Ika Prihananto, Dhian
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KORELASI KETIDAKLENGKAPAN DISCHARGE SUMMARY RAWAT INAP DAN KELENGKAPAN AUTENTIFIKASI ASPEK HUKUM REKAM MEDIS Malik Ibrahim, Mochammad; Ika Prihananto, Dhian
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i2.23905

Abstract

Autentifikasi proses verifikasi dan validasi di mana tenaga medis atau pihak berwenang memberikan tanda tangan, nama terang, apabila terdapat tidak lengkap dalam hal tersebut dapat mengakibatkan rekam medis dianggap tidak sah dan kurang valid secara hukum. Tujuan penelitian untuk menganalisis korelasi kelengkapan discharge summary rawat inap dan kelengkapan autentifikasi aspek hukum rekam medis. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, menggunakan sampel sebanyak 74 discharge summary rawat inap. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan instrumen penelitian berupa lembar checklist. Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi Spearman untuk menilai kekuatan hubungan antar variabel, serta tabel 2x2 dianalisis dengan uji chi-square. Hasil yang peroleh ketidak lengkapan discharge summary rawat inap dengan persentase 81,1% dan bagian aspek hukum yang tidak lengkap dengan persentase 59,5%. analisis uji korelasi spearmen menunjukan bahwa nilai p= 0,000 (p<0,05) yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antaradischarge summary dengan kelengkapan aspek hukum, dan terdapat nilai r dari hasil korelasi spearmen r=0,787. kesimpulan bahwa ada hubungan yang kuat antara dua variabel dan korelasi yang positif.
PENERAPAN SENAM ERGONOMIS UNTUK MENURUNKAN KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DENGAN INTOLERANSI AKTIVITAS DI PONDOK LANSIA YPA AN-NUR KOTA KEDIRI Ika Prihananto, Dhian; Risnasari, Norma; Aizah, Siti; Hardianto, Dimas
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 5 No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v5i2.17422

Abstract

Gout is a disease caused by a buildup of uric acid or crystals in tissues, especially in the joints. One of the non-pharmacological treatments to reduce uric acid levels in patients with gout is doing ergonomic exercise, which is a combination of muscle movement and breathing techniques. This type of research is descriptive using a case study approach. The subjects of this study were two elderly people who suffered from gout with activity intolerance nursing problems by applying ergonomic exercise to reduce uric acid levels. Ergonomic gymnastics research instruments use Standard Operating Procedures (SOP) sheets and instruments to measure uric acid levels using Point Of Care Testing (POCT). The results showed that on the first day Mr. E had high uric acid levels with an amount of 8.2 mg/dl and after receiving ergonomic exercise therapy, Mr. E experienced a decrease in uric acid levels by an amount of 7.7 mg/dl. Mrs.S got the result of 9.6 mg/dl and decreased with the result of 7.2 mg/dl. On the second day, the uric acid level was checked with the result that Tn.E was 7.4 mg/dl and after receiving ergonomic exercise therapy, Mr.E's uric acid level did not change. Mrs. W uric acid level is 7.2 mg/dl and after receiving ergonomic exercise therapy, uric acid level is still 7.2 mg/dl. On the third day, before ergonomic exercise therapy, Mr. E got 6.9 mg/dl but after receiving ergonomic exercise, uric acid levels increased by 7.0 mg/dl. Mrs.S' uric acid level was 5.9 mg/dl and after doing ergonomic exercise therapy, Mrs.S experienced an increase in uric acid with a result of 6.2 mg/dl. The conclusion is that ergonomic exercise has an effect on reducing uric acid levels.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MENGGUNAKAN MASKER SELAMA PANDEMI COVID-19 DI DESA CARAT KECAMATAN GEMPOL, KABUPATEN PASURUAN Malik Ibrahim, Mochammad; Ika Prihananto, Dhian; Candra Puspitasari, Sagita
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 6 No 2 (2022): Vol 6 No 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v6i2.19521

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular dengan transmisi percikan (droplet) saluran pernapasan dan kontak. Jumlah kasus Positif COVID-19 di Indonesia : 02 Maret 2020-15 Februari 2021 yaitu 1.223.930. Menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya yang mungkin dapat menularkan COVID-19. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidak Patuhan Penggunaan Masker Selama Pandemi COVID-19 di Desa Carat. Jenis penelitian survei analitik dengan desain cross sectional dan analisis data menggunakan program SPSS tertentu dengan uji Chi-Square menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang terbukti sebagai faktor ketidakpatuhan menggunakan masker diantaranya :kurangnya pegetahuan (p=0,008, POR=2,16 dan CI=1,25-3,71), pendidikan rendah (p=0,004, POR=2,45 dan CI=1,30-4,60), umur ≤ 25 tahun (p=0,000, POR=2,88 dan CI=1,70-4,87). Simpulannya faktor yang terbukti mempengaruhi ketidakpatuhan menggunakan masker adalah kurang pengetahuan, pendidikan rendah, umur ≤ 25 tahun. Saran untuk peneliti perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait vaiabel lain terkait faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan penggunaan masker di wilayah lain selain Desa Carat, Kecamatan Gempol.
PENGARUH KINERJA DOKTER, PERAWAT DAN PEGAWAI ADMINISTRASI TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT JALAN Candra Puspitasari, Sagita; Ika Prihananto, Dhian; Malik Ibrahim, Mochammad
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21405

