Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI KELAYAKAN IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI SMA NEGERI 1 SOE TAHUN 2023 Foeh*, Yonatan; Para, Nimrot Doke; Lomi, Bendelina Uli
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 7 No 3 (2024): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v7i3.628

Abstract

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Tujuan dari penelitia ini adalah Untuk mengetahui kesiapan sekolah dalam merealisasikan program sekolah penggerak. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan jenis verifikatif, Subjek dalam penelitian ini ialah unsur kepala sekolah, guru dan wakasek kurikulum yang berjumlah 5 orang. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa 1) dari aspek penguatan sumber daya manusia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam menjalankan tugas mengajar dengan beradaptasi pada pemanfaatan teknologi yang semakin canggih dan terfokus pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui Project Profil Pelajar Pancasila. Namun pada kenyataannya yang terjadi di SMA N 1 Soe belum ada pelatihan dan pendampingan bagi kepala sekolah, penilik dan guru; 2) dari aspek digitalisasi sekolah, secara umum sekolah suda siap untuk menerapkan program sekolah penggerak, terbukti melalui semua warga sekolah sudah mendapatkan akses internet melalui hotspot dari lembaga selain akses internet sekolah juga sudah memiliki wirles technology yang berupa : GPS dan navigasi dengan bantuan pancaran gelombiang dari teknologi warles, computer dan laptop yang sudah tersedia sim card yang membantu computer dapat terkoneksi dengan internet, smatrtphone atau hanphone genggam; 3) dari aspek pembelajaran dengan paradigma baru, belum semua guru di SMA N 1 Soe lulus dalam mengikuti seleksi untuk menjadi guru penggerak yaitu hanya 2 orang guru saja yang sudah lulus dan memenuhi syarat untuk menjadi guru penggerak di sekolah tersebut. Kata kunci : Studi Kelayakan, Pendidikan, Afektif, Kognitif, Psikomotorik
Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Pengembangan Kompetensi Guru dan Pembinaan Karakter Siswa di SMA Kristen Swasta Tarus Tengah Tanaem, Yusuf Elpontus; Nubatonis, Sonia Magdewaty; Djira, Imelda Marina; Para, Nimrot Doke; Lily, Agung Karlos Kamau; Lebo, Yared
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.9068

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan menengah, khususnya di sekolah berbasis keagamaan, menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan perkembangan karakter peserta didik dan profesionalisme guru. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini difokuskan pada pengembangan kompetensi guru dan pembinaan karakter siswa di SMA Kristen Swasta Tarus Tengah sebagai upaya penguatan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter kristiani. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua tahapan utama, yaitu pemberian materi oleh narasumber dan pelaksanaan pendampingan secara langsung kepada guru dan siswa. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara dosen Prodi Manajemen Pendidikan Kristen IAKN Kupang sebagai narasumber, mahasiswa sebagai tenaga pendukung, serta pihak sekolah sebagai mitra kegiatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi guru sebesar ±27,6%. Selain itu, sikap, kedisiplinan, dan perilaku siswa meningkat sekitar ±40%. Secara keseluruhan, mutu pembelajaran mengalami kenaikan rata-rata ±33%, yang mencerminkan kontribusi nyata kegiatan dalam memperkuat kualitas pendidik serta pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan.
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Kota Kupang Djira, Imelda Marina; Tanaem, Yusuf Elpontus; Djira, Imleda Marina; Para, Nimrot Doke; Nubatonis, Sonia Magdewati; Kamlasi, Armanjo
REAL DIDACHE: Journal of Christian Education Vol. 6 No. 1: March 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/j15nh662

Abstract

Quality education is a constitutional right of every Indonesian citizen, including children with special needs (CSN). In practice, however, the implementation of Christian Religious Education (CRE) for CSN in Special Schools still faces systemic challenges that have rarely been studied, particularly from a simultaneously managerial and theological perspective. This study aims to analyze in depth the management of CRE learning for CSN at SSNS Pembina Kupang City, which serves five disability categories: visual impairment, hearing impairment, intellectual disability, physical disability, and autism. A qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation involving four purposively selected research subjects: one principal and three CRE teachers. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The findings reveal that CRE learning management at SSNS Pembina Kupang is carried out through three stages: (1) individual assessment-based planning, in which teachers design lesson plans tailored to each child's type and level of disability; (2) multisensory adaptive implementation, using methods and media selected situationally based on each child's sensory, cognitive, and emotional conditions; and (3) continuous daily evaluation, conducted every day due to the fluctuating emotional conditions of CSN, which cannot be standardized. The novelty of this study lies in its simultaneous integration of three perspectives: managerial, pedagogical, and biblical-theological, which has not been found in previous similar studies in Indonesia. These findings contribute to the development of an inclusive and adaptive CRE learning model and provide a basis for policy recommendations for teachers, schools, and parents in accompanying CSN. Keywords: adaptive evaluation; children with special needs; christian religious education; learning management; special school Abstrak Pendidikan yang berkualitas merupakan hak konstitusional setiap warga negara Indonesia, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun dalam praktiknya, implementasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) bagi ABK di Sekolah Luar Biasa (SLB) masih menghadapi tantangan sistemik yang belum banyak dikaji, khususnya dari perspektif manajerial sekaligus teologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam manajemen pembelajaran PAK bagi ABK di SLBN Pembina Kota Kupang, yang melayani lima kategori ketunaan: tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, dan autisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi terhadap empat subjek penelitian, yaitu satu kepala sekolah dan tiga guru PAK, yang dipilih secara purposive. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran PAK di SLBN Pembina Kupang dilaksanakan melalui tiga tahapan: (1) perencanaan berbasis asesmen individual, di mana guru merancang RPP yang disesuaikan dengan jenis dan tingkat ketunaan setiap peserta didik; (2) pelaksanaan adaptif multisensori, dengan pemilihan metode dan media yang disesuaikan secara situasional berdasarkan kondisi sensoris, kognitif, dan emosional anak; serta (3) evaluasi harian berkelanjutan, yang dilakukan setiap hari karena kondisi emosional ABK bersifat fluktuatif dan tidak dapat distandarkan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi tiga perspektif secara simultan: manajerial, pedagogis, dan teologis-Alkitabiah, yang belum dijumpai dalam penelitian sejenis di Indonesia. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran PAK yang inklusif dan adaptif, serta menjadi dasar rekomendasi kebijakan bagi guru, sekolah, dan orang tua dalam mendampingi ABK Kata kunci: anak berkebutuhan khusus; evaluasi adaptif; manajemen pembelajaran; pendidikan agama kristen; sekolah luar biasa