Halimun, Riana Zenida
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN SANITASI DALAM PROSES PEMBUATAN TAHU DAN PENGEMASAN DI UMKM TAHU ‘FAVORIT’ CISALOPA, DESA CINAGARA, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT: Peningkatan sanitasi dan kemasan UMKM tahu cisalopa Aminullah, Aminullah; Rohmat, Saepul; Muslih, Muhammad; Halimun, Riana Zenida; Yanuarningsih, Riska; Azizah, Siti; Suhendar, Yusep
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 02 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no02.a4445

Abstract

UMKM tahu ‘Favorit’ Cisalopa memproduksi tahu menggunakan cara tradisional dengan kondisi sarana dan prasarana, pengemasan serta sanitasi yang kurang memadai. Tujuan dari kegiatan ini yaitu mensosialisasikan sistem sanitasi dalam upaya memperbaiki proses pengolahan tahu yang sesuai dengan standar pengolahan pangan yang baik dan benar, serta perbaikan pengemasan yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Metode kegiatan meliputi observasi dan wawancara, pendekatan social, dan penyampaian rencana program kerja kepada pemilik usaha dan pekerja. Kegiatan ini memiliki program utama yaitu sosialisasi terkait pentingnya sanitasi dalam proses pengolahan pangan dan perbaikan pelabelan dalam pengemasan pada produk dan program pendukung pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat 7 titik ketidaksesuaian pada proses pengolahan tahu. Sebagian dari ketidaksesuaian telah dilakukan upaya untuk memperbaikinya, namun terdapat beberapa titik yang belum bisa diperbaiki seperti ruangan produksi yang sempit dan sukar dibersihkan serta pembatas ruangan hanya berupa bilik. Selain itu telah dilakukan perbaikan pada kemasan dengan mendesain label kemasan sesuai dengan syarat pelabelan makanan dan mengganti jenis kemasan yang digunakan.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA TEH DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn.) DENGAN VARIASI SUHU DAN WAKTU PELAYUAN Halimun, Riana Zenida
Communication in Food Science and Technology Vol. 4 No. 2 (2025): Communication in Food Science and Technology, December Chapter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Teknologi Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/cfst.v4i2.2186

Abstract

Abstract: Daun sirsak (Annona muricata Linn.) merupakan tumbuhan yang dapat dipergunakan menjadi alternatif minuman fungsional berupa teh yang mengandung senyawa antioksidan yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu pelayuan terhadap kualitas teh daun sirsak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua variabel yaitu suhu pelayuan (80 dan 90˚C) dan lama pelayuan (2 dan 3 menit). Analisis produk meliputi kadar air, kadar abu, nilai pH, nilai rendemen, kadar polifenol, dan evaluasi hedonik (rasa, warna, aroma). Analisis data menggunakan ANOVA disertai dengan uji lanjut Duncan pada selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin meningkatnya suhu pelayuan maka akan menurunkan kadar air, kadar abu dan nilai rendemen serta meningkatkan kadar polifenol teh daun sirsak, Semakin lama waktu pelayuan maka akan menurunkan kadar air, kadar abu dan nilai rendemen serta meningkatkan nilai pH dan kadar polifenol teh daun sirsak, sedangkan interaksi antara suhu dan waktu pelayuan menurunkan kadar air, kadar abu dan nilai rendemen serta meningkatkan nilai pH teh daun sirsak. Proses pelayuan daun tidak berdampak pada uji hedoni teh daun sirsak. Hasil analisis menjelaskan bahwa produk teh daun sirsak yang terpilih adalah A2B2 (90˚C suhu pelayan dan 3 menit waktu pelayuan) dengan kadar air 4,060%, kadar abu 6,370%, nilai pH 6,46, nilai rendemen 32,010%, dan kadar polifenol 22,54%. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa variasi suhu dan lama pelayuan tidak mempengaruhi nilai kesukaan (aroma, warna, dan rasa). Keywords: Daun Sirsak, Pelayuan, Polifenol, Teh. Abstract: Soursop leaves (Annona muricata Linn.) have been identified as a potential functional beverage ingredient due to their high antioxidant content. This analysis aims to determine the effect of temperature and aging time on the quality of soursop leaf tea. To this end, a Completely Randomized Design (CRD) was employed, encompassing two variables: temperature (80 and 90°C) and time (2 and 3 minutes). The product analysis encompassed a comprehensive array of parameters, including moisture content, ash content, pH value, yield value, polyphenol content, and hedonic evaluation (taste, color, aroma). The collected data underwent analysis using a one-way analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's further test at 95% confidence interval. The results indicated that the variation in temperature led to a decrease in water content, ash content, and yield value, and an increase in polyphenol content of soursop leaf tea. Conversely, the variation in aging time resulted in a decrease in water content, ash content, and yield value, and an increase in pH value and polyphenol content of soursop leaf tea. Additionally, the interaction between temperature and aging time led to a decrease in water content, ash content, and yield value, and an increase in pH value of soursop leaf tea. The leaf-rotting process exerted no influence on the hedonic evaluation of soursop leaf tea. The analysis yielded the following results: the selected soursop leaf tea product was A2B2 (90°C and 3 minutes) with a moisture content of 4.060%, ash content of 6.370%, pH value of 6.46, yield value of 32.010%, and polyphenol content of 22.54%. The hedonic test results indicated that variations in temperature and aging time did not have a significant impact on the product's favorability value. Keywords: Polyphenols, Soursop Leaves, Tea, Withering