Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI PROSES SAINS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ILMIAH Musdar M
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 3 No 1 (2020): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.079 KB) | DOI: 10.31605/phy.v3i1.1002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran fisika berbasis keterampilan proses sains yang berkualitas, mengetahui peningkatan keterampilan ilmiah peserta didik setelah diajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis keterampilan proses sains, dan mengetahui respon peserta didik terhadap perangkat pembelajaran berorientasi keterampilan proses sains yang diterapkan. Perangkat yang dikembangkan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Materi Ajar Peserta Didik (MAPD), dan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD). Pengembangan perangkat ini menggunakan model Kemp, Morisson dan Ross yang terdiri dari sembilan unsur pengembangan yakni instructional problems, learner characteristic, task analysis, instructional objectives, sequence content, instructional strategies, instructional delivery, evaluation instrument, dan instructional resources. Uji pengembangan perangkat dilaksanakan pada peserta didik kelas VIII. SMP IT Al-Fityan School Kab Gowa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa (i) Kualitas perangkat pembelajaran fisika (RPP, MAPD, dan LKPD) berorientasi keterampilan proses sains telah memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. (ii) peningkatan keterampilan ilmiah peserta didik setelah perangkat berorientasi keterampilan proses sains diterapkan sebesar 0,72 atau termasuk dalam kategori tinggi (iii) respon peserta didik terhadap perangkat dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran sebesar 85,71% berada pada kategori sangat positif.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIPBOOK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Mutmainna Mutmainna; Musdar M; Muh. Rif'a Kadir
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2022): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v5i1.1730

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria pengembangan media pembelajaran Flipbook Fisika yang dikatakan valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian menggunakan Research and Development dengan mengacu pada model ADDIE. Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMAN 2 Campalagian berjumlah 26 siswa. Instrumen yang digunakan lembar validasi, angket respon siswa, dan tes hasil belajar siswa. Hasil validasi dari ahli materi dan ahli media yang dilakukan dalam 2 tahap diperoleh kriteria valid sebesar 0,7. Perolehan hasil praktis materi sebesar 86,9% sangat praktis, praktis 4,3% dan cukup praktis 8,6% untuk respon siswa terhadap media pembelajaran flipbook, dan hasil efektif rata-rata nilai 80,21.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FISIKA Amir, Faizal; M, Musdar; Nur, Andi Asca Samastriani
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2024): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v6i2.3653

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumes tes High Order Thinking Skill yang ditinjau dari tingkat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Developmemt (R&D) dengan menggunakan model Martin Tessmer yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahap Preliminary, tahap Self Evaluation, tahap Prototyping (Validasi, Evaluasi, dan Revisi), dan tahap Field test. Adapun hasil pada kelompok kecil 100% soal valid, tingat reliabilitas sangat tinggi yaitu 1,03, tingkat kesukaran 80,00% sedang dan 20,00% mudah, daya beda 60,00% sangat tinggi, 25,00% rendah, dan jelek 15,00%. Sedangkan hasil pada kelompok besar 75,00% soal valid dan 25% soal tidak valid, tingkat reliabilitas tinggi yaitu 0,76, tingkat kesukaran 100% sedang, daya beda 45,00% rendah, 35,00% sedang, 15,00% sangat rendah, dan jelek 5%. Sebanyak 20 nomor soal yang dibuat dan diujicobakan, mengahasilkan 13 nomor soal yang layak untuk digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Heyzine Pada Materi Alat-Alat Optik Wahyuni, Nur; Tuada, Rasydah Nur; M, Musdar
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.661 KB) | DOI: 10.36339/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran handout digital dalam bentuk flipbook dengan menggunakan software heyzine yang memenuhi kriteria kelayakan yaitu valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Subjek penelitian dengan teknik sampling jenuh terdiri dari seluruh peserta didik kelas XII MIPA, dan guru mata pelajaran fisika di MAN 1 Majene. Data penelitian didapatkan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media dan ahli materi untuk mengukur validitas,  angket respon peserta didik dan guru untuk mengukur praktikalitas, dan tes hasil belajar untuk mengukur efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Media hasil pengembangan valid dari segi media dan segi materi dengan persentase rata-rata berturut-turut sebesar 89,22% dan 92,22% dengan kategori sangat valid, 2) Media hasil pengembangan praktis berdasarkan respon peserta didik dan guru dengan persentase rata-rata berturut-turut sebesar 87,25% dan 99,17% dengan kriteria sangat praktis, 3) Media hasil pengembangan efektif dengan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka  ditolak dan  diterima. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran handout digital dengan menggunakan software heyzine telah memenuhi kriteria kelayakan dari seluruh aspek.
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Soal Literasi Membaca dan Olabs Pada Materi Hukum Newton Humairah, Nur Aisyah; M, Musdar; Sutrisno, Sutrisno; Hamzah, Hardi; Mutmainna, Mutmainna; Labaran, Asliah Z
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 6 No. 1 (2023): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.175 KB) | DOI: 10.36339/j-hest.v6i1.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika terintegrasi soal literasi membaca dan Olabs pada materi hukum  Newton  yang memenuhi kriteria kelayakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari validitas yaitu menggunakan validator,  kepraktisan menggunakan Guru fisika dan peserta didik kelas X MIPA, dan keefektifan menggunakan peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Tapalang yang berjumlah 30 orang. Tahap penelitian ini dimulai dari tahap Pendefinisian, tahap perancangan, tahap pengembangan dan tahap penyebaran. Modul pembelajaran  yang telah dikembangkan telah memenuhi kriteria valid  dengan nilai rata-rata sebesar 94,39%. Selanjutnya, hasil uji coba pada  kriteria praktis yaitu angket respon peserta didik dengan nilai rata-rata sebesar 84,90%. dan angket respon guru dengan nilai rata-rata sebesar  88,77%. Pada kriteria efektif dilihat dari nilai hasil belajar peserta didik yang dikategorikan efektif. Dari ketiga hasil kriteria tersebut, maka modul yang dkembangkan memenuhi kriteria kelayakan.
Persepsi dan Penggunaan Buku Teks dan Sumber Belajar Online Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat pada Mata Kuliah Fisika Dasar Mutmainna, Mutmainna; Musdar, Musdar
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 6 No. 1 (2022): May Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v6i1.1126

