Marbun, Merdiati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ruminatio philosophiae sebagai strategi formatif imersi spiritual dalam pendidikan agama Kristen Marbun, Merdiati
KURIOS Vol. 11 No. 1: April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i1.1031

Abstract

The phenomenon of spiritual dryness in Christian Religious Education is often caused by an overly cognitive and informative approach, neglecting the formative dimension of students’ inner lives. This study explores ruminatio philosophiae as a formative strategy grounded in philosophical contemplation and Christian spirituality within the learning process of Christian Religious Education. This approach emphasizes deep reflection as a means of holistic faith formation by integrating reason, affection, and action. The study employs a library research method and reflective hermeneutical analysis of both classical and contemporary texts in theology and philosophy. The findings reveal that ruminatio philosophiae is relevant in addressing the crisis of spiritual formation in the context of the digital generation and functions as a pedagogical strategy that cultivates orthodoxy, orthopathē, and orthopraxis. This approach promotes an immersive, reflective, and transformational experience of faith that unites theological knowledge with lived reality. Therefore, ruminatio philosophiae is not merely an educational strategy, but a pedagogical spirituality that revitalizes the praxis of faith education contextually and holistically in Indonesia.   Abstrak Fenomena kekeringan spiritual dalam Pendidikan Agama Kristen sering kali disebabkan oleh pendekatan yang terlalu kognitif dan informatif, sehingga mengabaikan dimensi formasi batin peserta didik. Penelitian ini mengeksplorasi ruminatio philosophae sebagai strategi formatif berbasis kontemplasi filosofis dan spiritualitas Kristen dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pendekatan ini menempatkan refleksi mendalam sebagai sarana pembentukan iman yang menyeluruh dengan mengintegrasikan akal, afeksi, dan tindakan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan analisis hermeneutik reflektif terhadap teks-teks klasik dan kontemporer, baik dari teologi maupun filsafat. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruminatio philosophae tidak hanya relevan untuk menjawab krisis formasi spiritual dalam konteks generasi digital, tetapi juga mampu menjadi strategi pedagogis yang membentuk orthodoxy, orthopathē, dan orthopraxis. Pendekatan ini menekankan pengalaman iman yang imersif, reflektif, dan transformasional, yang menyatukan pengetahuan religius dengan kehidupan nyata. Dengan demikian, ruminatio philosophae bukan hanya strategi pendidikan, melainkan spiritualitas pedagogis yang mampu menghidupkan kembali praksis pendidikan iman secara kontekstual dan holistik di Indonesia.
INTEGRASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) SISWA SMK KESEHATAN REFORMASI PONTIANAK Rosnamita; Sampaleng, Dona; Marbun, Merdiati
EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 3 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : STT Ekklesia Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63576/ekklesia.v3i2.88

Abstract

Abstract: This research aimed to identify the implementation, optimization, empowerment of technology, to evaluation of the implementation of the integration of Christian Religious Education Learning (PAK) and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in the formation of student character at SMK Kesehatan Reformasi Pontianak. The method in this study is qualitative with a descriptive approach, conducting the interview toward related parties such as Head Master, PAK Teacher, and P5 Teacher. The results of the study indicate that the implementation of the integration of PAK and P5 that meets students' needs in fulfilling knowledge of divinity and nationality are Worship Together and Reading the Bible, celebrating the Independence Day of the Republic of Indonesia and the Anniversary of Pontianak City, carrying out independent assignments with the substance of divinity and nationality values, holding a Clean Friday agenda, carrying out presentation and group discussion agendas, and implementing a three-dimensional wall magazine and poster making agenda. In addition, the aspect of technology empowerment needs to be optimized in various moments including the creation of digital-based posters and wall magazines as a representation of the agenda that describes the implementation of digitalization elements holistically, and the evaluation of the effectiveness of the integration of PAK and P5 learning is not carried out on a scheduled and regular basis based on there’s no supporting administration related about that, however, intensive communication and coordination between P5 and PAK teachers in order to integrate divinity and national values ​​are carried out, including together with school management. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mplementasi, optimalisasi, pemberdayaan teknologi, hingga evaluasi dari pelaksanaan integrasi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam pembentukan karakter siswa di SMK Kesehatan Reformasi Pontianak. Metode dalam penelitian ini yakni kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan melakukan proses wawancara dengan pihak terkait yakni Kepala Sekolah, Guru PAK, dan Guru P5 yang outputnya sebagai data primer dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi integrasi PAK dan P5 yang memenuhi kebutuhan siswa dalam memenuhi pengetahuan ketuhanan dan kebangsaan yakni Ibadah Bersama dan Membaca Alkitab, perayaan HUT RI dan HUT Kota Pontianak, dilakukan penugasan mandiri dengan substansi nilai ketuhanan dan kebangsaan, diadakannya agenda Jumat Bersih, dilakukannya agenda presentasi dan diskusi kelompok, dan implementasi agenda pembuatan mading tiga dimensi dan poster. Di samping itu aspek pemberdayaan teknologi perlu dioptimalisasi dalam berbagai momentum termasuk pembuatan poster dan mading berbasis digital sebagai representasi agenda yang menggambarkan penerapan unsur digitalisasi secara holistik, serta evaluasi efektivitas integrasi pembelajaran PAK dan P5 tidak dilakukan secara terjadwal dan berkala hal ini didukung dengan tidak adanya administrasi pendukung terkait hal tersebut, namun demikian komunikasi intensif dan koordinasi antara guru P5 dan PAK dalam rangka mengintegrasikan nilai ketuhanan dan kebangsaan dilakukan, termasuk bersama dengan manajemen sekolah