Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH TEMBAKAU DALAM MEDIUM KULTUR TERHADAP JUMLAH TURUNAN LALAT BUAH (Drosophila melanogaster) Lina Rahmawati; Jamaluddinsyah Jamaluddinsyah; Eriawati Eriawati
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 4, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IV 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.392 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v4i1.2575

Abstract

Zat mutagenik banyak dimanfaatkan dalam penelitian biologi, salah satunya adalah zat mutagenik dari tembakau yang dapat digunakan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap viabilitas atau kemampuan bertahan hidup Drosophila melanogaster. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh tembakau terhadap jumlah turunan Drosophila melanogaster dengan perlakuan berbagai konsentrasi tembakau dalam medium kultur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian tembakau pada konsentrasi 0.25 gram, 0.50 gram, 1 gram dan tanpa tembakau (kontrol). Data di analisis dengan menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil analisis data diperoleh Fhit > Ftab pada taraf α 0.05 untuk jumlah turunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian tembakau terhadap jumlah turunan Drosophila melanogaster.
PENGARUH PERLAKUAN MEDIA AIR TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY (Brassica rapa) SECARA HIDROPONIK DENGAN TEKNIK DFT (Deep Flow Technique) Lina Rahmawati; Nabilla Munawarah; Arif Sardi; Jamaluddinsyah
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v2i2.2384

Abstract

Hidroponik adalah salah satu metode budidaya tanaman yang tidak menggunakan media tanah, tetapi memanfaatkan air. Metode hidroponik pada pertumbuhan tanaman pakcoy dapat menggunakan Deep Flow Technique (DFT), yang mensirkulasrikan larutan nutrisi dan media tanam secara terus menerus selama 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa) dan mengetahui bagaimana perbedaan hasil pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa) dengan perlakuan Air AC dan Air PDAM menggunakan teknik DFT. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 September – 1 November 2021 di Kebun Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negri Ar-raniry. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Independent Sampel T-Test dengan 2 perlakuan media tanam, perlakuan 1 media menggunakan air AC dan perlakuan 2 menggunakan air PDAM. Berdasarkan hasil Uji Independent sampel T-Tes dari parameter tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, jumlah daun, berat basah, dan panjang akar memiliki hasil tidak dapat perbedaan nyata atau tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian media tanam air AC dan air PDAM dan memiliki nilai P > 0,5. Sedangkan pada parameter tekstur akar memiliki bentuk akar tunggang dengan serabut yang banyak, berwarna coklat dan berukuran panjang.
UPAYA PERBANYAKAN TANAMAN JEUMPA (Magnolia champaca) DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KULTUR JARINGAN Rahmawati, Lina; Yuliana, Yeni; Zahara, Mutia; Jamaluddinsyah, Jamaluddinsyah
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan Vol 11, No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK XI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pbio.v11i1.19271

Abstract

Tanaman Jeumpa merupakan bunga yang sarat akan nilai budaya dan tradisi khususnya bagi masyarakat Aceh. Hal ini ditandai dengan pemanfaatan Jeumpa dalam berbagai acara adat. bunga ini menjadi ikon dari daerah yang juga dijuluki sebagai ‘Bumi Serambi Mekah’. Hal ini sudah tercantum dalam SK Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah yang menyatakan bahwa Tanaman Jeumpa (Magnolia champaca) menjadi flora identitas dari Provinsi Aceh. Bunga jeumpa itu sendiri sudah jarang ditemui di Aceh. Oleh karena itu, perlu  dilakukan penelitian agar populasi dari bunga Jeumpa tetap terjaga dan memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya melestarikan bunga khas Aceh salah satunya dengan cara menggunakan teknik kultur jaringan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana perbanyakan tanaman Jeumpa dengan pemberian air kelapa untuk menginduksi  pertumbuhan kalus batang Jeumpa (Magnolia champaca L.) secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakukan air kelapa (0 %, 20%, 40%, 60%) dengan menggunakan pengulangan sebanyak 4 kali, parameter penelitian ini adalah massa kalus dan tekstur kalus. Perlakuan air kelapa dapat menginduksi pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa (Magnolia champaca) baik secara tekstur ataupun massa kalus. Pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa yang optimal pada konsentrasi 60% air kelapa dengan massa 0,06 g.
PENGARUH PERLAKUAN MEDIA AIR TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY (Brassica rapa) SECARA HIDROPONIK DENGAN TEKNIK DFT (Deep Flow Technique) Lina Rahmawati; Nabilla Munawarah; Arif Sardi; Jamaluddinsyah
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v2i2.2384