Abstract

This research is done to (1) know the percentage of use of textbooks by students in the Basic Physics course; (2) to know the percentage of students using online learning resources in Basic Physics courses; (3) find out the tendency of students to use both learning sources while undergoing Basic Physics course activities in 2020/2021 even semester. This research is a quantitative descriptive study and applies incidental sampling. The population and sample are 259 and 50 students. The results showed that (1) the percentage of students using textbooks in the Basic Physics course was 54% stating often, 32% saying sometimes and 14% saying rarely; (2) the percentage of students using online learning resources in Basic Physics courses is 92% stating often, 6% stating sometimes, and 2% stating rarely; (3) the tendency of students to use both learning resources during their Even Semester 2020/2021 Basic Physics course shows that the use of online learning resources is greater than the use of textbooks.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Membuat Video Pembelajaran Berbasis Aplikasi Wondershare Filmora Di Sekolah Penggerak Junaedi, Ahmad; Musdar
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v5i1.494

Abstract

Program Sekolah Penggerak adalah terobosan pemerintah untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia untuk mewujudkan Indonesia maju, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi dan karakter. Hanya saja, dalam implementasinya, khususnya pada jenjang PAUD masih mengalami banyak tantangan. Yang paling mendesak untuk segera di intervensi adalah peningkatan kompetensi guru dalam menguasai teknologi informasi yang berhubungan dengan media pembelajaran inovatif maupun pendukung lainnya seperti pembuatan video aksi nyata guru dalam PMM (Platform Merdeka Mengajar). Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kompetensi guru-guru di sekolah tersebut dapat meningkat terkhusus dalam pembuatan video pembelajaran inovatif dan dapat segera mengimbaskan ke sekolah-sekolah lainnya. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi, simulasi dan workshop. Tahap pelaksanaannya meliputi tahap pertama yaitu melakukan observasi lapangan dan wawancara dengan kepala sekolah dan guru, tahap kedua melakukan analisis kebutuhan, tahap ketiga yaitu pelatihan pembuatan video pembelajaran, dan tahap keempat yaitu simulasi hasil pembuatan video media pembelajaran. Tahap terakhir yakni evaluasi dan refleksi pelaksanaan pelatihan kompetensi guru dalam penggunaan aplikasi Wondershare Filmora.
INOVASI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI EDUKASI ASESMEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI SMP ISLAM TERPADU TAHFIDZUL QUR’AN MAJENE M, Musdar; Junaedi, Ahmad
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i2.2118

