Siti Rizki Amalia
Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERVENSI NON FARMAKOLOGI TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN RHEMATOID ARTHRITIS: LITERATURE REVIEW Amalia, Siti Rizki; Widiyanto, Budi; Sudirman, Sudirman
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 3 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v1i1.5731

Abstract

Rhematoid Arthritis merupakan penyakit peradangan pada sendi yang disebabkan sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri. Keluhan yang ditimbulkan yaitu bengkak, nyeri dan sendi terasa kaku. Masalah utama pada penderita Rhematoid Arthritis yaitu nyeri sehingga menyebabkan aktivitas fisik menjadi terganggu. Sehingga perlu diberikan penatalaksanaan farmakologi atau non farmakalogi untuk menurunkan nyeri pada penderita Rhematoid Arthritis. Tujuan literature ini adalah untuk mengidentifikasi terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri berdasarkan sumber literature jurnal penelitian ilmiah yang terkait. Metode yang digunakan diawali dengan pemilihan topik, kemudian ditentukan keyword yaitu: rheumatoid arthritis, nyeri, pentalaksanaan non farmakologi untuk mencari jurnal bahasa Indonesia atau bahasa Inggris melalui beberapa database, antara lain: perpusnas, portal garuda dan google scholar. Pencarian ini dibatasi untuk jurnal mulai tahun 2016 sampai 2020. Jurnal yang sudah ditemukan kemudian di pilih berdasarkan kriteria berdasarkan PICO yang sudah ditentukan. Intervensi non farmakologi dari jurnal yang ditemukan berpengaruh dalam penurunan intensitas nyeri pada pasien Rhematoid Arthritis terbukti dari terjadi penurunan rata-rata pada skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi non farmakologi.Kata Kunci: Nyeri, Rhematoid Arthritis, Pentalaksanaan Non Farmakologi
Pengaruh Kombinasi Kompres Hangat Leher Dan Dzikir Terhadap Nyeri Kepala Pada Pasien Hipertensi Amalia, Siti Rizki; Aries, Arslan Kamil
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.21411

Abstract

Penyakit hipertensi sering disebut “Silent Killer” karena penyakit hipertensi berjalan dengan perlahan dan mungkin tidak dirasakan sampai menimbulkan kerusakan organ yang bermakna. Nyeri kepala pada klien hipertensi disebabkan karena adanya gangguan pada vaskuler akibat hipertensi sehingga aliran darah menjadi terganggu. Kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir menyebabkan terjadinya relaksasi yang bisa menyebabkan nyeri kepala menurun. Kompres hangat dilakukan dileher karena pada leher terdapat arteri-arteri besar yang memperdarahi otak.  Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir pada nyeri kepala pada klien hipertensi. Penelitian ini ialah quasy eksperiment menggunakan rancangan with pre post test control group desain dengan populasi klien hipertensi sebesar 265 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 38 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Dalam mengambil sampel peneliti menggunakan simple random sampling. Intervensi pada penelitian ini yaitu kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir yang diberikan selama 7 hari berturut – berturut dengan waktu pemberian 15 menit. Pada kelompok intervensi responden akan mendapatkan kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir dan obat dari puskesmas. Pada kelompok kontrol mendapatkan obat dari puskesmas. Pada kelompok intervensi, rerata penurunan nyeri kepala sebesar 4,32 (p = 0,000). Kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir berpengaruh untuk menurunkan nyeri kepala pada klien hipertensi. Intervensi kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir dapat dijadikan sebagai pilihan tindakan keperawatan yang dapat dilakukan kepada klien hipertensi untuk menurunkan nyeri kepala. Pada penelitian selanjutnya, intervensi yang diberikan bisa ditambahkan dengan cara membaca.