Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA PERBANYAKAN TANAMAN JEUMPA (Magnolia champaca) DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KULTUR JARINGAN Rahmawati, Lina; Yuliana, Yeni; Zahara, Mutia; Jamaluddinsyah, Jamaluddinsyah
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan Vol 11, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK XI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pbio.v11i1.19271

Abstract

Tanaman Jeumpa merupakan bunga yang sarat akan nilai budaya dan tradisi khususnya bagi masyarakat Aceh. Hal ini ditandai dengan pemanfaatan Jeumpa dalam berbagai acara adat. bunga ini menjadi ikon dari daerah yang juga dijuluki sebagai ‘Bumi Serambi Mekah’. Hal ini sudah tercantum dalam SK Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah yang menyatakan bahwa Tanaman Jeumpa (Magnolia champaca) menjadi flora identitas dari Provinsi Aceh. Bunga jeumpa itu sendiri sudah jarang ditemui di Aceh. Oleh karena itu, perlu  dilakukan penelitian agar populasi dari bunga Jeumpa tetap terjaga dan memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya melestarikan bunga khas Aceh salah satunya dengan cara menggunakan teknik kultur jaringan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana perbanyakan tanaman Jeumpa dengan pemberian air kelapa untuk menginduksi  pertumbuhan kalus batang Jeumpa (Magnolia champaca L.) secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakukan air kelapa (0 %, 20%, 40%, 60%) dengan menggunakan pengulangan sebanyak 4 kali, parameter penelitian ini adalah massa kalus dan tekstur kalus. Perlakuan air kelapa dapat menginduksi pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa (Magnolia champaca) baik secara tekstur ataupun massa kalus. Pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa yang optimal pada konsentrasi 60% air kelapa dengan massa 0,06 g.
UPAYA PERBANYAKAN TANAMAN JEUMPA (Magnolia champaca) DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KULTUR JARINGAN Rahmawati, Lina; Yuliana, Yeni; Zahara, Mutia; Jamaluddinsyah, Jamaluddinsyah
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK XI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pbio.v11i1.19271

Abstract

Tanaman Jeumpa merupakan bunga yang sarat akan nilai budaya dan tradisi khususnya bagi masyarakat Aceh. Hal ini ditandai dengan pemanfaatan Jeumpa dalam berbagai acara adat. bunga ini menjadi ikon dari daerah yang juga dijuluki sebagai ‘Bumi Serambi Mekah’. Hal ini sudah tercantum dalam SK Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah yang menyatakan bahwa Tanaman Jeumpa (Magnolia champaca) menjadi flora identitas dari Provinsi Aceh. Bunga jeumpa itu sendiri sudah jarang ditemui di Aceh. Oleh karena itu, perlu  dilakukan penelitian agar populasi dari bunga Jeumpa tetap terjaga dan memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya melestarikan bunga khas Aceh salah satunya dengan cara menggunakan teknik kultur jaringan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana perbanyakan tanaman Jeumpa dengan pemberian air kelapa untuk menginduksi  pertumbuhan kalus batang Jeumpa (Magnolia champaca L.) secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakukan air kelapa (0 %, 20%, 40%, 60%) dengan menggunakan pengulangan sebanyak 4 kali, parameter penelitian ini adalah massa kalus dan tekstur kalus. Perlakuan air kelapa dapat menginduksi pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa (Magnolia champaca) baik secara tekstur ataupun massa kalus. Pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa yang optimal pada konsentrasi 60% air kelapa dengan massa 0,06 g.
Analisis Kadar Air Benih Kedelai (Glycine max) Varietas Anjasmoro Menggunakan Metode Oven Jamaluddinsyah, Jamaluddinsyah; Hidayat, Muslich; Rija Arhas, Firman
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026 (Article In Press)
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v6i1.9899

Abstract

Moisture content is a pivotal parameter determining the viability and storage life of soybean seeds. This study aimed to evaluate the moisture content of Anjasmoro variety soybean (Glycine max) seeds using the constant high-temperature oven method. The research was conducted at the UPTD BPSBTPHP Laboratory in Banda Aceh. The methodology employed drying ground seed samples in an oven at 130°C–133°C for a duration of one hour. The experimental results revealed an average moisture content of 10.2095% derived from two replicates. This value falls within the recommended safe threshold for soybean seed storage, which ranges between 10% and 12%. Consequently, the tested seeds are categorized as having high physical quality and are suitable for long-term storage without significant risk of biological deterioration. Keywords: moisture content; seed quality; glycine max