Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Fundamental Saham Sektor Food and Beverage pada LQ45 Periode I Tahun 2020 Annuridya Octasylva; Faisal Fachroji
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v4i2.168

Abstract

For beginners, to start investing should have careful consideration. Investment objectives, time period, risk are things that must be considered, and the most important is what investment instruments are suitable and we will choose later, of course, to achieve the objectives of the investment itself, namely future profits. Some investment instruments that have the advantages that have been summarized by the Indonesia Stock Exchange as of December 29, 2017 include, Savings (2.53%), government bonds (8.96%), gold (7.30%), deposits (7.36) %), and shares (13.13%).Technical and fundamental analysis are two analyzes that are often used to analyze stock movements. Technical analysis is an analysis that predicts future stock prices using historical prices. Whereas fundamental analysis is an analysis that uses information inside and outside the company, such as performance, business competitors, industry and even micro-macroeconomics, as well as market information. Fundamental analysis is generally used by long-term investors, so the sustainability of the company is a very important consideration.Common indicators in Fundamental Analysis are EPS (Earning Per Share), PER (Price Earning ratio), PBV (Price Book Value), ROE (Return of Equity), Dividend Yield, and DER (Debt Earning Ratio). From the fundamental analysis using the 2019 financial statements of food and beverage sector companies in LQ45 with EPS, PER, PBV, ROE, DY, and DER indicators the best performance is on UNVR company shares, because almost all indicators occupy good positions except DER indicators because UNVR has a high DER, then followed by JPFA, ICBP, and INDF. Keyword: investment, fundamental analysis, EPS (Earning Per Share), PER (Price Earning Ratio), PBV (Price Book Value), ROE (Return of Equity), Dividend Yield, and DER (Debt Earning Ratio)
TECHNICAL ANALYSIS OF FOOD AND BEVERAGE SECTOR STOCKS IN JII Annuridya Rosyidta Pratiwi Octasylva; Faisal Fachroji
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol 7 No 1 (2021): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/manajemen.v7i1.1945

Abstract

ABSTRAK Investasi merupakan upaya menanamkan dana untuk dikembangkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan untuk mendapatkan keuntungan. Investasi bisa dilakukan melalui sektor rill, maupun non rill. Pada penelitian ini akan membahas investasi sektor non rill terutama di pasar modal yang sudah jelas return dan kemanannya, yang akan berfokus pada saham. JII (Jakata Islmaic Index) adalah 30 saham syariah yang paling liquid di BEI. Terdapat empat saham sektor food and beverage, seperti ICBP, INDF, JPFA, dan UNVR. analisis teknikal menggunakan historis harga dari suatu perusahaan atau saham itu sendiri, yang berasumsi bahwa itu dapat merefleksikan harga dimasa depan, biasanya yang menggunakan analisis teknikal adalah investor jangka pendek, jangka pendek disini adalah mereka para tradder yang aktif berdagang saham. Grafik adalah indikator utama untuk analisis teknikal, terutama grafik candlestick karena grafik ini mampu menampilkan pergerakan harga secara menyeluruh. Resistance adalah keadaan dimana harga sulit bergerak lebih tinggi, sedangkan support adalah kebalikannya yaitu harga sudah sulit untuk lebih rendah, kedua garis batas ini digunakan sebagai pengambil keputusan dalam analisis teknikal. Pendekatan yang biasa dilakukan adalah menggunakan pendekatan fibonacci dan umunya dibantu lagi oleh stochastic oscillator untuk menunjukan posisi closing relatif pada suatu periode. Saham ICBP dilihat dari hasil fibonacci dan indikator stochastic oscillator yang menunjukan saham ICBP mendekati resistance dan stochastic oscillator berada pada titik 70 normal zone tetapi mulai mendekati zona overbought yaitu melewati titik 80. Kata kunci : : Investasi, Analisis Teknikal, Fibonnaci, Support, Resistance, Stochastic Oscillato