Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Redaksional Kanal Youtube TNI AD dalam Mempublikasikan Video Berita Widarti, Eka Indri; Harmonis, Harmonis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.182 KB)

Abstract

Fenomena penggunaan media internet khususnya YouTube yang semakin menjamur dimanfaatkan oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk menyebarkan informasi mengenai segala sesuatu yang terjadi dalam lingkupnya kepada publik. Hingga saat ini sebanyak 3100 video telah diunggah pada kanal resmi YouTube TNI AD yang telah dibentuk sejak Februari 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, penggerakan serta pengawasan dalam manajemen redaksional pada kanal Youtube TNI AD. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara langsung, observasi dan studi kepustakaan. Dari hasil penelitan dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) Pada tahap perencanaan, Subdismedpenolnine Dispenad sebagai redaksi kanal Youtube TNI AD melaksanakan rapat perencanaan. (2) Pada tahap pengorganisasian redaksi kanal Youtube TNI AD membentuk struktur organisasi dengan jabatan dan tugas masing-masing personil. (3) Tahap penggerakan dalam manajemen redaksional kanal Youtube TNI AD, dimulai dari proses peliputan, editing dan penyuntingan akhir. (4) Tahap pengawasan dalam manajemen redaksional pada kanal Youtube TNI AD dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Manajemen Redaksional Kanal Youtube TNI AD dalam Mempublikasikan Video Berita Widarti, Eka Indri; Harmonis, Harmonis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.2973

Abstract

Fenomena penggunaan media internet khususnya YouTube yang semakin menjamur dimanfaatkan oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk menyebarkan informasi mengenai segala sesuatu yang terjadi dalam lingkupnya kepada publik. Hingga saat ini sebanyak 3100 video telah diunggah pada kanal resmi YouTube TNI AD yang telah dibentuk sejak Februari 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, penggerakan serta pengawasan dalam manajemen redaksional pada kanal Youtube TNI AD. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara langsung, observasi dan studi kepustakaan. Dari hasil penelitan dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) Pada tahap perencanaan, Subdismedpenolnine Dispenad sebagai redaksi kanal Youtube TNI AD melaksanakan rapat perencanaan. (2) Pada tahap pengorganisasian redaksi kanal Youtube TNI AD membentuk struktur organisasi dengan jabatan dan tugas masing-masing personil. (3) Tahap penggerakan dalam manajemen redaksional kanal Youtube TNI AD, dimulai dari proses peliputan, editing dan penyuntingan akhir. (4) Tahap pengawasan dalam manajemen redaksional pada kanal Youtube TNI AD dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Leadership's Persuasive Communication Strategy in Reducing the Rate of Severe Discipline Violations of Soldiers (Multi-Site Study on the Pushubad Transportation Battalion and the 21st Battalion Group 2 of Kopassus) Widarti, Eka Indri; Sinaga, Astriana Baiti
Interdisciplinary Social Studies Vol. 4 No. 4 (2025): Regular Issue: July-September 2025
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v4i4.886

Abstract

In military organizations, leadership culture is typically instructive and authoritarian, with a single command center. However, leaders of Yonhub Pushubad and Yon 21 Group 2 of Kopassus may use persuasive communication strategies to reduce soldier offenses. This study aims to identify, compare, and synthesize these strategies in suppressing discipline violations at Yonhub Pushubad and Yon 21 Group 2 Kopassus. Employing a qualitative, descriptive method with a multi-site study, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. Analysis revealed that leaders of Yonhub Pushubad applied psychodynamic, psychocultural, and meaning construction persuasive communication strategies to reduce soldier infringements. Similarly, Yon 21 Group 2 Kopassus leaders used the same three strategies to minimize transgressions. Although both units used identical strategy types, their implementation methods differed. The study concludes that leaders of Yon 21 Group 2 Kopassus are more persuasive than those of Yonhub Pushubad, as demonstrated by the greater variety and efficacy of communication strategies employed to maintain discipline. This conclusion is further supported by the lower percentage of soldier offenses in Yon 21 Group 2 Kopassus compared to Yonhub Pushubad between 2018 and 2021.