Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KALIMAT DALAM NOVEL “IKHWAN” KARYA ADELIA NURAHMA: PENGGUNAAN KALIMAT BERDASARKAN ISINYA DALAM KAJIAN SINTAKSIS Rahma Hidayati; Mutiara Agelica Hasian Sihite; Ribka Elstin Sigab; Kezia Erica Agave; Johannes Bagas Sitorus; Mustika Wati Siregar
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v2i4.3362

Abstract

Penelitian ini menelaah penggunaan kalimat berdasarkan isinya yang terbagi dalam kalimat berita, kalimat perintah, kalimat tanya, kalimat seru, dan kalimat optatif dalam novel “Ikhwan” karya Adelia Nurahma. Peneliti menggunakan novel ini sebagai bahan kajian karena karya sastra seperti novel memuat banyak kalimat-kalimat yang membangunnya. Sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah 25% bagian dari keseluruhan isi novel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan system pengamatan untuk memperoleh sebuah data. Hasil penelitian ini dijabarkan dalam bentuk deskripsi pada setiap jenis kalimatnya.
ANALISIS KALIMAT DALAM NOVEL “IKHWAN” KARYA ADELIA NURAHMA: PENGGUNAAN KALIMAT BERDASARKAN ISINYA DALAM KAJIAN SINTAKSIS Rahma Hidayati; Mutiara Agelica Hasian Sihite; Ribka Elstin Sigab; Kezia Erica Agave; Johannes Bagas Sitorus; Mustika Wati Siregar
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v2i6.3584

Abstract

Penelitian ini menelaah penggunaan kalimat berdasarkan isinya yang terbagi dalam kalimat berita, kalimat perintah, kalimat tanya, kalimat seru, dan kalimat optatif dalam novel “Ikhwan” karya Adelia Nurahma. Peneliti menggunakan novel ini sebagai bahan kajian karena karya sastra seperti novel memuat banyak kalimat-kalimat yang membangunnya. Sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah 25% bagian dari keseluruhan isi novel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan system pengamatan untuk memperoleh sebuah data. Hasil penelitian ini dijabarkan dalam bentuk deskripsi pada setiap jenis kalimatnya.
Penerapan Nilai-Nilai Sistem bagi Hasil Mukhabarah pada Peningkatan Profitabilitas dalam Perspektif Keuangan Syariah (Studi Kasus Petani Rumput Laut Di Kel. Pallette Kec. Tanete Riattang Timur Kab. Bone) Herwinda; Abd Rasyid R; Rahma Hidayati
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i3.4936

Abstract

This study aims to determine how the application of the values ​​of the profit sharing system of mukhabarah on increasing profitability in the perspective of sharia finance of seaweed farmers in Pallette Village, East Tanete Riattang District, Bone Regency. Based on the problems above, the approach used in this study is a qualitative approach using a phenomenological strategy. By describing in the form of words that are in accordance with the experiences experienced by the informants. Supported by theory as the basis for research development, also supported by observation, interviews, and documentation in collecting the necessary data. From the data collected, it was analyzed descriptively. The data analysis was used to determine the application of the values ​​of the profit sharing system of mukhabarah on increasing profitability in the perspective of sharia finance of seaweed farmers in Pallette Village, East Tanete Riattang District, Bone Regency. application of the values ​​of the profit sharing system of mukhabarah on seaweed farmers applied in Pallette Village, East Tanete Riattang District, Bone Regency. Bone has fulfilled the requirements and pillars of the mukhabarah contract. Although the community is still unfamiliar with the term mukhabarah and the majority admits to not knowing whether the practices carried out are appropriate or not, in reality the community has implemented it even though it is not truly kaffa
ANALISIS KALIMAT DALAM NOVEL “IKHWAN” KARYA ADELIA NURAHMA: PENGGUNAAN KALIMAT BERDASARKAN ISINYA DALAM KAJIAN SINTAKSIS Rahma Hidayati; Mutiara Agelica Hasian Sihite; Ribka Elstin Sigab; Kezia Erica Agave; Johannes Bagas Sitorus; Mustika Wati Siregar
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v2i4.3362

Abstract

Penelitian ini menelaah penggunaan kalimat berdasarkan isinya yang terbagi dalam kalimat berita, kalimat perintah, kalimat tanya, kalimat seru, dan kalimat optatif dalam novel “Ikhwan” karya Adelia Nurahma. Peneliti menggunakan novel ini sebagai bahan kajian karena karya sastra seperti novel memuat banyak kalimat-kalimat yang membangunnya. Sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah 25% bagian dari keseluruhan isi novel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan system pengamatan untuk memperoleh sebuah data. Hasil penelitian ini dijabarkan dalam bentuk deskripsi pada setiap jenis kalimatnya.
ANALISIS KALIMAT DALAM NOVEL “IKHWAN” KARYA ADELIA NURAHMA: PENGGUNAAN KALIMAT BERDASARKAN ISINYA DALAM KAJIAN SINTAKSIS Rahma Hidayati; Mutiara Agelica Hasian Sihite; Ribka Elstin Sigab; Kezia Erica Agave; Johannes Bagas Sitorus; Mustika Wati Siregar
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v2i6.3584

Abstract

Penelitian ini menelaah penggunaan kalimat berdasarkan isinya yang terbagi dalam kalimat berita, kalimat perintah, kalimat tanya, kalimat seru, dan kalimat optatif dalam novel “Ikhwan” karya Adelia Nurahma. Peneliti menggunakan novel ini sebagai bahan kajian karena karya sastra seperti novel memuat banyak kalimat-kalimat yang membangunnya. Sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah 25% bagian dari keseluruhan isi novel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan system pengamatan untuk memperoleh sebuah data. Hasil penelitian ini dijabarkan dalam bentuk deskripsi pada setiap jenis kalimatnya.
BAHASA SEBAGAI JEMBATAN BUDAYA: PERAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING DALAM MEMPERKENALKAN IDENTITAS INDONESIA Rahma Hidayati; Arlin Septia Basana Siagian; Icut Aprilla; Safinatul Hasanah Harahap
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12210

Abstract

Language is one of the most fundamental elements of culture in shaping and transmitting the identity of a nation. This article examines the role of the Indonesian language as a cultural bridge for foreign speakers in the process of recognizing and understanding Indonesian identity amid the increasingly rapid currents of globalization. Using a sociolinguistic and cultural studies approach, this article analyzes how the mastery of Indonesian by foreign speakers does not merely function as a tool of communication, but also as a medium for understanding the values, social norms, local wisdom, and cultural diversity that characterize the Indonesian nation. The findings indicate that foreign speakers who learn Indonesian undergo a profound process of cultural identity negotiation, while simultaneously contributing to the dissemination of Indonesia's image on the international stage. This article also discusses the challenges and opportunities encountered in learning Indonesian as a foreign language, as well as its implications for cultural diplomacy and the strengthening of Indonesia's position in global forums.