Technological developments in the digital era, widely accepted in society, have had a significant impact on families. Therefore, parents, as family leaders, need to learn from history to care for their families. Although there are efforts to solve family problems by paying attention to the function of parents as educators and role models, this has not been able to provide a complete answer. Parents must learn from history through Psalm 78. This study uses a qualitative method with a literature study approach and analysis of the text of Psalm 78 using the principle of hermeneutics. The results of the study show that parents who learn from history can influence their children to live in truth in today's digital era. Through history, parents influence children to know the Word of God, believe and carry out God's commands, and have steadfastness. Perkembangan teknologi di era digital yang diterima dalam masyarakat, memberi pengaruh yang signifikan bagi keluarga. Oleh karenanya, orang tua sebagai pemimpin keluarga perlu belajar melalui sejarah untuk memperhatikan keluarganya. Meskipun ada upaya untuk menyelesaikan masalah keluarga dengan memperhatikan pentingnya fungsi orang tua sebagai pendidik, dan menjadi teladan, akan tetapi hal itu belum sepenuhnya dapat memberi jawaban. Orang tua harus belajar dari sejarah melalui Mazmur 78. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis terhadap teks Mazmur 78 menggunakan prinsip hermeneutika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang belajar dari sejarah dapat mempengaruhi anak-anaknya untuk hidup dalam kebenaran di era digital saat ini. Melalui sejarah orang tua memberi pengaruh sehingga anak mengenal Firman Allah, percaya dan melakukan perintah Allah, dan memiliki keteguhan hati.