Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Space dalam Arsitektur Batak Karo Jhon Tuah Aditya Saragih; M. Nawawiy Loebis; Dwi Lindarto
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.462 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i1.17

Abstract

Arsitektur Batak Karo merupakan salah satu arsitektur nusantara yang tercipta dari budaya, pemikiran dan kearifan lokal suku tersebut, salah satu arsitektur Karo adalah rumah adat Karo. Masri Singarimbun menjelaskan bahwa rumah adat Karo tidak hanya terkait fungsinya tetapi berkaitan dengan proses pendirian dan cara berdiam di dalamnya, ada begitu banyak peraturan adat ketika mendirikan dan menempati rumah tersebut. Sekarang masyarakat suku Batak Karo sudah beralih ke arsitektur kontemporer dan telah kehilangan makna dalam arsitekturnya. Penelitian ini akan mengkaji space dalam arsitektur Karo dengan teori space yang dikemukakan oleh Christian Noberg Schultz yaitu architectural space dan existential space. Metodologi dengan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Ditemukan bahwa arsitektur Karo merupakan manifestasi dari worldview masyarakat Karo yang menganggap dunia terbagi menjadi tiga bagian yaitu dunia bawah, dunia tengah, dunia atas dan juga konkretisasi dari hubungan kekerabatan mereka yaitu kalimbubu, senina dan anak beru dan yang disebut dengan Sangkep Nggeluh.
Pengaruh Sosial Media Terhadap Aktivitas di Ruang Publik (Studi Kasus Lapangan Merdeka Medan) Destia Farahdina; M. Nawawiy Loebis; Wahyuni Zahra
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 9 No. 1 (2020): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v9i1.98

Abstract

Gaya berinteraksi terus dimodifikasi oleh teknologi baru, namun kehidupan di bentuk oleh kebiasaan umum. manusia perlu berbagi dan berinteraksi satu sama lain bahkan jika keadaannya berubah. Kehadiran Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) mengubah gaya hidup mereka untuk datang bersama-sama dan mengetahui informasi yang terjadi diruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas-aktivitas yang terjadi di Lapangan Merdeka karena kehadiran sosial media. Penelitian ini menggunakan dua metode dalam mengumpulkan data. Metode primer yang terdiri dari observasi dan kuesioner, serta metode sekunder yang mengandalkan teori dan penelitian terdahulu. Data tersebut di analisis menggunakan analisis interpretasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kehadiran sosial media dapat menentukan citra sebuah ruang publik. Aktivitas yang terjadi di Lapangan Merdeka yang dahulu dominan adalah kegiatan politik namun di masa teknologi seperti sperti saat ini lebih mengarah ke kegiatan ekonomi dan rekreasi terencana. Perencana di tuntut untuk dapat mengembangkan inovasi baru agar Lapangan Merdeka tetap di minati oleh pengunjung. Seperti informasi yang disampaikan di sosial media mengenai kehadiran Merdeka Walk menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjunginya. Kehadiran sosial media menambah deret aktivitas yang terjadi di Lapangan Merdeka.