Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Bangunjiwo Bantul Nadine, Magnalia Devita; Nasrullah, Nasrullah
Proceeding Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 1 No. 1 (2020): Armoring the Youth to Contribute to the SDGs
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.669 KB)

Abstract

Sertifikat tanah adalah alat bukti terkuat kepemilikan atas tanah. Namun, masih banyak orang yang belum memiliki sertifikat. Tanah yang belum bersertifikat memicu terjadinya sengketa, maka perlu adanya pendaftaran tanah. Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan program untuk meningkatkan jumlah pendaftaran tanah. Pelaksanaannya di Desa Bangunjiwo diatur dalam Peraturan Bupati Bantul Nomor 75 Tahun 2017 tentang Pembebanan Pembiayaan Persiapan PTSL. Tujuan penelitian untuk mengetahui penyelenggaraan PTSL di Desa Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul dan kendala-kendala dalam penyelenggaraannya. Jenis penelitian adalah penelitian normatif empiris. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data dengan analisis kualitatif. Kesimpulannya adalah PTSL di Desa Bangunjiwo diselenggarakan dengan program PTSL Berbasis Partisipasi Masyarakat (PTSL+PM). Kelompok masyarakat pemohon PTSL menyepakati biaya Rp 300.000,00 ditambah membeli patok secara mandiri. Kendalanya yaitu: 1) Puldatan minim bekal keahlian; 2) Pengumpulan data oleh Pokmas kurang efektif; 3) pemilik tanah berada di luar daerah dan terdapat bidang tanah yang tidak diketahui pemiliknya. Untuk mengoptimalkan capaian PTSL ini kedepan, Kantor Pertanahan disarankan untuk lebih meningkatkan supervisi dan pengarahan terhadap Panitia Ajudikasi dan Puldatan serta mendorong masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam setiap pelaksanaan PTSL
Bentuk Tanggung Jawab Notaris atas Penyalahgunaan Tugas oleh Oknum Pegawai Notaris Nadine, Magnalia Devita
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v1i4.115

Abstract

Notaris dalam menjalankan tugasnya memerlukan bantuan orang lain, maka notaris dapat mempekerjakan orang sebagai pegawai di kantornya dengan spesifikasi tertentu untuk membantu memenuhi tugasnya. Pegawai Notaris ialah setiap orang yang bekerja pada Notaris dengan hubungan kerja, yang menerima imbal jasa atas pekerjaannya. Namun, ternyata tidak semua pegawai di kantor notaris bertanggungjawab atas tugasnya dan ada oknum pegawai notaris yang justru melakukan perbuatan melawan hukum sehingga merugikan notaris. Tujuan penelitian untuk mengkaji mengenai Bentuk Pertanggungjawaban Notaris atas Penyalahgunaan Tugas Oleh Oknum Pegawai Notaris. Penelitian ini penelitian hukum normatif. Pengolahan data yang terkumpul dari penelitian ini kepustakaan. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah Pendekatan perundang-undangan (statute approach) dengan menelaah regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah hukum dalam penelitian ini. Notaris yang memerintah pekerjanya untuk mewakili pekerjaannya maka Notaris secara tidak langsung ikut bertanggung jawab atas kerugian yang dilakukan oleh pekerjanya. Bentuk tanggung jawab notaris atas penyalahgunaan tugas oleh oknum pegawai notaris adalah tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tanggung jawab kepada Negara, tanggung jawab moral, tanggung jawab terhadap akta yang dibuatnya, tanggung jawab perdata, tanggung jawab pidana, tanggung jawab administrasi dan kode etik, dan tanggung jawab Notaris sebagai pemberi kerja