This Author published in this journals
All Journal Jurnal Common
Rakhmatin, Tina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Persuasif Personal Sales Terhadap Keputusan Pembelian Produk Al-Quran Miracle The Reference E-PEN Rakhmatin, Tina
Jurnal Common Vol. 1 No. 1 (2017): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.247 KB) | DOI: 10.34010/common.v1i1.248

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh komunikasi persuasif personal sales terhadap perubahan sikap konsumen dalam proses keputusan pembelian Al-Quran Miracle the Reference E-Pen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini model Instrumental Theory of Persuasion yang memperhitungkan faktor-faktor komunikator dan pesan, intervening process, dan perubahan sikap. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori. Teknik pengambilan sampel menggunakan responden sejumlah 86 orang, lalu kemudian dilakukan proportionate random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur, setelah sebelumnya dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur dalam komunikasi persuasif yakni komunikator dan pesan terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan sikap konsumen yang terdiri dari perubahan kognisi, afeksi, dan konasi dalam proses keputusan pembelian. Pengaruh pesan terbukti memimiliki pengaruh yang lebih besar terhadap perubahan sikap tersebut dibandingkan komunikator. Faktor-faktor intervening yakni perhatian, pemahaman, dan penerimaan turut memberi andil dalam memberi pengaruh tersebut. AbstractThis research is focusing on how the effect of personal salespersons' persuasive communication on consumers' behaviour change in the decision process of buying Al-Quran Miracle the Reference E-Pen. The theory used in this research is the Instrumental Theory of Persuasion model that reckons the communicator and message factors, intervening process, and behavior change. The method used in this research is explanatory survey. Sampling technique uses 86 respondents, succeeded by proportionate random sampling. The data analysis technique used is path analysis following the validity test and reability test. The output of the research shows that elements in persuasive communication namely communicator and message are proven to have significant effect on the consumers‟ behavior, which consists the cognition, affection, and conation change in the decision process of buying. The message effect is proven to be greater than the communicator effect. The intervening factors namely attention, comprehension, and acceptance also contribute in giving the effect.
PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DENGAN ANAK AUTIS DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK Rakhmatin, Tina; Amilia, Dian
Jurnal Common Vol. 2 No. 2 (2018): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.075 KB) | DOI: 10.34010/common.v2i2.1191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi interpersonal orang tua kepada anak autis di Kota Bandung. Untuk menjawab dari tujuan penelitian tersebut, peneliti menetapkan sub fokus pada Komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, dan faktor penghambat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi deskriptif dimana informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang terdiri dari empat informan kunci sebagai orang tua dan satu informan pendukung psikolog anak sebagai informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses komunikasi interpersonal yang dilakukan antara orang tua dengan anak autis tidak seperti melakukan komunikasi dengan anak normal dan sulit untuk melakukan komunikasi agar dapat dipahami oleh anak autis. Komunikasi verbal yang dilakukan dengan autis harus jelas, tegas, singkat dan juga dengan menggunakan metode gambar, serta adanya kata-kata perintah yang diberikan demi kemandirian anak autis. Komunikasi nonverbal dilakukan dengan gerakan-gerakan ketika orang tua memberikan larangan kepada anak dengan menggunakan gerakan jari telunjuk yang mengacung kemudian digoyangkan, mereka akan segera berhenti melakukan hal tersebut dan memahami bahwa hal tersebut dilarang. Faktor penghambat dalam berkomunikasi dengan anak autis yaitu sulitnya melakukan kontak mata, kurangnya respon yang diberikan, kesulitan berbicara yang dialami anak autis, serta gangguan pada bidang sensori. --------------------------------------------------------------------------------- This study aims to determine the parent's interpersonal communication process to autistic children in the city of Bandung. To answer the purpose of the study, the researcher established a sub focus on verbal communication, nonverbal communication, and inhibiting factors. This study uses qualitative methods with descriptive studies where the informants involved in this study amounted to five people consisting of four key informants as parents and one informant supporting child psychologists as supporting informants. The results of this study indicate that the process of interpersonal communication carried out between parents and children with autism is not like communicating with normal children and is difficult to communicate so that it can be understood by children with autism. Verbal communication done with autism must be clear, firm, concise and also by using the image method, as well as the words of the commands given for the independence of autistic children. Nonverbal communication is carried out with movements when parents give a prohibition to children by using the movement of the index finger that is raised and then shaken, they will immediately stop doing that and understand that it is prohibited. Inhibiting factors in communicating with children with autism are difficulty in making eye contact, lack of response given, speech difficulties experienced by autistic children, and disturbances in the sensory field.