Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Sepak Bola Menggunakan Pendekatan Sport Education Model Pada Siswa Kelas V SDN Dasan Jontak Tahun 2023 Rusdiana Yusuf; Adi Suriatno
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 3 No. 10 (2022): Oktober
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v3i10.2630

Abstract

Abstrak: Berdasarkan observasi pra penelitian proses pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SDN Dasan Jontak Kabupaten Lombok Tengah mempunyai halaman yang luas di depan halaman sekolah yaitu lapangan sepak bola. Halaman tersebut dapat di manfaatkan untuk melaksanakan aktivitas pembelajaran olahraga terutama yang membutuhkan lapangan yang luas. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan Prestasi Belajar Sepak Bola Menggunakan Pendekatan Sport Education Model Pada Siswa SDN Dasan Jontak Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design, yang artinya hasil eksperimen yang merupakan variabel dependen itu bukan semata-mata dipengaruhi oleh variabel independen. Hal ini dapat terjadi karena tidak adanya variabel kontrol, dan sampel tidak dipilih secara random. Salah satu jenis penelitian pre-experimental design adalah one group pretest-posttest design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemain putra Garuda Muda yang berjumlah 15 orang sedangkan Instrumen yang digunakan untuk mengukur Prestasi Belajar Sepak Bola Menggunakan Pendekatan Sport Education Model. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi awal atau pra siklus ketuntasan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Dasan Jontak Kabupaten Lombok Tengah tahun pelajaran 2023/2024 yang memiliki ketuntasan 14,38%. Sedangkan yang tidak tuntas adalah 85,71%. Kata Kunci : Prestasi Belajar, Sport Education Model
Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Sektor Ekonomi Dan Pariwisata Berbasis Digitalisasi Di Desa Sekotong Barat Adi Suriatno; Rusdiana Yusuf
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v4i2.2652

Abstract

Abstrak: Desa Sekotong Barat menjadi lokasi pengabdian yang berada di sebelah Tenggara Kota Mataram Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, berjarak ±50 KM. Secara administratif, desa ini masuk dalam wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Dari data yang diperoleh mengenai luas dan batas wilayah desa Sekotong Barat adalah 15.365 ha dengan luas desa 8.262 ha., berdasarkan hasil observasi dan temuan di lapangan, masyarakat cenderung cukup kesulitan dalam memasarkan produk industri rumahannya, dan mengelola sumber daya manusia dari segi pariwisatanya, karena melihat bebrapa destinasi wisata yang ada cukup sepi pengunjung. Oleh karena itu, beberapa permasalahan diatas menjadi fokus kami dalam melaksanakan program kerja guna tercapainya peningkatan kualitas ekonomi dan sumber daya manusianya.Implementasi google maps untuk pemetaan lokasi UMKM di Desa Sekotong Barat. Memberikan pendampingan dan pelatihan desain grafis untuk remaja dan pemuda setempat. Memberikan kursus english daily speaking untuk anak-anak Sekolah Dasar dan remaja.Memberikan pelatihan bahasa inggris dasar untuk remaja dan anak-anak sekolah dasar sangat penting dan merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai bagi regenerasi di Desa Sekotong Barat yang notabene merupakan desa Wisata. Pelaksanaan program kerja memiliki tiga tahapan dan metode pelaksanaan sebagi berikut :Tahap pertama :Melakukan kunjungan ke setiap pemilik UMKM.Mengumpulkan data UMKM dan permasalahan yang dihadapi.Menganalisis permasalahan pokok yang dihadapi.Tahap Kedua :a.Memberikan sosialisasi door to door tentang pentingnya pengoptimalan media pemasaran menggunakan menggunakan media digital, yang dalam hal ini menggunakan aplikasi google maps.b.Memberikan pelatihan pembuatan akun google bisnis untuk pengguanaan aplikasi google maps.c.Memberikan pelatihan dan pendampingan pemetaan lokasi UMKM menggunakan aplikasi google maps.Tahap ketiga :Pada tahapan ketiga, kami melakukan peninjauan dan evaluasi hasil berdasarkan pelatihan dan pendampingan sebelumnya yang dilakukan satu minggu setelah pelaksanaan program.
Hasil Pengabdian Masyarakat Latihan dan Perkenalan Bela Diri Praktis Di Sekotong Barat Adi suriatno; Rusdiana Yusuf; Likman; Tiassari Janjang Suminar; Kokom Supryatnak
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v6i1.4063

Abstract

Security and physical resilience are important aspects in everyday life that can increase feelings of security and self-confidence in facing various situations. The community service program entitled "Training and Introduction to Practical Self-Defense in West Sekotong" aims to introduce practical self-defense techniques that can be accessed by all groups, especially teenagers and women, to increase feelings of security and confidence in daily activities. Martial arts, apart from teaching physical defense techniques, also plays a role in mental development, discipline and awareness of the importance of physical health. This program is based on research showing that self-defense training can increase mental resilience and provide participants with a sense of security. Training activities were carried out for four weeks, with two sessions per week, consisting of an introduction to the basics of self-defense, physical training to increase strength and agility, as well as simulations of real situations to train quick responses in emergency conditions. Apart from that, this program also includes providing motivation and mental training to strengthen participants' mental toughness. Through this training, it is hoped that participants can master basic self-defense skills that can be applied in everyday life and increase self-confidence and mental resilience in facing life's challenges.
Integrasi Nilai Tri Hita Karana dalam Pelestarian Tradisi 'Belanjakan' sebagai Identitas Budaya Lokal di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur Jamaludin; Rusdiana Yusuf; Adi Suriatno
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i1.3925

