reading skill. The purpose of this research is to describe the design of development, appropriateness, and product testing.This research uses the Design Based Research (DBR) method developed by Reeves. Data collection is done by observation, expert judgment, and documentation techniques. The setting and subject of this research are 6 kindergarten children in group B Nyimas Oyoh Kindergarten and 2 children from the researcher’s home. The Educative game android-based application development uses Adobe Flash Player for the main software. After validating, phase I trial, revision, and phase II trial, this educative game is appropriate to be used to facilitate reading skill of children aged 5-6 years.The research produced product that is an educative game learning with Uvi in application installed at smartphone with a minimum version of Jelly Bean, and a guide book on educative game learning with Uvi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena besarnya ketertarikan anak pada smartphone sehingga mengabaikan belajar. Kebanyakan anak yg bermain smartphone hanya untuk menonton video-video dan bermain permainan yang menarik bagi anak. Oleh karena itu, peneliti merancang educative game berbasis aplikasi android agar anak dapat bermain smartphone dengan tidak mengabaikan perkembangan keterampilan membacanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan rancangan pengembangan, kelayakan, dan uji coba produk. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) yang dikembangkan oleh Reeves. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, expert judgment, dan dokumentasi. Setting dan subjek penelitian ini adalah 6 orang anak kelompok B TK Nyimas Oyoh dan 2 orang anak dari lingkungan rumah. Pengembangan Educative game berbasis aplikasi android ini menggunakan Adobe Flash Player sebagai software utamanya. Setelah melakukan validasi, uji coba tahap I, revisi, dan uji coba tahap II, educative game ini layak digunakan dalam memfasilitasi keterampilan membaca anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menghasilkan produk berupa educative game belajar Bersama Uvi dalam bentuk aplikasi yang dapat digunakan di perangkat keras berupa smartphone dengan versi minimal Jelly Bean, dan buku panduan penggunaan educative game belajar bersama Uvi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN ANAK USIA DINI MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI MEDIA PLAYDOUGH Sumardi, Sumardi; Rahman, Taopik; Gustini, Iis Syifa
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.226 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v1i2.9359

Abstract

This research aimed to improve the ability to recognize the symbol of number with playdough in Group A TK WijayaKusumah / Kartika XIX-26 Tawang District Tasikmalaya.This research was a classroom action research using Kemmis and Taggart model which was implemented in 3 cycles. The subjects of this study were 12 children of group A. Data collection techniques in this study were observation and documentation. Data analysis technique used was descriptive qualitative.The results showed that there was an increase in the ability to recognize the symbols of number through playdough media in the children of group A TK WijayaKusumah / Kartika XIX-26 Tawang Tasikmalaya. This was indicated by the increase of observation result of cycle I, cycle II, and cycle III. Prior to the implementation of the act, the child's ability to recognize the number symbol on the criteria developed very well is 3 children or with an average percentage of 27.8%. In the implementation of cycle I, the ability of children to recognize the symbol of numbers on the criteria developed very well increased to 4 children or with average percentage of 30.6%. In the implementation of cycle II, the ability of children to recognize the symbol of numbers on the criteria developed very well increased to 8 children or with an average percentage of 63.9%. In the implementation of cycle III, the ability of children to recognize the number symbol on the criteria developed very well increased significantly to 10 children or with an average percentage of 86.1%. Penilitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui media playdough pada anak kelompok A TK Wijaya Kusumah / Kartika XIX-26 Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas  menggunakan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam 3  siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A yang berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui media playdough pada anak kelompok A TK Wijaya Kusumah / Kartika XIX-26 Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil observasi siklus I, siklus II, dan siklus III. Sebelum dilaksanakan tindakan kemampuan anakmengenal lambing bilangan pada kriteria berkembang sangat baik rata-rata sebanyak 3 anak atau dengan rata-rata presentase 27,8%. Pada pelaksanaan siklus I, kemampuan anak mengenal lambing bilangan pada kriteria berkembang sangat baik meningkat menjadi 4 anakataudengan rata-rata presentase 30,6%. Pada pelaksanaansiklus II, kemampuan anak mengenal lambing bilangan pada kriteria berkembang sangat baik meningkat menjadi 8 anak atau dengan rata-rata presentase 63,9%. Pada pelaksanaan siklus III kemampuan anak mengenal lambing bilangan pada kriteria berkembang sangat baik meningkat signifikan menjadi 10 anak atau dengan rata-rata presentase 86,1%.
Peningkatan Kemampuan Anak Usia Dini Mengenal Konsep Bilangan melalui Media Flashcard Rahman, Taopik; sumardi, sumardi; Fuadatun, Fitri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 1, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.37 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v1i1.7167

