Penelitian ini mengkaji tentang Klenteng Hian Thian Siang Tee di Desa Welahan, Jepara yang keberadaannya tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai tempat pengobatan alternatif dan ruang kohesi sosial. Secara sosial klenteng ini telah lama berperan sebagai media perekat sosial antara etnis Tionghoa dan masyarakat sekitar. Adapun permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini mengapa praktik pengobatan alternatif di Klenteng Hian Thian Siang Tee di Desa Welahan dapat menjadi media perekat sosial etnis Tionghoa dengan masyarakat sekitar. Adapun metode digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan teknik studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengobatan alternatif di Klenteng Hian Thian Siang Tee selain berfungsi sebagai sarana penyembuhan juga menciptakan ruang interaksi sosial yang memperkuat rasa kebersamaan, kepercayaan dan toleransi antaretnis dan agama. Melalui berbagai kegiatan sosial dan pengobatan alternatif, Klenteng Hian Thian Siang Tee telah lama berperan besar dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat kohesi masyarakat multikultural di Desa Welahan, Jepara. Berdasarkan hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan keberadaan Klenteng Hian Thian Siang Tee di Desa Welahan, Jepara tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan praktik pengobatan altrenatif, tetapi juga berperan sebagai ruang harmoni sosial antaretnis dan lintas agama.