Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Suplementasi Pellet Indigofera Pada Pakan Starter Terhadap Penlngkatan Performa Cempe Domba Cross Awassi Erlangga, M. Elly; Daning, Dewi Ratih Ayu; Eritrina, Hana Nur
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.27.2.138-143.2025

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh suplementasi pelet Indigofera zollingeriana 10% pada pakan starter terhadap performa domba persilangan Awassi. Sebanyak 14 ekor domba dibagi menjadi dua perlakuan: P0 (kontrol, pakan starter tanpa suplementasi pelet) dan P1 (pakan starter yang disuplementasi dengan 10% pelet Indigofera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pakan meningkat 12,9% pada P1 dibandingkan dengan P0, meskipun perbedaannya tidak signifikan secara statistik (P>0,05). Pertambahan bobot badan harian rata-rata meningkat secara signifikan sebesar 27,9% (P<0,05), dan FCR menurun sebesar 14,7% (P<0,05), yang mengindikasikan peningkatan efisiensi pakan. IOFC meningkat sebesar 35,3% pada P1 tetapi tidak berbeda secara signifikan (P>0,05). Kesimpulannya, suplementasi pelet Indigofera meningkatkan kinerja biologis dan kelayakan ekonomi, yang menunjukkan potensi penerapannya dalam sistem produksi domba.
Integration of financial feasibility analysis and performance index in medium-scale semi-closed house broiler chicken businesses Eritrina, Hana Nur; Imtaza, Salsabila
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 2 (2026): February 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i2.1472

Abstract

The development of semi-closed housing systems has become an alternative transition between open and fully closed housing in medium-scale broiler chicken production. However, empirical studies integrating technical performance and financial feasibility of this system are still limited. This study aims to analyse the feasibility of broiler chicken farming using the semi-closed house system through an integrated approach between financial analysis and Performance Index (PI) in one production period. The study was conducted at the Lancar Jaya Farm in Malang Regency, with a population of 6,900 broiler chickens. Quantitative data, including fixed costs, variable costs, revenue, and production performance parameters, were analyzed descriptively using profit indicators, the R/C ratio, BEP, and PI. The results showed that the business generated a profit of IDR 27,178,137 per production period, with an R/C ratio of 1.1 and a PI of 359, which are above the national standard. These findings indicate that the semi-closed house system is capable of achieving efficient technical and financial performance on medium-scale farms. This study provides empirical contributions as a reference for farmers’ decision-making in optimizing broiler chicken housing systems and production management.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TULANG CEKER AYAM TERHADAP KUALITAS SENSORI NUGGET AYAM BEBAS GLUTEN Wijoyo, Iman Aji; Hidayat, Taufiq; Eritrina, Hana Nur
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v7i1.66280

Abstract

Nugget merupakan produk olahan daging yang populer, namun sebagian besar produk di pasaran mengandung bahan aditif. Tren makanan sehat dan bebas gluten meningkat, sehingga diperlukan alternatif pengganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan nugget ayam dengan substitusi tepung tulang ceker sebagai bahan pengikat alami, sekaligus mengevaluasi penerimaan konsumen melalui uji organoleptik. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi konsentrasi tepung tulang ceker (0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%). Sebanyak 20 sampel nugget diuji oleh 3 panelis terlatih dan 50 panelis tidak terlatih berdasarkan parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala Likert 1-5. Data dianalisis dengan uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 (25% tepung tulang ceker) menghasilkan nugget dengan warna, rasa, aroma, dan tekstur yang paling disukai. Warna nugget P1 dinilai ideal, sedangkan konsentrasi tepung tulang lebih tinggi (P3 dan P4) menyebabkan warna lebih gelap dan kurang disukai. Aroma P1 juga lebih diterima, sementara P3 dan P4 cenderung memiliki aftertaste tulang yang kurang disukai. Tekstur P1 dan P2 dinilai lebih padat dan mudah dikunyah, sedangkan P3 terlalu rapuh akibat denaturasi protein. Secara statistik, perbedaan signifikan ditemukan pada parameter warna (p=0,000), rasa (p=0,000 panelis tidak terlatih), dan aroma (p<0,05), tetapi tidak pada tekstur menurut panelis terlatih (p=0,067).