Abstract

The background of this research by cognitive development are not optimal. This problem occurs in group A Perwari 1 Tasikmalaya kindergarten school year 2016/2017, which are still children who are not able to recognize the concept of numbers, such as the familiar symbol number and connects the symbol number with the number of objects. One possible cause is the use of teaching methods that are less precise, and also the activities carried out in the form of an assignment on the Worksheet Kids (LKA) so that children do not learn directly through concrete objects. The purpose of this study is gain an overview of the increasing ability of the child to know the concept of numbers through the use flashcard media in the learning process. This study uses classroom action research (PTK) collaborative conducted in three cycles. Each cycle (cycle) consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection stages. The subjects were children in group A kindergarten Perwari 1 consisting of 16 people. Nine people were boys and seven girls. Data collection techniques in this research through observation and documentation. The results of the study the first cycle, second cycle and third cycle showed an increase: 1) the ability of teachers to plan learning by using media flashcard to improve the child's ability to recognize the concept of number, 2) the ability of teachers in implementing the learning by using media flashcard to improve the child's ability to recognize the concept of number, and 3) the ability of the child to know the concept of numbers in kindergarten Perwari 1 increased from the start to the first cycle, the second cycle, and the cycle III, after their use flashcard media. The results showed that the use flashcard media can improve the ability of the child to know the concept of numbers especially children in group A kindergarten Perwari 1 Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan kognitif yang belum optimal. Permasalahan ini terjadi pada kelompok A TK Perwari 1 Tasikmalaya Tahun ajaran 2016/2017, diantaranya adalah masih ada anak yang tidak mampu mengenal konsep bilangan, seperti mengenal lambang bilangan dan menghubungkan lambang bilangan dengan sejumlah benda. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat, dan juga kegiatan yang dilaksanakan berupa penugasan pada Lembar Kerja Anak (LKA) sehingga anak tidak belajar langsung melalui benda kongkrit. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran tentang meningkatnya kemampuan anak mengenal konsep bilangan  melalui penggunaan media flashcard pada proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap putaran (siklus) terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan refleksi.  Subjek penelitian adalah anak kelompok A TK Perwari 1 yang terdiri dari 16 orang. Sembilan orang anak laki-laki dan tujuh orang anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian siklus I, siklus II, dan siklus III menunjukan peningkatan: 1) kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran dengan menggunakan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan, 2) kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan, dan 3) kemampuan anak mengenal konsep bilangan di TK Perwari 1 mengalami peningkatan dari mulai siklus I, siklus II, dan siklus III, setelah adanya penggunaan media flashcard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media flashcard dapat meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan khusunya anak kelompok A TK Perwari 1 Tasikmalaya.
PENGEMBANGAN MEDIA HEALTHY DENTAL BOX (HDB) UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI ANAK USIA 4-5 TAHUN Najiah, Irna; Nur, Lutfi; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.794 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i1.27204

