Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Komisaris Independen, dan Koneksi Politik terhadap Tax Avoidance Aprilianti, Nurul Aini; Sasana, Lodang Prananta Widya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, proporsi komisaris independen, dan koneksi politik terhadap praktik penghindaran pajak (tax avoidance) pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 60 observasi dari 12 perusahaan perbankan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan model Common Effect Model (CEM) setelah melalui serangkaian uji spesifikasi model (Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance; (2) proporsi komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, mengindikasikan bahwa peningkatan peran komisaris independen justru dapat meningkatkan praktik penghindaran pajak; (3) koneksi politik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, menunjukkan bahwa perusahaan dengan koneksi politik cenderung lebih patuh dalam memenuhi kewajiban pajaknya; serta (4) secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai koefisien determinasi (Adjusted R-squared) sebesar 30,07%. Temuan ini memberikan implikasi bahwa keberadaan komisaris independen belum sepenuhnya efektif dalam fungsi pengawasan perpajakan, sementara koneksi politik berperan sebagai mekanisme penjaga legitimasi yang mendorong kepatuhan pajak. Penelitian ini menyumbang wawasan empiris dalam literatur tata kelola perusahaan dan perilaku perpajakan di sektor perbankan Indonesia.