Abstract

Hidroponik adalah salah satu metode budidaya tanaman yang tidak menggunakan media tanah, tetapi memanfaatkan air. Metode hidroponik pada pertumbuhan tanaman pakcoy dapat menggunakan Deep Flow Technique (DFT), yang mensirkulasrikan larutan nutrisi dan media tanam secara terus menerus selama 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa) dan mengetahui bagaimana perbedaan hasil pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa) dengan perlakuan Air AC dan Air PDAM menggunakan teknik DFT. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 September – 1 November 2021 di Kebun Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negri Ar-raniry. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Independent Sampel T-Test dengan 2 perlakuan media tanam, perlakuan 1 media menggunakan air AC dan perlakuan 2 menggunakan air PDAM. Berdasarkan hasil Uji Independent sampel T-Tes dari parameter tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, jumlah daun, berat basah, dan panjang akar memiliki hasil tidak dapat perbedaan nyata atau tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian media tanam air AC dan air PDAM dan memiliki nilai P > 0,5. Sedangkan pada parameter tekstur akar memiliki bentuk akar tunggang dengan serabut yang banyak, berwarna coklat dan berukuran panjang.
UPAYA PERBANYAKAN TANAMAN JEUMPA (Magnolia champaca) DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KULTUR JARINGAN Rahmawati, Lina; Yuliana, Yeni; Zahara, Mutia; Jamaluddinsyah, Jamaluddinsyah
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK XI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pbio.v11i1.19271

Abstract

Tanaman Jeumpa merupakan bunga yang sarat akan nilai budaya dan tradisi khususnya bagi masyarakat Aceh. Hal ini ditandai dengan pemanfaatan Jeumpa dalam berbagai acara adat. bunga ini menjadi ikon dari daerah yang juga dijuluki sebagai ‘Bumi Serambi Mekah’. Hal ini sudah tercantum dalam SK Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah yang menyatakan bahwa Tanaman Jeumpa (Magnolia champaca) menjadi flora identitas dari Provinsi Aceh. Bunga jeumpa itu sendiri sudah jarang ditemui di Aceh. Oleh karena itu, perlu  dilakukan penelitian agar populasi dari bunga Jeumpa tetap terjaga dan memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya melestarikan bunga khas Aceh salah satunya dengan cara menggunakan teknik kultur jaringan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana perbanyakan tanaman Jeumpa dengan pemberian air kelapa untuk menginduksi  pertumbuhan kalus batang Jeumpa (Magnolia champaca L.) secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakukan air kelapa (0 %, 20%, 40%, 60%) dengan menggunakan pengulangan sebanyak 4 kali, parameter penelitian ini adalah massa kalus dan tekstur kalus. Perlakuan air kelapa dapat menginduksi pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa (Magnolia champaca) baik secara tekstur ataupun massa kalus. Pertumbuhan kalus batang bunga jeumpa yang optimal pada konsentrasi 60% air kelapa dengan massa 0,06 g.
Ecoprint sebagai Upaya Peningkatan Literasi Pelajar di MAT Daarut Tahfidz Al-Ikhlas Banda Aceh Arif Sardi; Jamaluddinsyah Jamaluddinsyah; Raudhah Hayatillah; Syafrina Sari Lubis
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 1 (2026): Januari : Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v3i1.2794

Abstract

This community service activity aims to enhance students’ literacy through the application of ecoprint as an environmentally based creative learning medium at MAT Daarut Tahfidz Al-Ikhlas Banda Aceh. This program was motivated by the limited utilization of practice-based art activities as a means of strengthening students’ literacy. The implementation method employed a participatory-educative approach consisting of material socialization, ecoprint technique demonstrations, group-based hands-on practice, reflective discussions, and activity evaluation. The results indicate that students were able to understand the concepts and stages of ecoprint, produce works with various natural motifs, and demonstrate improvements in visual literacy and creativity. In addition, the activity increased students’ awareness of the use of natural materials and the importance of environmental friendly practices. Group-based activities also encouraged the development of social literacy through collaboration and communication among participants. Therefore, ecoprint can be considered an effective and contextual alternative learning medium to support the enhancement of students’ literacy in the school environment and has the potential to be sustainably developed.
LITTER BIOMASS AND CARBON STORAGE IN PRIA LAOT WATERFALL TOURISM AREA, BATEE SHOEK VILLAGE, SABANG Anita, Seri; Jamaluddinsyah
Indonesian Journal of Environmental Sustainability Vol. 3 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Center for Environmental Studies, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijes.v3i2.9338

Abstract

Differences in climate and human activities, such as deforestation and intensive agriculture, can increase litter carbon emissions, thereby contributing to global warming. Waterfall tourism areas possess vegetation characteristics that differ from those of natural forests, making it essential to analyze litter biomass and carbon storage in Pria Laot Waterfall Tourism Area, Sabang City. This study employed a purposive sampling method using transect lines and plots to determine litter biomass, carbon storage, and the environmental parameters influencing these factors. The results showed that the total litter biomass in Pria Laot Waterfall Area, Batee Shoek, Sabang, reached 6.47 kg, with an average of 1.32 kg per transect. Transect 3 exhibited the highest litter biomass (3.52 kg), while Transect 1 recorded the lowest (0.99 kg). The total stored litter carbon in the area was 0.253 kg, with an average of 0.084 kg per transect. Transect 3 also had the highest litter carbon (0.138 kg), whereas Transect 1 had the lowest (0.039 kg). The litter carbon storage in the area amounted to 2.53 tons/ha, with Transect 3 showing the highest value (1.38 tons/ha) and Transect 1 the lowest (0.39 tons/ha). The study concludes that variations exist in litter biomass and carbon storage across transects, where transects located near settlements exhibited higher biomass and carbon storage. These findings indicate that environmental factors play a crucial role in determining litter and carbon distribution.