Abstract

This research is based on the results of preliminary studies that have been conducted by researchers regarding the importance of brushing teeth. Brushing teeth in children aged 4-5 years is not explained in detail in the curriculum and has an impact on the difficulties faced by teachers in selecting and designing learning media to brush their teeth, therefore researchers design learning media with approaches that are appropriate to the conditions of children in the field. Researchers developed the tooth puppet media into a Healthy Dental Box (HDB) medium to facilitate the brushing skills of children aged 4-5 years. The method used in this research is Design Based Research (DBR) developed by Reeves to design, develop, and test the feasibility of a product to overcome problems in learning. Data collection is done by observation, interview and validation of media experts. In general, the product is declared suitable for use as a learning medium regarding brushing teeth based on the results of media validation by experts in the health sector, experts in the field of learning media and pedagogical experts. Reflections on product development, namely producing Healthy Dental Box (HDB) media to facilitate tooth brushing skills in children aged 4-5 years. Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai pentingnya menggosok gigi. Menggosok gigi pada anak usia 4-5 tahun tidak dijelaskan secara rinci dalam kurikulum dan berdampak pada kesulitan yang dihadapi guru dalam memilih dan merancang media pembelajaran menggosok gigi anak, untuk itu peneliti merancang media pembelajaran dengan pendekatan yang sesuai dengan kondisi anak di lapangan. Peneliti mengembangkan media boneka gigi menjadi media Healthy Dental Box (HDB) untuk memfasilitasi keterampilan menggosok gigi anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design Based Research (DBR) yang dikembangkan oleh Reeves untuk merancang, mengembangkan, dan menguji kelayakan suatu produk untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran.   Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan validasi ahli media. Secara umum produk dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran mengenai menggosok gigi berdasarkan hasil validasi media oleh ahli dalam bidang kesehatan, ahli bidang media pembelajaran dan ahli pedagogik. Refleksi dari pengembangan produk, yaitu menghasilkan media Healthy Dental Box (HDB) untuk memfasilitasi keterampilan menggosok gigi pada anak usia 4-5 tahun.
PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG METAMORFOSIS MELALUI MEDIA GAMBAR SERI DI KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA KOTA TASIKMALAYA Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri; Wendah, Sri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.59 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v2i2.24542

Abstract

ABSTRACTThis research uses classroom action research method (PTK) model Kemmis and MC. Tanggart, the research was conducted based on the findings of the problem of understanding about metamorphosis in B TK Negeri Pembina, this is because in learning only use oral course in the introduction or explanation does not use supporting media that will facilitate the child understand about metamorphosis. One way that researchers can use in improving the understanding of metamorphosis is by using media and media that is used the series image media. Serial drawings are drawings that have a continuous arrangement. The purpose of this research is to get a picture about the improvement of understanding about metamorphosis through serial drawing media. Subjects in this study that is a child group B TK Negeri Pembina Tasikmalaya City in the even semester of the academic year 2018 which amounted to 8 children who are considered difficult children understand metamorphosis and researchers act as classroom teachers. The data collection techniques used are observation, interview and documentation. This research was conducted in 3 cycles and the result of the research that has been done shows the improvement of the teacher's ability in planning the learning, the ability of the teacher in managing the learning, the ability of the teacher in the use of drawing media series, the children's understanding about the metamorphosis and the children activity when engaging the drawing media series. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan MC. Tanggart, penelitian dilakukan berdasarkan temuan adanya masalah pemahaman tentang metamorfosis dikelmpok B TK Negeri Pembina, hal ini dikarenakan dalam pembelajaran hanya menggunakan lisan saja dalam pengenalan atau penjelasan tidak menggunakan media pendukung yang akan memudahkan anak memahami tentang metamorfosis. Salah satu cara yang dapat digunakan peneliti dalam meningkatkan pemahaman tentang metamorfosis yaitu dengan menggunakan media dan media yang digunakan yaitu media gambar seri. Gambar seri yaitu gambar yang mempunyai susunan yang berkesinambunga. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh gambaran tentang peningkatan pemahaman tentang metamorfosis melalui media gambar seri. Subjek dalam penelitian ini yaitu anak kelompok B TK Negeri Pembina Kota Tasikmalaya pada semester genap tahun ajaran 2018 yang berjumlah 8 orang anak yang dianggap anak yang sulit memahami metamorfosis dan peneliti bertindak sebagai guru kelas. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan sokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dan hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukan peningkatan pada kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, kemampuan guru dalam penggunaan media gambar seri, pemahaman anak tentang metamorfosis dan aktivitas anak saat terlibat media gambar seri.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN VOCABULARY ANAK Utami, Nurul Ulfah Putri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.863 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v2i1.24388

