Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Digital Marketing Melalui Marketplace Platform Pada UMKM Sports Center Witana Harja, Pamulang, Tangerang Selatan Indrawan, I Gede Adi; Sasana, Lodang Prananta Widya; Abidin, Jaenal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1485

Abstract

Perkembangan bisnis yang sangat cepat dan dinamis, menuntut para pelaku usaha khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman, dengan tujuan agar dapat mempertahankan pasar dan konsumen serta memperluas jaringan bisnis. Tuntutan kemajuan teknologi digital bagi para pelaku usaha dapat menjadi dua sisi mata uang yang berbeda, karena dapat sangat membantu perkembangan usaha atau justru dapat memperburuk keadaan usaha para wirausahawan pelaku UMKM tersebut. Pesatnya perkembangan internet dan platform teknologi digital ternyata juga dapat menimbulkan banyak ancaman bagi para wirausahawan pelaku UMKM yang menjalankan usahanya secara konvensional. Konsumen di era kemajuan internet dan digitalisasi saat ini secara teratur beralih memanfaatkan marketplace platform seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan marketplace platform lainnya sebagai bagian pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Perubahan perilaku konsumen tersebut akan menjadi tantangan bagi para wirausahawan pelaku UMKM yang belum mengubah cara pemasaran dari secara konvensional ke era digital marketing untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sistem pemasaran yang baru berbasis internet. Hasil dan luaran yang ditargetkan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Melalui kegiatan PKM ini diharapkan para wirausahawan pelaku UMKM di kawasan Witana Harja Sports Center, Pamulang, Tangerang Selatan mampu mengembangkan strategi digital marketing melalui pemanfaatan marketplace platform sehingga bisa meningkatkan pelanggan dan meningkatkan omzet penjualan.
Pengelolaan Manajemen Keuangan Melalui Pembukuan Keuangan Sederhana pada UMKM Sasana, Lodang Prananta Widya; Abidin, Jaenal; Indrawan, I Gede Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2312

Abstract

Perkembangan bisnis yang sangat cepat dan dinamis, menuntut para pelaku usaha khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kawasan Witana Harja Sports Center, Pamulang, Tangerang Selatan harus bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman, dengan tujuan agar dapat mempertahankan pasar dan konsumen serta memperluas jaringan bisnis. Permasalahan yang umum terjadi pada UMKM adalah ketidakpahaman dalam membuat laporan keuangan. Akibat ketidakpahaman tersebut banyak UMKM mendapatkan kesulitan dalam mengatur dan mengelola keuangan dalam usahanya. Oleh karena itu perlu diadakan pelatihan pengelolaan manajemen keuangan melalui pembukuan keuangan sederhana secara komprehensif melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Tujuan dari pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang mengangkat tema pengelolaan manajemen keuangan melalui pembukuan keuangan sederhana bagi UMKM di kawasan Witana Harja Sports Center, Pamulang, Tangerang Selatan untuk meningkatkan pemahaman pencatatan keuangan dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah menggunakan 3 (tiga) metode yaitu ceramah, tutorial dan diskusi. Hasil dan luaran yang ditargetkan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Melalui kegiatan PKM ini diharapkan para wirausahawan pelaku UMKM di kawasan Witana Harja Sports Center, Pamulang, Tangerang Selatan mampu melakukan pengelolaan manajemen keuangan melalui pembukuan keuangan sederhana sehingga bisa meningkatkan omzet penjualan dan menjaga kelangsungan usahanya.
Memaksimalkan Pengelolaan UMKM Melalui Optimalisasi Laporan Keuangan Sasana, Lodang Prananta Widya; Indrawan, I Gede Adi; Abidin, Jaenal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3408

