Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Smart Dispenser Desain Autofill Smart Dispenser dengan Sistem Kendali Volume Air Otomatis dan Pengendali berbasis Android: Desain Autofill Smart Dispenser dengan Sistem Kendali Volume Air Otomatis dan Pengendali berbasis Android Asriyadi
Spektral Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/spektral.v2i2.4227

Abstract

Air memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan air minimal setiap orang perharinya adalah 121 liter baik itu untuk minum dan masak, cuci, mandi serta keperluan ibadah. Namun pemenuhan kebutuhan air ini sering mengalami kendala di kota-kota besar khususnya kantor dan pabrik. Agar persediaan air minum ini mudah dijangkau maka digunakan dispenser sebagai media untuk menampung air galon. Untuk tujuan tersebut diatas, maka pada penelitian ini dibahas tentang rancang bangun autofill smart dispenser dengan sistem otomatisasi dan berbasis android untuk memudahkan pengisian air pada gelas dan mencegah air minum tumpah dan cepat habis. Waktu pengisian dispenser berbasis android dimana rata-rata pengisian dispenser berbasis android adalah 17,96 detik dan dispenser otomatis sebesar 18,28 detik.
Rancang Bangun Door Lock System Menggunakan Fingerprint Mobile Nur Fadli Alamsyah Nasir; Asriyadi; Muh. Ahyar
Jurnal Informatika Polinema Vol. 10 No. 1 (2023): Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v10i1.921

Abstract

Sistem penguncian saat ini masih banyak yang menggunakan sistem konvensional yang sangat rentan terhadap tindakan duplikasi dan juga kehilangan serta sering juga terjadi kelalaian saat meninggalkan rumah dalam keadaan tidak terkunci. Sehingga dibutuhkan pemanfaatan teknologi yang dapat digunakan untuk melakukan monitoring dan pengendalian dari jarak jauh secara realtime. Teknologi Internet of Things (IoT) merupakan konsep yang bertujuan setiap perangkat dapat saling terhubung secara terus-menerus melalui internet. Selain pemanfaatan IoT, dibutuhkan juga sensor fingerprint pada perangkat mobile untuk meningkatkan keamanan pada saat melakukan pengendalian. Penelitian ini menggunakan metode waterfall sebagai prosedur penelitian agar penelitian dapat terstruktur sehingga hasil yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan pengujian untuk mengetahui fungsional, kehandalan, dan kelayakan teknologi yang telah dirancang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu perancangan hardware dan juga aplikasi door lock system pada perangkat mobile yang berfungsi baik. Berdasarkan pengujian yang dilakukan diperoleh hasil pada penggunaan jaringan yang sama waktu terlama yakni 2,3 detik dan waktu tercepat yakni 1,28 detik sedangkan pada penggunaan jaringan yang berbeda diperoleh waktu terlama yakni 2,5 detik dan waktu tercepat yakni 1,45 detik. Hasil tersebut dipengaruhi oleh banyaknya penggunaan internet pada waktu tertentu. Dan diperoleh tingkat keberhasilan dan kelayakan door lock system secara keseluruhan melalui responden kuesioner, diperoleh hasil persentase sebesar 90,4% yang berarti sistem telah berjalan sesuai fungsi dan bekerja dengan baik.
Implementasi Pemenuhan Kebutuhan Esteem (Penghargaan) Perspektif Abraham Maslow: Studi Kasus Di Sd N 1 Bantul Yogyakarta Asriyadi; Muhammad Haqqin Nazily; Fika Fitriyana; Naisyheylla Zuhrotun Nissa; Nunuk Apriyani; Bagus Mahardika
JIMULTI: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : JIMULTI: Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.180495/

Abstract

This research explores the urgency of psychological aspects within the primary education environment through a comprehensive analysis of the implementation of esteem needs fulfillment among students at SD N 1 Bantul, Yogyakarta. Adopting Abraham Maslow's Hierarchy of Needs as the theoretical framework, this study aims to dissect how the need for self-esteem and recognition is integrated into daily pedagogical practices. The focus of the study is directed at three main pillars: identifying the various modalities of providing rewards implemented by educators, the significance of its impact on the escalation of learning motivation and the crystallization of students' self-concept, and mapping the determinant factors that serve as systemic supports or barriers in the implementation process. Methodologically, this research employs a qualitative design with a case study approach to gain a profound understanding of psychosocial phenomena within the school environment. Data were collected through triangulation techniques to ensure the validity of the findings, encompassing non-participatory observation of classroom dynamics, semi-structured interviews with key informants (teachers and students), and curatorial documentation studies related to students' achievement records and behavior. Informant selection was conducted using purposive sampling to ensure the representation of relevant and contextually rich data. All collected data were subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes the phases of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study are expected to provide a holistic overview that the fulfillment of esteem needs is not merely about giving praise, but is a strategic instrument in shaping students' mental resilience and positive character. The findings also identify challenges such as limited pedagogical understanding regarding reward variations and family environmental factors that influence the effectiveness of strengthening students' self-concept at school.