Abstract

ABSTRACTThis study triggered by the lack of mastery of vocabulary in English language learning. It is based on interviews and learning activities of researchers at TK Pertiwi DWP Tasikmalaya on the activities of the implementation of the PPL UPI Tasikmalaya in 2017, as well as the data pre action before the research activities carried out which shows that there are still many students who do not abide by the minimum completeness criteria (KKM ). Low mastery of vocabulary students are not separated from the ineffectiveness of the media used and the ability of teachers to plan and implement teaching and learning. This study aims to determine the planning, implementation and improvement ofmastery of vocabulary children'sthrough the use of media images. Media image is a kind of learning media by using the image (pattern / graffiti a form) that is projected onto the two-dimensional form. By using media images of children will obtain data about an object in full shape, appearance and the name of the object. So that the child will be faster remember a word well. This is certainly very suitable to be applied on English language learning. In this study the research method used was classroom action research (PTK) is adapted from the model Kemmis and Mc Taggart with three cycles. Subjects in this study is the researchers themselves and the children in group A2 TK Pertiwi DWP Tawang District of Tasikmalaya, amounting to 13 people. Data was collected by APKG and observation sheet. Based on the results obtained by an increase in the ability of teachers to create lesson plan reached 92.18%, enhancements to the ability of teachers in implementing the learning reached 93.12% and themastery of vocabulary child'sof 92.3%. In general the increase occurred after be applied using media imagesPenelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya penguasan kosa kata pada pembelajaran bahasa inggris. Hal ini didasarkan pada hasil wawancara dan kegiatan belajar mengajar peneliti di TK Pertiwi DWP Kota Tasikmalaya pada kegiatan pelaksanaan PPL UPI Tasikmalaya tahun 2017, serta data hasil pra tindakan sebelum kegiatan penelitian dilaksanakan yang menunjukan bahwa masih banyak siswa yang tidak memenuhi nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Rendahnya penguasaan vocabulary siswa tidak terlepas dari tidak efektifnya media yang digunakan dan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan peningkatan penguasaan vocabulary anak melalui penggunaan media gambar. Media gambar adalah suatu jenis media pembelajaran dengan menggunakan gambar (pola/coretan suatu bentuk) yang diproyeksikan ke dalam bentuk 2 dimensi. Dengan menggunakan media gambar anak akan memperoleh data mengenai suatu benda secara lengkap baik bentuk, tampilan maupun  nama benda tersebut. Sehingga anak akan lebih cepat mengingat suatu kata dengan baik. Hal ini tentunya sangat cocok diterapkan pada pembelajaran bahasa inggris. Pada penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengadaptasi dari model Kemmis dan Mc Taggart dengan tiga siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan anak kelompok A2 TK Pertiwi DWP Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya yang berjumlah 13 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan APKG dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh peningkatan kemampuan guru dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran mencapai 92,18 %, peningakatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran mencapai 93,12 % dan hasil penguasaan vocabulary anak mencapai 92,3 %. Secara umum peningkatan terjadi setelah diterapakan penggunaan media gambar. 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU HURUF HIJAIYAH MENULIS PADA ANAK USIA DINI DI RA ATH-THOHA TASIKMALAYA Ardin, Fiani Nurafifah; Indihadi, Dian; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.923 KB) | DOI: 10.17509/jpa.v4i1.27193