Abstract

Laporan keuangan merupakan bagian penting dalam menjalankan bisnis atau usaha, baik itu skala besar ataupun kecil termasuk UMKM, karena dalam laporan keuangan si pengusaha atau pemilik bisa mengambil keputusan yang tepat untuk usahanya. Pentingnya posisi laporan keuangan tersebut, maka suatu usaha atau perusahaan harus membuatnya, meski dalam format yang paling sederhana. UMKM adalah perusahaan ekonomi produktif yang mandiri, dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikendalikan, atau menjadi bagian secara langsung atau tidak langsung. Para pedagang di witanaharja yang berada dalam sport center merupakan bagian dari UMKM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang optimalisasi laporan keuangan dan kemampuaan peyusunan laporan keuangan. Metode yang dikembangkan dalam kegiatan ini melalui sosialisasi dan cara menyusunan Laporan Keuangan bagi pelaku UMKM yang berada di sport center witanaharja pamulang. Permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM ini yaitu terkait ketidakmampuan pelaku UMKM mengelola keuangannya secara baik dan benar. Pelaku UMKM berdalih tidak mempunyai ilmu berkaitan dengan membuat laporan keuangan yang baik dan benar. Sehingga dengan adanya kegiatan tentang pentingnya optimalisasi laporan keuangan bagi pelaku UMKM ini, dapat memberikan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan bagi para pelaku usaha serta secara langsung dapat diterapkan pada penyusunan laporan keuangan usahanya.
Pengaruh Fraud Risk Factors dengan pendekatan pentagon terhadap kecurangan laporan keuangan Sasana, Lodang Prananta Widya; Abidin, Jaenal; Indrawan, I Gede Adi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5468

Abstract

This study aims to analyze the effect of fraud risk factors based on the fraud pentagon approach on financial statement fraud in State-Owned Enterprises (SOEs) listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The fraud pentagon approach is employed as it provides a more comprehensive analytical framework for identifying the potential occurrence of financial statement fraud. The research sample consists of 14 SOEs listed on the IDX during the 2018–2022 period, selected using a purposive sampling technique. This study utilizes secondary data obtained from companies’ annual reports and financial statements. Panel data regression analysis is applied using EViews 12 as the analytical tool. The independent variables examined include financial stability, ineffective monitoring, government ownership, auditor turnover, director turnover, and managerial ownership, while financial statement fraud serves as the dependent variable. One of the key contributions of this study is the use of government ownership as a proxy for the rationalization element within the fraud pentagon framework, which has been rarely applied in prior studies. The results indicate that, partially, financial stability, government ownership, auditor turnover, and director turnover do not have a significant effect on financial statement fraud. In contrast, ineffective monitoring and managerial ownership are found to have a significant effect. Simultaneously, all independent variables collectively influence financial statement fraud. These findings are expected to contribute theoretically to the development of fraud pentagon literature and provide practical implications for strengthening corporate governance in SOEs.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Komisaris Independen, dan Koneksi Politik terhadap Tax Avoidance Aprilianti, Nurul Aini; Sasana, Lodang Prananta Widya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, proporsi komisaris independen, dan koneksi politik terhadap praktik penghindaran pajak (tax avoidance) pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 60 observasi dari 12 perusahaan perbankan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan model Common Effect Model (CEM) setelah melalui serangkaian uji spesifikasi model (Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance; (2) proporsi komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, mengindikasikan bahwa peningkatan peran komisaris independen justru dapat meningkatkan praktik penghindaran pajak; (3) koneksi politik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, menunjukkan bahwa perusahaan dengan koneksi politik cenderung lebih patuh dalam memenuhi kewajiban pajaknya; serta (4) secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai koefisien determinasi (Adjusted R-squared) sebesar 30,07%. Temuan ini memberikan implikasi bahwa keberadaan komisaris independen belum sepenuhnya efektif dalam fungsi pengawasan perpajakan, sementara koneksi politik berperan sebagai mekanisme penjaga legitimasi yang mendorong kepatuhan pajak. Penelitian ini menyumbang wawasan empiris dalam literatur tata kelola perusahaan dan perilaku perpajakan di sektor perbankan Indonesia.