Alfan, Fakhruddin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontroversi dan Pendekatan Manajemen Jalan Napas, Pasien Out of Hospital Cardiac Arrest Alfan, Fakhruddin
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 3 (2018): Muskuloskeletal
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.328 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i3.195

Abstract

Manajemen jalan napas pra-rumah sakit merupakan komponen utama sistem emergency medical service (EMS) di seluruh dunia. Airway management yang tidak baik telah diidentifikasi menjadi penyebab kecacatan bahkan kematian yang dapat dicegah pada pasien trauma dan henti jantung. Pada pasien out-of-hospital cardiac arrest (OHCA), penanganan jalan napas yang efektif harus tercapai sebelum pasien tiba di rumah sakit. Pilihan airway management terbaik akan berbeda pada masing masing penolong, dan pada berbagai fase proses resusitasi. Hal utama untuk airway management yang paling optimal adalah mengikuti langkah resusitasi secara benar dan memahami tujuan tindakan.
Kontroversi dan Pendekatan Manajemen Jalan Napas, Pasien Out of Hospital Cardiac Arrest Alfan, Fakhruddin
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 3 (2018): Muskuloskeletal
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i3.195

Abstract

Manajemen jalan napas pra-rumah sakit merupakan komponen utama sistem emergency medical service (EMS) di seluruh dunia. Airway management yang tidak baik telah diidentifikasi menjadi penyebab kecacatan bahkan kematian yang dapat dicegah pada pasien trauma dan henti jantung. Pada pasien out-of-hospital cardiac arrest (OHCA), penanganan jalan napas yang efektif harus tercapai sebelum pasien tiba di rumah sakit. Pilihan airway management terbaik akan berbeda pada masing masing penolong, dan pada berbagai fase proses resusitasi. Hal utama untuk airway management yang paling optimal adalah mengikuti langkah resusitasi secara benar dan memahami tujuan tindakan.