Abstract: The community's creative industry in the form of handicrafts is often unable to compete with outside products. This is due to the lack of utilization of digital media in marketing. The purpose of this research is to apply digital marketing in improving the creative industry of the community in Lembang Ma'dong. The research approach used in this study is qualitative through the application of digital marketing to increase promotion and sales of ampa'. Data collection techniques are observation and interview. Data analysis refers to the theory of Miles and Huberman which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. SWOT analysis was also used to analyze the achievements in implementing digital marketing for ampa' handicrafts. The results showed that there was a significant increase in sales of ampa' handicrafts by congregational members of Gereja Toraja in Lembang Ma'dong. In conclution, digital marketing has become a way to empower the congregation economy in Lembang Ma’dong specifically in selling their handicrafts. Keywords: ampa’, church, congregation, empower, Ma’dong, mats, marketing, society. Abstrak: Industri kreatif masyarakat berupa kerajinan tangan seringkali kalah bersaing dengan produk-produk luar. Hal ini disebabkan kurangnya pemanfaatan media digital dalam pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan digital marketing dalam meningkatkan industri kreatif masyarakat khususnya anggota gereja Toraja di Lembang Ma’dong. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif melalui penerapan digital marketing untuk meningkatkan promosi dan penjualan ampa’. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Analisis data mengacu pada teori Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, displai data, dan penarikan kesimpulan. Analisis SWOT juga digunakan untuk menganalisis pencapaian dalam penerapan digital marketing bagi kerajinan tangan ampa’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam penjualan kerajinan tangan pengrajin ampa’ khususnya anggota jemaat gereja Toraja di Lembang Ma’dong. Dengan demikian, digital marketing telah menjadi salah satu cara untuk pemberdayaan jemaat di Lembang Ma’dong, secara khusus dalam memasarkan hasil kerajinan tangan mereka. Kata Kunci: ampa’, gereja, jemaat, Ma’dong, pemasaran, pemberdayaan, tikar.