Abstract

The Merdeka Curriculum is a curriculum that helps educators create quality learning according to the needs and environment of the students. A good educator is one who possesses professional competence, which can be achieved by conducting differentiated learning assessments according to the applicable curriculum. Since the Merdeka Curriculum was established as the National Curriculum, teachers are required to be able to carry out differentiated learning assessments. The aim of this activity is to enhance teachers' competence in creating differentiated learning assessments within the Merdeka Curriculum at SMP Islam Terpadu Tahfidzul Qur’an Majene. The method used includes material delivery and discussion, as well as training and integrated mentoring in workshop activities. This method is used so that after listening to the material and participating in discussions, each teacher is expected to be able to create and conduct differentiated learning assessments in each subject taught, according to the educational level, starting from the planning, implementation, and evaluation stages of the learning process. Results show an improvement in teacher competence through education on differentiated learning assessments within the Merdeka Curriculum at SMP Islam Terpadu Tahfidzul Qur’an Majene. Teacher competence before the differentiated learning assessment education activity was at an average value of 44.45%. Subsequently, data analysis of the improvement in teacher competence after the differentiated learning assessment education activity showed an average value of 75.25%. This data indicates an increase in teacher competence by 30.75% after the education activity.
PKM KELOMPOK GURU MTS DDI LAPEO DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, KREATIF, EFEKTIF, DAN MENYENANGKAN (PAIKEM) BERBANTUAN VIRTUAL LABORATORY Kalsum, Ummu; Humairah, Nur Aisyah; Rosman, Andi; M, Musdar
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2337

Abstract

Observasi dan wawancara dengan guru menunjukkan bahwa pembelajaran di MTs DDI Lapeo masih didominasi metode ceramah satu arah. Guru kurang menggunakan strategi yang mendukung kebutuhan keilmuan berbasis praktikum, sehingga siswa memiliki sedikit kesempatan berinteraksi dengan objek pembelajaran. Selain itu, permasalahan yang disajikan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, menghambat pemahaman mendalam dan penerapan konsep dalam konteks nyata. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di MTs DDI Lapeo dalam menerapkan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM) berbantuan laboratorium virtual. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan melibatkan observasi awal, pengumpulan dokumen, FGD, serta pembekalan tim. Pada tahap pelaksanaan, peserta dilatih untuk memahami konsep PAIKEM dan mengintegrasikan laboratorium virtual ke dalam pembelajaran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami konsep virtual laboratory serta peranannya yang krusial dalam pendidikan modern. Mereka menyadari kemampuan virtual laboratory dalam menghadirkan pengalaman eksperimental dan praktis tanpa memerlukan laboratorium fisik. Peserta juga mampu mengenali berbagai jenis virtual laboratory, seperti simulasi dan eksperimen virtual, yang dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan interaktif. Selain itu, peserta menunjukkan pemahaman tentang langkah-langkah implementasi virtual laboratory dalam pembelajaran di kelas. Mereka berhasil mengintegrasikan virtual laboratory ke dalam materi pembelajaran, memberikan siswa akses kepada pengalaman praktis secara virtual untuk mendukung proses belajar yang lebih efektif. Pelatihan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 93%. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis teknologi seperti laboratorium virtual dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pengembangan Model Sibaliparriq: Penanganan Masalah Perkawinan Usia Anak Secara Sinergis–Integratif–Preventif– Kuratif–Holistik di Provinsi Sulawesi Barat Kartika Hajati; Jamil Barambangi; Musdar; Nur Amaliah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.944

Abstract

Perkawinan usia anak masih menjadi persoalan kritis di Provinsi Sulawesi Barat, yang mencatatkan angka prevalensi tertinggi di Indonesia. Masalah ini dipengaruhi oleh norma budaya, keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta lemahnya implementasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (research and development) untuk merumuskan Model Sibaliparriq yang berbasis lokal dan menekankan prinsip sinergis, integratif, preventif, kuratif, dan holistik. Model dikembangkan melalui tahapan dalam model Plomp, yakni investigasi awal, desain, realisasi, pengujian, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan di Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah melalui dokumentasi, wawancara, dan validasi ahli untuk menilai kelayakan dan relevansi model. Hasil menunjukkan bahwa perkawinan usia anak di Sulawesi Barat merupakan persoalan kompleks yang berakar pada faktor struktural dan kultural, dengan intervensi yang ada masih terfragmentasi dan kurang efektif menjangkau kelompok rentan. Model Sibaliparriq dikembangkan sebagai kerangka strategis yang mengintegrasikan upaya preventif dan kuratif dengan muatan nilai-nilai lokal. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya pengembangan regulasi teknis, prosedur operasional baku lintas sektor, dan sistem informasi terintegrasi guna mendorong kolaborasi berkelanjutan antar pemangku kepentingan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menguji efektivitas model ini di lapangan.