Abstract

Permasalahan kinerja dan kepuasan pasien sering terjadi di puskesmas dan terdapat keluhan bahwa pasien merasa masih kurang puas dengan pelayanan dimana menyatakan bahwa pelayanan petugas yang masih kurang ramah dan mengeluh pelayanan lamban sehingga harus menunggu lama untuk mendapat pelayanan. Kajian pengaruh kinerja pegawai terhadap kepuasan pasien belum pernah dilakukan di Puskesmas Pandaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kinerja pegawai terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Pandaan. Jenis penelitian adalah kuantitatif menggunakan desain Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 94 pasien di instalasi rawat jalan. Instrumen menggunakan skala likert. Metode pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner dan Analisis Uji normalitas data Kolmogorov Smirnov, Uji Linieritas, Uji Korelasi Spearmen dan Uji Regresi logistic dengan metode Enter. Hasil penelitian menunjukkan variabel kinerja pegawai terbukti berpengaruh terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikan (p=0,001, POR=33). Simpulan, kinerja (dokter, perawat, dan pegawai administrasi) merupakan factor yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Pandaan.
FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Malik Ibrahim, Mochammad; Yusmanisari, Eka; Ika Prihananto, Dhian
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22543

Abstract

Permasalahan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap pada bulan Desember rata-rata nilai tertinggi keterlambatan terjadi pada ruang Asoka jika dibandingkan dengan beberapa ruang rawat inap lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi secara mendalam faktor penyebab terjadinya keterlambatan pengembalian berkas rekam medis di ruang Asoka RSUD Bangil. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan study kasus. Data diperoleh dengan menggunakan hasil wawancara dan observasi. Informan yang diwawancarai sebanyak 4 informan dan terdapat 4 Model analisis, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis disebabkan faktor Man yaitu ketidakdisiplinan dokter dalam mengisi resume, tidak ada system reward dan punishment bagi dokter dan petugas, Faktor material yaitu ketidaklengkapan pengisian formulir rekam medis, Faktor Methode yaitu kurang mematuhi SOP pengembalian 2 x 24 jam, Faktor Machine yaitu belum sepenuhnya terlaksana kebijakan rekam medis elektronik. Simpulan, terdapat 4 faktor yang menyebabkan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis. Saran bagi rumah sakit adalah melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SOP pengembalian berkas rekam medis, melakukan sosialisasi ulang SOP untuk memberikan informasi kembali petugas kesehatan mengenai waktu pengembalian berkas rekam medis, memberikan reward berupa sertifikat penghargaan kepada petugas kesehatan yang bertanggung jawab serta saran bagi peneliti selanjutnya yaitu mengkaji secara kuantitatif variabel-variabel independent yang mempengaruhi keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap.
KINERJA DITINJAU DARI SUDUT PANDANG MOTIVASI TENAGA KESEHATAN NON PNS DI RSUD KOTA PASURUAN Candra Puspitasari, Sagita; Malik Ibrahim, Mochammad; Ika Prihananto, Dhian
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25197

Abstract

Penurunan motivasi kerja dapat berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kepuasan dan kepercayaan pasien. Seperti, kurangnya pengakuan atas kinerja yang baik atau tidak adanya kesempatan untuk pengembangan diri dapat mengakibatkan penurunan semangat kerja. Akibatnya, tenaga kesehatan mungkin menunjukkan penurunan dalam hal kualitas, kuantitas, efektivitas, dan ketepatan waktu dalam pekerjaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan non-PNS. Penelitian ini termasuk dalam dalam jenis deskriptif kuantitatif menggunakan cross sectional study. Selain kuisioner, penelitian ini menggunakan data primer untuk pengumpulan data, sampel penelitian terdiri dari 86 responden, yang diambil melalui teknik purposive sampling. Menurut hasil penelitian ini, variabel motivasi kerja berdasarkan indikator prestasi sebagian besar berada dalam kategori sedang 54,7%, Indikator pengakuan kategori sedang 80,2%, indikator pekerjaan kategori sedang 46,5% dan indikator tanggung jawab kategori sedang 65,1%, serta dengan indikator pengembangan diri kategori sedang 64,7%. Pada kinerja menunjukkan indikator kualitas sebagian besar berada dalam kategori sedang 61,6%, Indikator kuantitas kateori rendah 70,9%, indikator ketepatan waktu kategori rendah 43,0% serta dengan indikator efektivitas sebagian besar kategori sedang sebanyak 68,6%. Diharapkan bagi rumah sakit perlu mengembangkan beberapa indikator motivasi kerja untuk peningkatan kinerja tenaga kesehatan non PNS dan untuk pengoptimalan pelayanan rumah sakit yang lebih baik lagi.