Devi Rosita
Akademi Kebidanan Islam Al Hikmah Jepara

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SKRINING GANGGUAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DI SMP AL HIKMAH KECAMATAN MAYONG KABUPATEN JEPARA Devi Rosita; Asmawahyunita
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1469.054 KB) | DOI: 10.52299/jks.v8i1.35

Abstract

Di Indonesia masalah kesehatan reproduksi masih memprihatinkan karena penyebaran penduduk yang belum merata tingkat sosial ekonomi dan pendidikan, serta tingkat kesehatan yang belum memadai dan terjangkau, menurut WHO anak usia remaja merupakan suatu periode transisi dalam upaya menemukan jati diri dan kedewasaan biologis serta psikologi. Usia tersebut merupakan periode kritis sehingga perlu dibina dan dibimbing dengan benar. remaja yang dimaksudkan adalah mereka yang berusia antara 10 - 19 tahun (Suwarni, 2010). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gangguan menstruasi pada remaja putri kelas VII di SMP Al Hikmah Mayong Kabupaten Jepara Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Al Hikmah Jepara, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Sebagian besar mengalami gangguan menstruasi amenorea sebanyak 58 (66,7%) siswi . Hasil analisis data dengan menggunakan analisa univariat yang menghasilkan distribusi frekuensi dan presentasi dari masing-masing variabel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada gangguan menstruasi amenorea sebagian besar remaja putri mengalami karena dipengaruhi oleh faktor pubertas yang terlambat, stress atau depresi, nutrisi yang kurang. Selain faktor itu juga dapat dikarenakan berat badan yang turun atau obesitas, serta kebiasaan olahraga yang berlebihan.
PERBEDAAN BERAT BADAN LAHIR BAYI PADA IBU HAMIL KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) DAN IBU HAMIL ANEMIA DI PUSKESMAS MLONGGO Lailatul Mustaghfiroh; Intan Pradina Virna Faradila; Devi Rosita
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.859 KB) | DOI: 10.52299/jks.v11i2.65

Abstract

Latar belakang Angka Kematian Bayi (AKB) di Jawa Tengah tahun 2017 cukup tinggi yaitu dari 8,9 / 1000 kelahiran hidup dan BBLR menjadi salah satu penyebabnya. Kejadian BBLR dipengaruhi beberapa faktor diantaranya ibu hamil yang Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan anemia, data Dinas Kabupaten Jepara tahun 2017 didapatkan bahwa jumlah BBLR di Kanupaten Jepara sebanyak 567 bayi dan Puskesmas Mlonggo memiliki jumlah BBLR terbanyak yaitu 49 kasus. . Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui perbedaan berat badan lahir bayi pada ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan ibu hamil anemia di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara. Metode penelitian ini adalah analitik korelatif, dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara dengan teknik sampling purposive sampling sehingga didapatkan responden 56 orang. Teknik pengumpulan data penelitian dengan lembar observasi, analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Mann-Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi berat badan lahir pada ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) didapatkan mayoritas normal sebanyak 18 responden (64,3%), bayi berat badan lahir pada ibu hamil yang mengalami anemia didapat mayoritas BBLR sebanyak 23 responden (82,1%). Simpulan terdapat perbedaan berat badan lahir bayi pada ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan ibu hamil anemia di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara (ρ value < 0,05 = 0,003), diharapkan Puskesmas/ Pemerintah dalam memberikan memberikan tablet Fe dan biskuit pada ibu hamil KEK dan anemia pada saat periksa hamil dan kelas ibu hamil baik secara individu maupun kelompok.
Peran Kelas Ibu Balita Terhadap Praktik Pemberian ASI Ekslusif Luluk Hidayah; Devi Rosita
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 17, No 02 (2018): September
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.653 KB) | DOI: 10.33633/visikes.v17i02.2133

Abstract

Toddler’s Mother Class has an important role in improving the coverage ofexclusive breast feeding. The purpose of this study was to describe the role of theToddler’s Mother Class with exclusive breast feeding practice in Public HealthCenter of Godong I.This study used qualitative methods with snowball sampling techniques. Theinformant of the study are toddler’s mother who have a child aged 6-12 months withtotal informant are ten informant. Collecting data technique with in-depth interviewsand used interview guidelines.The results showed that implementation of Toddler’s Mother Class was donethree times a year by the facilitator, consists of a village midwives, public healthcenters midwives, and a nutritionist or dental expert or infectious disease controlofficer. Source of funding the activities derived from Special Operational Assistance(BOK), media health promotion used a sheet back, and targets were not grouped byage, but focused on toddlers who haved growing hibicus problems. Most ofinformants have knowledgeable about exclusive breast feeding and have agreed togive exclusive breast feeding. However, only a portion (50%) the informant canprovide exclusive breast feeding to her baby, because the lack of support from thehusband and family.Toddler’s Mother Class at Public Health Center of Godong I wasimplemented in all of the village, but there was still mother of a baby who does notprovide exclusive breast feeding.
HUBUNGAN PEMBERIAN IMUNISASI BCG DAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BAYI UMUR 6-12 BULAN DI PUSKESMAS JEPARA Ita Rahmawati; Devi Rosita
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.522 KB) | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.219

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian yang sering terjadi pada anak. Kejadian tuberkulosis pada anak dapat dicegah dengan melalui imunisasi BCG dan Air Susu Ibu (ASI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian imunisasi BCG dan asi eksklusif dengan kejadian tuberkulosis pada bayi umur 6-12 bulan di Puskesmas Jepara. Metode: Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah semua bayi umur 6-12 bulan di Poli KIA Puskesmas Jepara sebanyak 75 responden. Alat pengumpulan data adalah rekam medik Poli KIA Puskesmas. Analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi Chi Square. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara pemberian imunisasi BCG dengan kejadian tuberkulosis (nilai p value= 0.024), dan pemberian asi eksklusif dengan kejadian tuberkulosis (nilai p value = 0.004). Simpulan: Pemberian imunisasi BCG dan asi eksklusif berhubungan secara signifikan dengan kejadian tuberkulosis pada bayi umur 6-12 bulan.