Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Metode Bercerita Terhadap Kemampuan Berbahasa Anak TK Gebrina Rezieka, Dara
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3699

Abstract

Bahasa ialah bentuk penyampaian perasaan dan pikiran manusia yang disalurkan dengan kata-kata kepada lawan bicara. Perkembangan intelektual, sosial dan emosional anak sangat bergantung pada peranan bahasa yang diberikan. Tujuan penelitian dilakukan untuk melihat adanya  pengaruh pada metode pembelajaran bercerita terhadap kemampuan berbahasa anak di TK Baiturrahim Meulaboh. Indikator yang diamati yaitu berani berbicara, berani mengungkapkan keinginan sendiri, kelancaran dalam menceritakan kembali isi cerita, memahami isi kandungan cerita, berani tampil didepan umum. Dari hasil penelitian ini yakni adanya pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan berbahasa anak dan analisis data dengan perhitungan berdasarkan persentase. Adapun buktinya yakni berdasarkan kriteria kemampuan berbahasa anak. ditemukan 9 dari 25 anak (36%) berada di kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), lalu terdapat 14 anak dari 25 anak (56%) termasuk pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan terdapat 2 dari 25 anak (8%) berada di kegori Mulai Berkembang (MB).
Metode Bercerita Sebagai Upaya Menanamkan Nilai Moral Pada Anak Usia Gebrina Rezieka, Dara
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 6 No 2 (2024): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran metode bercerita sebagai sarana dalam menanamkan nilai moral pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Metode bercerita merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam pendidikan anak usia dini. Melalui cerita, anak-anak dapat memahami nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, tolong-menolong, dan sopan santun secara alami. Cerita juga mampu menumbuhkan empati dan karakter positif anak, karena melalui tokoh-tokoh cerita, anak dapat meneladani perilaku yang baik. Berdasarkan hasil kajian literatur, penerapan metode bercerita terbukti dapat menanamkan nilai moral anak secara efektif jika dilakukan secara konsisten dan disertai keteladanan dari guru.
Peran Buku Cerita Bergambar terhadap Bahasa Indonesia Anak Usia Dini dalam Pembelajaran PAUD Ikhwan, Jannatul; Gebrina Rezieka, Dara; Saputra, Rahmat; Suwar, Arizul
Educalia: Journal of Educational Research Vol 5 No 1 (2026): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v5i1.325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran buku cerita bergambar terhadap perkembangan kemampuan bahasa Indonesia anak usia dini dalam konteks pembelajaran PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang dilaksanakan di TK Negeri 2 Panton Reu Aceh Barat. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia anak usia 5–6 tahun, khususnya dalam aspek kosakata, keberanian berbicara, pemahaman kalimat, kemampuan menceritakan kembali, serta keterampilan komunikasi verbal. Buku cerita bergambar juga berfungsi sebagai media stimulatif yang mendukung perkembangan bahasa ekspresif dan interaksi sosial anak. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi buku cerita bergambar dalam pembelajaran PAUD tidak hanya berkontribusi terhadap perkembangan bahasa anak, tetapi juga memperkuat proses pembelajaran yang komunikatif, partisipatif, dan bermakna. Dengan demikian, buku cerita bergambar dapat diposisikan sebagai media pedagogik strategis dalam pengembangan bahasa Indonesia anak usia dini.