Asgi Sukmana, Abdian
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Latihan Plyometric Split Jump Dan Knee Tuck Jump Terhadap Kecepatan Tendangan Depan Pencak Silat Di Padepokan Pagar Nusa Raden Said NURAZIZ, M. H.; Sugito; Asgi Sukmana, Abdian
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah: Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.08101

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric split jump dan knee tuck jump terhadap kecepatan tendangan depan atlet di Padepokan Pagar Nusa Raden Said. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen Instrumen dalam penelitian ini menggukan instrumen kecepatan tendangan pencak silat. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh yaitu seluruh atlet di Padepokan Pagar Nusa Raden Said yang berjumlah 20 atlet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh latihan plyometric split jump terhadap kecepatan tendangan depan pencak silat di Padepokan Pagar Nusa Raden Said ditandai dengan nilai sig (2- tailed) yaitu 0,000 < 0,05. Untuk latihan knee tuck jump terdapat pengaruh latihan knee tuck jump terhadap kecepatan tendangan depan pencak silat di Padepokan Pagar Nusa Raden Said ditandai dengan nilai sig (2- tailed) yaitu 0,000 < 0,05. Untuk perbandingan kedua latihan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan plyometric split jump dan latihan knee tuck jump terhadap kecepatan tendangan depan pencak silat di Padepokan Pagar Nusa Raden Said hal ini ditandai dengan nilai dan sig (2-tailed) sebesar 0,251 >0,05. Kata Kuci : Plyometric Split Jump, Knee Tuck Jump, Tendangan Depan, Pencak Silat ABSTRACT. This study aims to determine the effect of plyometric split jump and knee tuck jump training on the speed of front kicks of Padepokan Pagar Nusa Raden Said athletes. The research method used in this study is an experiment The instrument in this study used a martial arts kick speed instrument. The sampling technique used saturated samples, which was all athletes at Padepokan Pagar Nusa Raden Said, totaling 20 athletes. The results of this study indicate that there is an effect of split jump plyometric training on martial arts front kick speed at Padepokan Pagar Nusa Raden Said which is characterized by a sig value (2- tailed) of 0.000 < 0.05. For knee tuck jump training, there is an effect of knee tuck jump training on the speed of the front kick of martial arts in Padepokan Pagar Nusa Raden Said which is characterized by a sig value (2- tailed) of 0.000 <0.05. For the comparison of the two exercises, it shows that there is no significant difference in influence between plyometric split jump training and knee tuck jump training on the speed of the front kick of martial arts in Padepokan Pagar Nusa Raden Said, this is indicated by the value and sig (2tailed) which is 0.251> 0.05. Keywords: Plyometric Split Jump, Knee Tuck Jump, Front Kick, Pencak Silat
The effectiveness of krwanjang game implementation on sepak sila's skills in sepak takraw game at Surabaya sepak takraw academy Hanafi, Muh; Asgi Sukmana, Abdian; Darma Utamayasa, I Gede; Rangga Prastyana, Brahmana; Muhyi, Muhammad
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 7 No 3 (2021): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1456.869 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v7i3.16148

Abstract

Krwanjang game is a game designed to develop basic skills of playing sepak takraw from an early age. The purpose of the study was to determine the game's effectiveness in improving the skills of sepak takraw players at the sepak takraw academy in Surabaya. The research method uses quantitative research. The population is all academy students and a sample of 11 students from the Surabaya Sepak Takraw Academy. The research design used a randomized pre-test post-test design, the type of design carried out by giving pre-test before treatment and post-test after treatment in the experimental group. The research data collection used several tests, including left-footed and right-footed sepak sila during pre-test and post-test. The data analysis technique is the analysis of variance (ANOVA) to determine the effectiveness level. The results showed that after the left and right-footed pre-test was conducted, they were treated with the krwanjang game and ended with the post-test of the sepak sila. From the data obtained and analyzed by ANOVA the results had a significant effect from the pre-test of 0.08 to 0.12 in the post-test. The research concludes that the sepak kwranjang game effectively improves the sepak sila skills of the students of the Surabaya Sepak Takraw Academy. The research implication is that sports coaches or academics can apply sepak kwranjang to improve their sepak sila.
Gambaran Kondisi Mental Atlet pada Kejuaraan Petanque Pelajar se-Jawa Timur di Kota Kediri Tahun 2025 Eko Prasetyo, Vanji; Puspodari; Asgi Sukmana, Abdian; Burstiando, Rizki
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 01 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i01.2025_P22-34

Abstract

Olahraga petanque menuntut konsentrasi dan kestabilan psikologis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi mental atlet pelajar pada Kejuaraan Petanque Se-Jawa Timur 2025. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan survei. Penelitian ini melibatkan 68 atlet sebagai subjek yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah teruji reliabilitasnya (alpha = 0,872), mencakup dimensi psikologis berupa motivasi, kepercayaan diri, konsentrasi, kecemasan, serta regulasi emosi. Hasil menunjukkan kondisi mental atlet mayoritas berada pada kategori sedang (60,3%), diikuti kategori tinggi (20,6%), dan rendah (19,1%). Pada kategori tinggi, atlet mampu menunjukkan peak performance melalui konsentrasi tajam dan motivasi stabil. Kategori sedang menunjukkan kesiapan mental yang cukup, namun masih fluktuatif pada kontrol emosi. Sementara kategori rendah didominasi oleh hambatan kecemasan tinggi dan kurangnya kepercayaan diri yang memecah fokus. Analisis per aspek menunjukkan konsentrasi sebagai kekuatan utama (mean=27,81) dan kecemasan sebagai nilai terendah (mean=18,03). Disimpulkan bahwa kesiapan mental atlet pelajar belum optimal, sehingga disarankan penerapan program mental training yang terstruktur guna meningkatkan performa psikologis atlet di masa depan
Pengembangan Model Latihan Permainan Goboy pada Siswa Sekolah Dasar Dwi Pradika, Deby; Asgi Sukmana, Abdian; Burstiando, Rizki; Himawanto, Wasis
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 01 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i01.2026_P49-60

Abstract

Permainan tradisional berperan penting dalam pengembangan kemampuan motorik dan karakter siswa sekolah dasar. Salah satu permainan tradisional di Kota Kediri adalah Goboy, hasil pengembangan dari gobak sodor dan boy-boyan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model latihan permainan Goboy yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap, meliputi pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan model latihan, validasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Dandangan 2 Kota Kediri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan angket validasi ahli, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan model latihan permainan Goboy memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Model ini mampu meningkatkan pemahaman teknik dasar, koordinasi, konsentrasi, kerja sama, dan keterampilan siswa, sehingga layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran PJOK sekaligus mendukung pelestarian permainan tradisional