Abstract

The main problem in this research is how the ability of children to write hijaiyah letters before and after using hijaiyah card media, is there any constraints on using hijaiyah card media in writing hijaiyah letters, is there any influence of hijaiyah letter cards on children's ability to write hijaiyah letters. The purpose of this study was to determine the ability of children to write Hijaiyah letters before and after using hijaiyah letter media, to find out the constraints in using hijaiyah letter media in writing hijaiyah letters, the influence of hijaiyah letter media on children's ability to write hijaiyah letters. Letter cards are the use of a number of cards as a tool for learning to read by seeing and remembering the shape of letters. This research was conducted in RA Ath Thoha Cipedes Subdistrict, Panglayungan Village which aims to describe differences in the ability to write hijaiyyah letters in the control class and in the experimental class in children aged 5-6 years using hijaiyyah letter cards. Subjects in this study were children aged 5-6 years. This research uses a quantitative approach with the research method in Experimental Design. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, documentation, questionnaires. The research findings show that from the results of data analysis the influence of the use of hijaiyyah letter media on early childhood writing skills in RA Ath Thoha Tasikmalaya. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan anak menulis huruf hijaiyah sebelum dan sesudah menggunakan media kartu huruf hijaiyah, adakah kendala penggunakan media kartu huruf hijaiyah dalam menulis huruf hijaiyah, adakah pengaruh media kartu huruf hijaiyah terhadap kemampuan anak menulis huruf hijaiyah. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan anak menuli huruf hijaiyah sebelum dan sesudah menggunakan media kartu huruf hijaiyah, untuk mengetahui kendala dalam penggunaan media kartu hurufu hijaiyah dalam menulis huruf hijaiyah, adanya pengaruh media kartu huruf hijaiyah terhadap kemampuan anak menulis huruf hijaiyah. Kartu huruf adalah penggunaan sejumlah kartu sebagai alat bantu untuk belajar membaca dengan cara melihat dan mengingat bentuk huruf. Penelitian ini dilakuka di RA Ath Thoha Kecamatan Cipedes, Kelurahan Panglayungan yang bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan menulis huruf hijaiyyah di kelas kontrol dan dikelas eksperimen pada anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan kartu huruf hijaiyyah. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan eksperimen subjek tunggal (Single Subject Research) dengan menggunakan desain  A-B-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi.
Co-Authors ., Yasbiati Aeni, Silmi Qurota Afni, Rena Nurul Afrillia Junianti Aini Loita Aini Loita Alisah Nur Azizah Alnisya Dwi Febriel Anggi Maulana Rizqi Anggi Maulana Rizqi Anggita Isma Juliandini Ani Sri Handayani Anissa Salsabila, Siti Rahma Ardin, Fiani Nurafifah Azhar Yamin, Alfian Cucu Mulyati Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dea Indriani Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Een Enita Elan Enok Dini Nuraini Esi Destri Fathirahmah Fauziah Syarifatul Huriyah Febriani, Alvi Sufiyanti Fiar Nadiah Fitri Ramadhani Frisca Atriana Tungga Dewi Fuadatun, Fitri Gandana, Gilar Ghina Fairuz Fakhirah Syawalia Ghullam Hamdu Gilar Gandana Gustini, Iis Syifa Hadiyanti, Siti Maryam Hana Pandora Hasanah, Siti Nur Uswatun Hendayani, Yeni Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Heri Yusuf Muslihin Huda, Dalva Samrotul Iskandar, Budi Itsnaeni Aridha Rahmah Kristina, Tina Loita, Aini Luky Adrianto Lutfi Nur Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Maulany, Fany Megawati Windi Sapitri Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf Muthiah Muthiah, Muthiah Nahdyawati, Dhea Najiah, Irna Najwa Fadhilah Sofyan Nisna Nursarofah Nisrina Nur Khaliza Noer Apri Laeni Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nurzaman, Istikhoroh Peby Dwi Damayanti Purwati Purwati Purwati, Purwati QONITA Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Firda Nafaatur Rahman Ramandhini, Rifdah Fauziah Ratna Azshari Suhana Rifda Sa'adatul Laila Risbon Sianturi Sianturi Rosarina Giyartini Rosi Rosyani Sadick Akida Mwariko Salma Anisah Yasmin Salsabila Amalia Sepia Nuriska Sianturi , Risbon Sianturi, Risbon Silmi Qurota Aeni Silvi Pebrianti Senjawiani Sima Mulyadi, Sima Siti Aisyah Siti Aminah Adawiah Siti Maryam Hadiyanti Siti Nurma Suhana, Ratna Azshari Sukmawati, Annisa Sumardi . Syaripatunisa, Virda Syawalia, Ghina Fairuz Fakhirah Tahira, Anisa Tajmiati, Atit Tantri Sundari Santoso Thiana Nurussakinah Tiara Suherman Tri Astuti Triana, Mega Utami, Nurul Ulfah Putri Wendah, Sri Yasbiati . Yasbiati, Yasbiati Yuniarti, Rima