Abstract

The preservation of local culture is a crucial element in maintaining a community's identity, reflecting its values, history, and wisdom passed down through generations. This study aims to explore the role of the Tri Hita Karana philosophy in preserving the "Belanjakan" tradition as the local identity of the Sasak community in Masbagik District, East Lombok. Employing a qualitative ethnographic approach, data were gathered through participatory observation, in-depth interviews, and documentation to capture the perspectives of community members, traditional leaders, and participants in the "Belanjakan" tradition. Key findings reveal that Tri Hita Karana-emphasizing harmony between humans and God (Parahyangan), among humans (Pawongan), and with nature (Palemahan)-underpins the "Belanjakan" tradition, thereby strengthening its cultural sustainability. Rituals embody Parahyangan through prayer and purification, Pawongan is represented in community solidarity, while Palemahan is upheld through environmental respect. This cultural practice serves not only as heritage preservation but as character education for the youth. Integrating "Belanjakan" into cultural tourism and education ensures continuity, promoting pride and commitment in upholding Sasak heritage.
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA BAGI GENERASI MUDA DI SMKN 1 PRAYA TIMUR Adi Suriatno; Rusdiana Yusuf; Nurdin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 3 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v3i2.1283

Abstract

SMKN 1 Praya Timur letaknya di desa sengkrang kecamatan paraya timur kabupaten Lombok tengah,, desa Sengkerang merupakan Desa yang terletak Sebelah Timur Kota Kecamatan Praya Timur Pada tahap ini, solusi yang ditawarkan adalah memberikan pengetahuan tentang penyalahgunaan narkoba dan bagaimana cara menghindarinya secara dini dengan memberikan gambaran melalui sosialisasi. Berdasarkan uraian sebelumnya, serta hasil diskusi dengan mitra, maka prioritas permasalahan yang harus diselesaikan bersama mitra adalah memberikan edukasi sosialisasi bagi remaja agar terhindar dari narkoba. Hasil dari program kerja utama kami adalah memberikan pedampingan atau sosialisasi dalam memberikan pengetahuan bahayanya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda. hal ini dilakukan agar remaja dapat meningkatkan kesadarannya agar peran pentingnya dalam menentukan masa depan bangsa terlebih khusus di desa sengkerang. Selain daripada itu remaja juga dapat meningkatkan pengetahuannya dengan mengetahui jeni-jenis obatan yang menyerupai narkoba. Kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan berupa sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda. Dimana dalam pengabdian ini kami membantu mitra dalam memberikan wawasan dalam memahami apa itu penyalahgunaan narkoba dan bagaimana cara menghindarinya. Di harapkan dengan kegiatan pengabdian yang kami lakukan ini dapat menghindari mitra dari penyalahgunaan narkoba.
Filsafat Pendidikan di Era Digital: Sebuah Pendekatan Kualitatif untuk Membangun Kemandirian Belajar Adi Suriatno
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss2pp336-342

Abstract

Education in the digital era is experiencing a major transformation along with the rapid progress of information technology, which has not only changed the way we access knowledge but also the way we learn. Digital technology enables faster and broader access to learning resources, creates new spaces for collaboration, and introduces educational platforms that change the dynamics of the traditional classroom. However, even though technology provides convenience, the main challenge that arises is building students' learning independence, namely their ability to manage, assess and utilize information independently. In this context, educational philosophy offers a theoretical framework that can direct learning practices, especially through the flow of pragmatism and constructivism. Pragmatism emphasizes practical experience as the basis of learning, while constructivism focuses on students' active role in constructing their own knowledge. Digital technology, if used wisely, can support both schools of philosophy, providing flexibility in choosing the time and place of study and enabling deeper exploration of knowledge. However, over-reliance on technology can hinder the development of critical and reflective skills that are important in the learning process. Therefore, this research aims to explore the application of educational philosophy in supporting students' independent learning in the digital era, by emphasizing the importance of balance between the use of technology and the development of critical and reflective thinking skills.
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES (SSG) DAN TRIANGLE PASS TERHADAP KETERAMPILAN PASSING STOPING SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SDN 02 PENGADANGAN Rusdiana Yusuf; Adi Suriatno
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3431

Abstract

Student interest at SDN 02 Pengadangan in playing soccer is quite high, but students have different abilities. For example, passing to a friend is less accurate, passing is too fast or sometimes too slow, making it difficult to combine passes between friends/players. This research aims to determine whether or not there is an influence of small sided games (SSG) training on the passing stopping ability of extracurricular football students at SDN 02 Pengadangan. This research uses quantitative design methods or design using experimental methods. The research design is to use a Two Group Pretest-Protest Design. The results of this research show that there is an influence of small sided games (SSG) training on passing stopping ability. This is proven by the results of data analysis which shows the average value or mean passing and stopping increased from 5.60 to 7.55. Apart from that, the t test results also prove this effect with t test results of 7.870 with a sig value level. 0.03 < 0.05. There is an influence of triangle pass training on students' passing stopping abilities. This is proven by the results of data analysis which shows that the t test results also prove this effect with t test results of 9.788 with a sig value level. 0.01 < 0.05. Triangle pass training has a more significant influence than small sided game training on improving the passing stopping ability of extracurricular soccer students at SDN 02 Pengadangan. This is proven by the results of data analysis which shows that the mean value of the small side games posttest = 61.15 with a t value of -7870.